Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatauh

Mohon maaf, halaman ini sengaja ditutup karena komentar sudah sagat banyak. saya khawatir terlalu memberatkan bagi yang membaca atau pun yang mau menambah komentar. Berkenaan dengan penutupan halaman ini, kami sediakan halaan pengganti pada buku tamu.

Semoga tidak mengurangi kenamanan para pengunjung semuanya.

217 Tanggapan to “Who am I”


  1. Assalamualaikum wr.wb

    Tadz ana cuma ingin menambahkan klo bisa di dalam nya di kasi shout box dan yahoo mesengger, minimal ada alamat mail milik ustadz krn itu akan sangat membantu apabila ada orang yg akan mengkorfimasi tentang isi web ustadz

    wassalamualaikum

    ___________________
    wa’alaikum salam wr. wb

    terima kasih atas sarannya. Rencana emang gitu, tapi setidaknya untuk mengkonfirmasi kan bisa lewat komentar, sehingga hingga kini masih belum sempat membuatnya. :)

  2. adhi Says:

    assalaamualaikum,
    kaif haluk ???
    boleh kenal ga????
    nama antum sebenarnya siapa???
    alumni tahun brp????
    skg domisili di mana ???
    ane tri hadi, alumni 2003,
    blog antum bagus juga???
    tapi kayanya lebih bermanfaat kalo di publish juga di milis alumni, minimal abstraknya,
    ane pantau milis dari tahun jebot, jadul sampe saat ini, isinya ga semua bermanfaat, kurang berbobot, (ngalor ngidul) ga ada ilmunya sama sekali,
    kasihan kalo banyak alumni yg tersesat (semakin meninggalkan agama)
    wassalaamualaikum

  3. AbuMaryam Says:

    Assalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Akhi kenapa selogannya berubah menjadi Tarbiyah wa Tashfiyyah, Setahu ana selogan ini adalah kebalikan dari slogan yang di populerkan oleh Al Bani dalam bukunya Syarah Aqidah Thahawiyah.

    Dalam kitab Aqidah Thahawiyah sendiri, penulisnya tidak pernah sama sekali menulis Tarbiyah dalam konteks Slogan antum di atas.

    Penulis kitab tersebut menulis Taubah bukan Tarbiyah, kata-kata Tarbiyah adalah hasil kesimpulan dari Al Bani sendiri kalau tidak mau disebut sebagai penyelewengan.

    Masalah ini bisa antum lihat dalam Kitab Al Umdah karangan Syaikh Abdul Qadir Abdul Aziz halaman 342-352.

    Wallahu ‘Alam
    ———————
    Abahzacky: Wa’alaikum salam
    Tidak ada alasan apapun yang melatar belakangi pergantian nama. Kalau salafi maz’um itu menggunakan nama dan ditafsirkan sendiri, saya berpendapat bahwa saya pun berhak menafsirkan istilah tersebut.

    Tarbiyyah tidak ada perbedaan bermakna pendidikan. Tashfiyyah, membersihkan. Jika makna ini dipahami dengan pemahaman yang benar, tidak ada masalah. Asalkan tashfiyah, bukan dalam arti tashfiyyah ‘an mafahim jihadiyah (pembersihan dari faham jihadi). Sebaliknya tashfiyyah an hawa’ (pembersihan dari hawa nafsu) yang menyebabkan mereka meninggalkan kewajiban jihad. Itu saja.

    Memang kurang satu kata lagi, yang masih saya kantongi, yaitu tahridl (mengobarkan) semangat jihad.

    Tetapi kalau antum merasa tidak nyaman dengan pergantian itu, saya sudah merencanakan mengganti dengan yang lain beberapa waktu yang akan datang.

    Yang jelas, misi tidak berubah.
    Afwan

  4. purnama Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Salam jihad dari mujahidin di Bandung. Nice blog, senang bisa kesasar kesini :) Terus nulis akhi, kita ubah dunia dengan kibor komputer ini.. Allohu akhbar !!! (nulis apa tadi saya?)


  5. Assalu’alikum Wr Wb, Salam kenal… Insya Alloh berguna…saya suka blog nya antum. Insya Alloh blog ini di buat dengan hati bersih… pikiran bersih dan….komputer yang bersih dari segala macam software bajakan…Amiiiin


  6. Maaffff banget..karena ngantuk ngetik Assalamu’alaikum jadi keliru…. maaffffff. jadi gak ngantuk deh :)

  7. hmcahyo Says:

    Cool… ada hubungan dengan almuhajirun? Just asking

    ————–
    abahzacky:
    hubungan kami hanya hubungan iman saja. Secara darat kami belum pernah saling ketemu.


  8. Assa;amualaikum wr wb..

    akhil karim, bisa kami minta emailnya, semoga Allah memelihara kita semua, dengan jihad dan membela agamanya…

    w salam
    state islamic media

  9. mutsyahidan Says:

    barakallaahu fika

  10. omar fattah Says:

    Assalamu alaikum wr. wb.
    salam kenal akh…

    ——-
    Wa’alaikum salam.
    saya jawab dan saya sampaikan jawaban di blog antum.

  11. Abu Amin Says:

    Assalamualaikum,Salam Silaturahim, Numpang dari ahki Omar Fatah , Barokallohufiikum.

    ————
    وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
    وجزاكم الله خيرا كثيرا

  12. Cahaya Islam Says:

    Assalamualaikum wr wb
    Salam kenal juga…….

    —————
    abahzacky:
    وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
    Terima kasih mampir di blog ini…. selamat menikmati

  13. keluargaabi Says:

    Assalamu’alaikum
    salam kenal,selamat berkarya semoga sukses.
    Wassalam

    ———-
    abahzacky:
    wa’alikum salam, selamat kenal kembali, dan mohon do’a semoga bisa istiqomah

  14. luthfis Says:

    Assalamualaykum…
    salam knal nich…

  15. aba hilyah Says:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Akh, lam kenal ana baru nemuin artikel2 antum neh! wal hamdulillah usaha antum sangat di perlukan ummat hari ini, di antaranya membongkar syubhat2 or fitnah yg menimpa ahlussunnah di belahan bumi indonesia ini.Barokallah fiekum!

  16. Suheil Says:

    Assalamu’alaikum! tadz antm ustadz ana bkan? soalnya ana pnya ustadz namanya sama abahzakky.syukron

    —————-
    abahzacky:

    wa’alaikum salam.
    Kayaknya laen deh… :)

    Lagian, ane kan hanya ustadz kecil-kecilan….. Jadi sebenarnya, ane ini kagak terkenal, kecuali di blog ini. kalau ceramah, paling-paling hanya di masjid kampung ane sendiri…. kagak pernah ke mana-mana. Itu saja gambarannya…

    Tapi ndak apa-apa koq, shilaturrahim dan baca-baca tulisan ane dan kawan-kawan ane… :)


  17. Assalamu ‘alaikum..
    Akh antum mengomentari komen ana di http://syahadah.wordpress.com
    Udah tak komen balik, semoga manfaat.
    kalau sudi mampir donk ke blog ana, syukur ke rumah kita dapat diskusi yang banyak.

    Barokallahufikum
    ——————
    abahzacky:
    wa ‘alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.

    terima kasih, tawaran untuk diskusi. Kadang-kadang saya sudah mampir ke blog antum tetapi belum pernah torehkan sebuah kata pun. afwan.


  18. Assalaamu’alaykum,
    Salam kenal dari bumi belahan Jogjakarta… :D

    —————–
    abahzacky:
    Wa’alaikum salam

    dari bumi manapun, toh kita ada di bumi Allah, yang seharusnya trikat dengan hukum Allah.

  19. Zubair Al Muqatil Says:

    Assalamu’alaikum
    Salam kenal dari ana akh.
    sering2 taushiyah ke email ana ya, jazakullah

  20. hareb hassan Says:

    Assalaamu’alaykum

    لله الامر من قبل ومن بعد

    —————
    abahzacky:
    وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
    أشكركم على زيارتكم في موقعي هذا …. و اقول لكم جزاكم الله خيرا


  21. Assalamu’alaikum
    —————–
    abahzacky:

    wa ‘alaikumus salam warahmatullahi wa barakatuh

  22. Rahman Mujahid Says:

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Abah , ana baru coba-coba belajar masuk kedunia maya yang ternyata banyak ilmu yang bisa didapatkan . Terima kasih abah , smoga Alloh membalas kebaikan abah . Bisa nggak ajari ana tentang kemudahan dunia maya ini untuk dakwah dan jihad ?
    ————–
    abahzacky:
    tergantung antum mau peran apa yang diambil. Kalau sekedar membaca dan mengambil manfaat, ya manfaatkan google atau mesin-mesin pencari saja, catat alamatnya dan telusuri alamat-alamat linknya. ingat, catat alamat ketika menemukan website yang menarik, supaya tidak bingung cari lagi. Kalau ada yang bisa diambil, copy atau download, alu baca di rumah biar lebih murah, soalnya kalau bacanya di internet kan koneksinya bayar.

    Tetapi kalau mau buat web site (blog) beli buku panduan, lalu pelajari di hadapan komputer (internet) sekaligus praktek, dan jangan lupa siapkan bahan-bahan yang akan di muat di website antum.

  23. yossyrahadian Says:

    Assalamu’alaikum Warahmatullah

    silaturrahim siang

    minta ijin ngelink blognya :)
    ————–
    abahzacky:
    Dengan senang hati saya jawab: Silakan :)

  24. Abu Sinan Says:

    اللهم انصر دينك وانصر من نصر دينك
    اللهم ارزقنا الشهادة
    الله أكبر ……… والعزة للإسلام

  25. ABU FAYYAD Says:

    ASS . AF1 KL ENE MAU TANYA KNP BANYAK SITUS JIHAD KITA YANG SUDAH GK BS DIBUKA,SEPERTI SABILUNA AND MUHARRIDH DLL.TRUS GMNKL KITA SEPAKATI TIAP HARI APA AND JAM BRP KITA BS KUMPUL DI ROOM INI SHG BS CHST SCR LANGSUNG. KUTIL_01@YAHOO.COM

  26. ABU FAISHAL Says:

    BISMILAHIRRAHMAANIRRAHIIM

    ALLAHU AKBAR…
    ALLAHU AKBAR…
    ALLAHU AKBAR…

  27. abumuslim Says:

    Assalamu alaikum

    Salam kenal dari abu muslim

  28. Abu HAnif Says:

    Islam tidak akan tegak hanya dengan teriakan Allahu Akbar…
    Tapi Islam memerlukan tindakan…hadang orang kafir….

    Ana belum pernah melahat antum menghadang orang-orang kafir

    Ana belum pernah melihat antum menghadang orang-orang kafir, orang-orang sekular dan liberalis di parlemen…antum hanya teriak dan teriak….

    Itu tidak akan membawa perubahan apa-apa….

    Syaikh Abdul Wahab
    Ibnu Taimiyah
    Imam Ahmad
    dan para salfus sholeh
    tidak hanya berteriak seperti antum
    tapoi mereka jihad dalam bentuk nyata
    Rasulullah tidak hanya berdakwah
    tetapi mengangkat pedang
    Rasulullah tidak hanya dengan kata-kata
    tetapi dengan tindakan
    Apakah antum masih mengklaim nyunnah sementara antum tidak pernah bertindah dan nahi munngkar

    KeTAHUILAH AKHI….
    Saudara-saudara kita yang berjuang melalui parlemen telah membawa hasil dan
    memudahkan urusan umat Islam walaupun belum 100%…
    walaupun belum 1%….
    Tetapi telah ada perubahan…
    yaitu bertambahnya kebaikan dan berkurangnya keburukan….

    Cobalah antum pelajari….
    Bandingkan dengan zaman orde baru….
    Bisakah Islam berteriak lantang seperti sekarang ini….
    Bisaklah Islam dengan leluasa memperjuangkan syariat Islam di parlemen seperti sekarang ini….
    Antum kemana aja pada waktu orde baru
    nggak ada suara…
    Nggak ada pergerakan…
    yang ana dengar cuma NII…

    Sekarnag antum kok baru koar-koar…
    dengan apakah Soharto tergiling…
    apakah dengan koar-koar doang seperti antum…

    tidak…semua dengan tindakan yaitu demontrasi…..

    dan antum telah mendapatkan manfaat dari tumbangnya suharto…
    berarti antum telah mendapatkan manfaat dari demokrasi….

    Coba renungkan….

  29. Abu HAnif Says:

    MMI tlah ikut pemilu
    Ustad Abu BAkar Ba’asyir telah menggunakan pengacara untuk membela dirinya
    Dengan apakah pengacara membela ustadz abu?

    tentunya dengan pasal-pasal yang dibuat oleh manusia…
    yang menurut antum thaghut

    Hitbutz Tahrir telah ikut pemilu
    Mereka adalah orang-orang yang berjuang dengan tindakan
    bukan dengan kata-kata

    IM telah memanfaatkan demokrasi untuk Islam,….
    Sebagian besar dari mereka adalah para mujahid…
    termasuk Sayyid Qutb….
    Tetapi mereka telah memanfaat demokrasi untuk Islam…

    Ana jadi bertanya-tanya…
    antum yang hanya teriak jihad…
    knapa mengharamkan demokrasi…
    apakah antum telah diperalat oelh Yahudi?
    supaya tidak ada yang menghadang orang-orang yahudi diparlemen?
    Supaya parlemen diisi oleh orang-orang kafir, barat dan sekualr…
    suopaya mereka leluasa mengatur umat Islam…

    Kenapa sampai sekarang ana belum melihat antum berjihad melawan mereka…
    Tunjukkan jika jihad satu-satunya jalan…
    maka antum harus melakukannya…
    jangan berkoar-koar doang,,tanpa tindakan…

    itu namanya NATO
    No Action Talk Only….

    Salam

    Abu Hanif

  30. Abu HAnif Says:

    Ini bukan negeri konflik…
    kalau antum terus meneriakan jihad qital…
    maka antum akan lupa untuk menghadang orang-orang kafir…
    maka antum lupa untuk memberangus pelacuran…
    minum-minuman keras…
    Korupsi…
    dan lain-lain….

    Kalau antum eterus meneriakkan jihad…tanpa jihad
    artinya hanya berkoar saja….

    maka Islam akan menjadi dikuasi oleh orang-orang kafir….

    Apakah antum menyadari itu?

    Salam

    Abu Hanif

  31. Abu HAnif Says:

    Komputer antum pakai apa operasionalnya?

    Pakai Windows….?

    Apakah antum membelinya dengan harga 2 jutaan atau antum membeli cd bajakan…

    Kalau antum membeli cd bajakan…berarti antum tlah mencuri hak orang-orang kafir…

    apakah itu nyunah????

    Salam

    Abu Hanif

  32. Abu HAnif Says:

    Antum pakai software apa untuk menulis dokumen…?

    Apakah antum pakai MS Office?

    Apakah antum membelinya dengan harga sekitar 2 jutaan?
    Atukah antum membelinya dari CD bajakan?

    Kalau antum membeli dari CD bajakan…berarti antum telah mencuri hak orang-orang kafir…

    Apakah itu nyunah?

    Kalu antum berdalil itu boleh….
    berarti antum juga boleh mencuri makanan di Carefour…Mc Donal.KFC dan lain-lain….

    Pikirkanlah itu…

    Salam Abu Hanif…

  33. Abu HAnif Says:

    APakah antum membayar pajak sepeda motor?

    Ketahuilah pajak kendaraan itu berasal dari kitabnya orang Yahudi dan Kristen?

    Mengapa antum mau membayar pajak sepeda motor sementara antum menolak demokrasi….

    Sama-sama bukan dari Islam…

    Menurut ana…memang antum ingin melemahkan perjuangan umat ISlam di parlemen…

    Salam

    Abu HAnif

  34. Abu HAnif Says:

    Antum pakai apa untuk alat pembayaran?
    pakai uang kertas atau logam ataukah pakai emas dan perak?

    Kalau antum pakai uang ketas dan uang logam seperti di Indonesia ini…
    Semua iotu bukan berasal dari Islam…tetapi dari BArat…

    Kenapa antum mengharamkan demokrasi dengan alasan bukan dari ISlam tetapi menghalalkan pemakaian uang kertas dan logam?

    Salam

    ABu HAnif

  35. Abu HAnif Says:

    Antum pakai kalender sistem Islam ataukah BArat…

    Penggunaan kalender seperti Desember 17-12-2007 adalah sistem kafir bukan sistem Islam….

    Mengapa antum tidak tinggalkan itu?
    sementara antum tinggalkan demokrasi?

    sepertinya antum hanya untuk melemahkan perjuangan umat Islam di parlemen?

    Salam

    Abu HAnif

  36. Abu HAnif Says:

    Apakah antum pernah beli pulsa HP…
    Untuk beli pulsa HP…semuanya dikenakan pajak 10%

    Sistem pajak 10% adalah sistem BArat/Kafir yang diambil dari ALKITAB (kitab orang Yahudi dan Kristen)…

    Kenapa antum tidak meninggalkan untuk beli pulsa?
    Sementara antum meninggalkan demokrasi…

    Sepertinya, semua itu hanya untuk melemahkan perjuangan umat Islam di parlemen….

    Salam

    ABu Hanif

  37. Abu HAnif Says:

    Apakah antum pernah duduk dibangku sekolahan?

    Atau di pesantren?

    Berapa lama sistem pendidikannya?

    6 tahun…3 tahun…ataukah persemester?

    Semua itu sistem kafir dan BArat bukan dari Islam…

    Tetapi apakah antum pernah mempermaslahkan hal tersebut?

    lalu mengapa antum hanya mempermaslahkan demokrasi dengan alasan bukan dari Islam?

    Sepertinya antum memang hanya ingin melemahkan perjuangan umat ISlam di parlemen….

    Salam

    Abu HAnif

  38. Abu HAnif Says:

    Tunjukkan hasil kerja/jihad antum di Indonesia ini?

    Apakah antum pernah memerangi orang-orang kafir dengan menghancurkannya??

    APakah antum pernah mengehntikan kegiatan-kegiatan orang kafir???

    Tunjukkan sama ana…kalau antum p[ernah melakukan itu…

    ana ikut antum dan berhenti mendukung perjuangan melalui demokrasi….

    Salam

    Abu Hanif

  39. Abu HAnif Says:

    Syaikh ABdul Aziz bin Baz..Syaikh Utsaimin..Syaikh Albani…tidak mengharamkan demokrasi…malah beliau-beliau menyarankan untuk tidak meninggalkan perjuangan melalui parlemen…

    APakah mereka lantas antum nilai musyrik??? sperti yang ada dalam buku agama demokrasi yang antum sebar luaskan?

    Salam

    ABu HAnif

  40. Abu HAnif Says:

    JANGAN BERKOAR SAJA…TUNJUKKAN DENGAN TINDAKAN BAHWA ANTUM MEMANG MEALLUI JALAN JIHAD SEPERTI YANG ANTUM TERIOAK-TERIAKKAN…

    kALAU ANTUM HANYA BERTERIAK SAJA….
    ITU MENGUNTUNGKAN ORANG-ORANG AYHUDI DAN KAFIR…

    KARENA HAL ITU MENYEBABKAN TIDAK ADA YANG MEMERANGI MEREKA…

    ANTUM HARUS INGAT…SETIAP JIHAD PASTI MEMBUTUHKAN NEGARA?

    OSAMA BIN LADEN BERJIHAD KARENA ADANYA DUKUNGAN NEGARA AFGHANISTAN…BUKAN PRIBADI….

    ORANG-ORANG ARAB SAUDI BISA BERJIHAD KE AFGHANISTAN KARENA ADANYA DUKUNGAN KENEGARAAN YAITU NEGARA AFGHANISTAN…

    NAH ANTUM MAU BERJIHAD DI INDONESIA…NEGARA MANA YANG AKAN MENDUKUNG ANTUM?

    INGAT RASULULLAH BERJIHAD SETELAH ADANYA KEKUASAAN ATAU PEMERINTAHAN…

    APAKAH ANTUM SUDAH BERUSAHA UNTUK MEMPUNYAI PEMERINTAHAN?

    KALAU TIDK…ITU ANTUM AKAN MENAJDI OMONG DOANG…

    NII..ATAU NEGARA ISLAM INDONESIA…ADALAH MEDIA UNTUK JIHAD…

    SYANG SEKALI NII BELUM PERNAH TERBENTUK SECARA RESMI…

    SEHINGGA TIDAK ADA MEDIA UNTUK JIHAD.

    APAKAH ANTUM MEMAHAMI HAL ITU?

    SALAM

    ABU HANIF

  41. Abu HAnif Says:

    Apakah antum mebid’ahkan perjuangan melalui demokrasi karena tidak pernah dicontohkan oleh rasulullah saw?

    Ana mau tanya, apakah ketika Abu Bakar memerintahkan untuk membukukan al-Qur’an sudah pernah dicontohkan oleh rasulullah SAW?

    Apakah Umar ketika membuat tahanan pernah dicontohkan oleh rasulullah saw?

    Apakah pemerintahan kerajaan seperti yang dibentuk oleh pemerintahan setelah Mu’awiyah pernah dicontohkan oleh rasulullah saw?

    nampaknya antum hanya ingin mengharamkan demokrasi tetapi lupa bahwa para sahabat juga melakukan hal-hal baru yang tidak pernah dicontohkan oleh rasulullah saw,
    nampak sekali inkonsistensi dalil antum.

    Salam

    Abu Hanif

  42. Abu HAnif Says:

    Antum juga menghukumi perjuangan melalui demokrasi sebagai perbuatan syirik, karena menurut antum demokrasi telah membuat hukum sendiri, padahal membuat hukum adalah hak allah, itu menurut antum bukan?

    Sekarang ana mau tanya, ketika abubakar ra memerintahkan untuk membunuh orang-orang yang tidak membayar zakat, apakah hal itu tidak dapat disebut sebagai membuat hukum sendiri?

    konsistenkah dalil antum? nampaknya antum hanya ingin mengharamkan demokrasi saja.

    Salam

    Abu Hanif

  43. abumuslim Says:

    Sepertinya cukup rame juga komentar tentang jihadnya, tentang hukum, demokrasi dan lainnya.
    Saya teringat dengan perkataan dari shahabat saya bahwa “Sungguh besar dosanya disisi Allah apabila mengatakan sesuatu yang kita tidak melaksanakannya”. Oleh karena itu saya yang awam ini berpikir bagaimana memperbaiki diri2 kita dengan kembali mempelajari Dinul Islam dengan semangat yang tinggi untuk mengetahui semua medan jihad tersebut. Saya menyadari bahwa ummat Islam ini akan kembali menemukan kejayaannya apabila mengikuti jejak para pendahulunya yang sholih dari para shahabat. Sekecil apapun kita seharusnya berkontribusi untuk mengembalikan kejayaan islam tersebut, yaitu mulai dari diri kita sendiri dengan banyak belajar, membaca, menelaah atau mengkaji dinul Islam kemudian praktekan dalam kehidupan sehari2 dengan istiqomah dan konsisten, kemudian ajaklah orang2 yang terdekat dengan kita yaitu istri dan anak dan kemudian lingkungan sekitar kita, bukankah nabi mengajarkan agar kita melaksanakan din ini dengan kemampuan kita yang optimal.
    Saya setuju jika energi kita ditujukan untuk perbaikan ummat. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk istiqomah di jalan-Nya, dan memberikan kemenangan kepada kaum muslimin semuanya kapan pun dan dimana pun. Amiin

  44. Abu HAnif Says:

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.

    sdr abu Muslim, ana terima-kasih atas sharing antum….sungguh sikap seprti itulah yang diperlukan, yaitu jangan sampai kita mengatyakan apa yang tidak kita perbuat.

    Kita memang harus mulai memperbaiki segala sesuatu mulai adri diri kita, keluarga kita, masyarakat lalu pada negara.

    Tetapi jangan terlena dan berhenti sampai di situ, nahi mungkar harus tetap dilaksanakan walaupun diri kita belum sempurna keimamannya, karena kalau kita menunggu sempurna jangan-jangan dalam agama ini tidak ada yang nahi mungkar.

    Ana berfikir, andaikata jumlah orang-orang yang mengaku salafy saat ini yaitu salafy yordan dan yamani berjumlah 100 kali lipat, tentu tetap saja tidak akan nahi mungkar, karena masing-masing orang hanya berhenti menunggu dirinya sempurna.

    Apakah kita menunggu sampai seperti para shabat baru nahi mungkar?
    Apakah kita menunggu seperti Ibnu Taimiyah baru nahi mungkar?
    Apakah kita menunggu seperti Imam Ahmad baru nahi Mungkar?
    Apakah kita menunggu seperti Syaikh Abdul Wahab baru nahi Mungkar?

    Tentu tidak….siapapun kita, nahi mungkar adalah kewajiban…dan nahi mungkar tidak akan terlaksana tanpa adanya negara.

    Tidak ada dalam sejarah, tegaknya Islam dan nahi mungkar tanpa didukung adanya pemerintahan Islam.

    Sekarang ana mau tanya…apakah orang-orang yang menyerukan jihad qital saat ini sedang mempersuiapkan sebuah negara untuk dapat jihad dan nahi mungkar?

    Apakah akan membuat negara baru ataukah akan menguasai negara yang telah ada untuk nahi mungkar?

    Kalau tidak mempunyai arah untuk memiliki pemerintahan sendiri, maka sampai kapanpun jihad qital tidak akan bisa terwujud.

    Semua jihad qital untuk melawan orang-orang kafir selalu didukung adanya negara atau pemerintahan, itu adlah bukti sejarah dan sirah.

    Semoga ini tidak diingkari.

    Salam

    Abu Hanif

  45. Abu HAnif Says:

    Tolong tunjukkan jihad mana yang tanpa dukungan negara?

    rasulullah ?

    Beliau berjihad setelah adanya pemerintahan yang beliau pimpin.

    para sahabat?

    Tidak dapat dipungkiri, bahwa jihadnya para sahabat karena adanya pemerintahan Islam yaitu oleh para khalifah.

    Ibnu Taimiyah?

    Beliau berjihad karena memperjuangkan keadilan, dan itu adalah atas nama rakyat yang terdzalimi oleh tar-tar.

    Syaikh Abdul Wahab?

    Belaiu mendapat dukungan pemerintahan saudi?

    Osama Bin Laden?

    Afghanistan sebagai negara yang mendukung untuk jihad?

    Semua jihad yang ada dalam sejarah selalu menggunakan adanya pemerintahan atau negara.

    Sekarang, yang berkoar-koar jihad di Indonesia, apakah mempunyai pandanagn untuk membentuk pemerintahan tersendiri seperti NII?

    kalau tidak, maka jihadnya akan sebatas koar saja.

    Slam

    Abu hanif

  46. Abu HAnif Says:

    Coba sekarang yang pergi ke lebanon siapa…ternayat tentara-tentara yang antum-antum nilai sebagai tentara-tentara murtad…

    Siapakah yang membela rakyat Paletine di tingkat International?

    Ternyata bangsa Indonesia yang antum niali murtad.

    Apa buktinya…
    Presiden Palestina sangat berterima kasih atas perannya untuk membela rakyat Palestina.

    Mengapa tidak berterima kasih kepada orang-orang Indonesia yang meneriak-neriakkan jihad???

    karena orang-orang yang meneriakkan jihad hanya tahu semangat jihad, tetapi tidak tahu bagaimana untuk mendapatkan akses berjihad….

    Nah, mengapa Indonesia dapat membantu Palestina dan Libanon? karena pemerintahan Indonesia saat ini mendengarkan PARPOL-PARPOL Islam yang ada di parlemen.

    Mengapa parpol-parpol Islam didengarkan…?
    Karena jumlahnya cukup signifikan.

    Inilah yang ada dalam pandangan saudara-saudara kita yang berjuang melalui demokrasi.

    Salam

    Abu Hanif

  47. Abu HAnif Says:

    Wahai yang meneriakkan jihad qital di Indonesia, apakah anda bisa berteriak ketika jaman orde baru?

    Apakah ada keleluasaan orang-orang seperti Ustadz Abu Bakar BA’asyir?

    Ternyata mereka semua terbungkam, ustadz abu samapi hijrah ke Malaysia, banyak aktivis Islam yang dibantai, khutbah saja harus menunjukkan materi khutbah, tidak ada orang yang bisa meneriakkan jihad, tidak ada jihad ambon dll.

    Tetapi kini sekarang hal itu ada…
    Kenapa…itulah sisi demokrasi yang bisa dimanfaatkan.

    Salam

    Abu Hanif

  48. Abu HAnif Says:

    HTI mengharamkan demokrasi…tetapi HTI telah ikut pemilu 2004 dan akan ikut pemilu juga pada 2009, bahkan kabarnya akan bikin parpol.

    MMI mengharamkan demokrasi, tetapi para santri MMI dan para pemimpin ikut pemilu 2004.

    MMI telah menggunakan pengacara untuk membela ustadz Abu bakar ba’asyir, yang tentunya menggunakan pasal-pasal yang dinilainya thaghut…mengapa tidak menggunakan jihad qital saja..mengapa justru menggunakan pembelaan yang dinialinya thaghut?

    Karena mereka telah tahu apa yang terjadi dan dapat memanfaatkan celah yang ada, itulah pengetahuan akan waqi, mengapa mereka mengetahui apa yang terjadi…karena mereka turun lapangan tidak sekedar koar….
    sehingga mereka mampu melihat mana yang haram dan mana yang tidak walaupun sepintas akan nampak haram.

    Bukankah demokrasi haram menurut MMI dan HTI, tetapi mengapa mereka ikut pemilu? karena memilih presiden agar presiden tertentu yang tampil bukanlah kesyirikan.

    Seperti itulah yang dilakukan oleh IM sehingga membentuk partai, walaupun mereka ikut demorkasi, mereka tahu celah mana yang bikin syirik dan mana yang tidak.

    Apakah anda akan menilai PKS berbuat syirik yang berusaha keras agar pelacuran diberangus, perjudian diberantas korupsi di kurangi melalui parlemen?

    Salam

    Abu Hanif

  49. Abu HAnif Says:

    Siapakah yang memberantas aliran Al-Qiyadah al-Islamiyah?

    apakah orang-orang yang selalu menriakkan jihad qital ataukah orang yang berjuang melalui partai?

    Tentu antum-antumdapat menjawab, semua itu tidak lepas dari peran pemerintah, siapakah yang ada dipemerintahan?

    Sebagian umat ISlam yang peduli nilai-nilai Islam. Melalui apakah mereka berjuang…demokrasi.

    Mengapa justru yang menunjukkan hasil adalah orang-orang yang berjuang melalui demokrasi dan bukan orang-orang yang meneriakkan jihad tetapi tanpa jihad.

    Slam

    Abu Hanif

  50. Abu HAnif Says:

    Smapai disini dulu pembelaan saya terhadap saudara-saudara yang berjuang di parlemen yang selalu dihujat.

    Salam

    Abu Hanif

  51. Abu HAnif Says:

    ingin tahu tentang memanfaatkan DEMOKRASI untuk Islam?

    Klik

    DEMOKRASI.TK

    Salam

    Abu Hanif


  52. Abu Hanif emosi… hehehe, semuanya diborong

  53. demokrasiku Says:

    Tidaklah……itu untuk menajwab teman-teman yang mananggapi tulisan saya…..hehehehe

    Salam

    ABu Hanif

    ——————-
    abahzacky:
    Sekarang silakan Anda yang teriak-teriak….. :)
    Kalau saya, singkat saja. Antum berjuang untuk menguatkan demokrasi atau untuk menegakkan Islam? Kalau Anda berjuang menegakkan Islam, biar orang lain bilang apapun…. terus saja berjuang. Karena yang akan menilai Allah…. Mereka menilai kan dengan kaca mata mereka, mereka tidak tahu isi hati Anda. Tetapi kalau anda berjuang untuk mengokohkan demokrasi, ya jangan mengharap pahala dari Allah….

    Gitu saja kok repot :) :)

  54. Abu HAnif Says:

    Untuk Ram-Ram Muahmmad

    nggaklah …..hehehehehe

    Salam

    ABu Hanif

  55. Abu HAnif Says:

    Untuk Semua

    Tarbiyah terus dan Tashfiyyah terus sampai lupa menghadapai musuh…

    Alasannya semua jalan untuk menghadapi musuh adalah bid’ah dan kesyirikan….

    Coba renungkan hal itu….

    Menurut antum semua…ada nggak jalan untuk menghadapi musuh?

    Jihad sudah tidak mungkin…karena antum semua pada tidak punya negara/kekuasaan, tolong tunjukkan pada ana jalan apa untuk menghadapi musuh?

    Salam

    Abu Hanif

  56. Abu HAnif Says:

    Untuk antum semua?

    Mengapa sampai saat ini antum belom berjihad menghadapi musuh dan hanya berteriak saja?

    Tolong dijawab pertanyaan yang mengganjal tersebut

    Salam

    Abu Hanif

  57. Abu HAnif Says:

    Untuk Antum semua

    Siapakah yang diuntungkan bila antum hanya meneriakkan jihad tapi tanpa jihad???

    Tentunya musuh-musuh Islam, karena mereka akan leluasa melegalkan hawa nafsunya.

    Coba direnungkan hal itu.

    Salam

    ABu Hanif

  58. Abu HAnif Says:

    Untuk Antum semua

    Apakah antum menyadari…

    Musuh-musuh Islam akan tertawa dan sangat bergembira melihat antum….

    hanya meneriakkan inilah aqidah yang shahih tapi tidak ada realisasinya untuk menghadapi mereka.

    Apa iya? aqidah shahih itu adalah aqidah yang tidak berbuat apa-apa untuk menghadapi musuh-musuh Islam?

    Coba direnungkan hal itu

    Salam

    ABu Hanif

  59. Abu HAnif Says:

    Untuk Antum semua

    Apa iya disebut aqidah shahih tapi ada pelacuran diam saja, ada perjudian diam saja, ada usaha untuk melegalkan pornographi diam saja, ada usaha untuk melegalkan perkawinan sesama jenis diam saja.

    Apakah seperti itu aqidah shahih?

    Salam

    ABu Hanif

  60. Abu HAnif Says:

    Wahai antum semua

    Tunjukkan pada ana, apa realisasi dari aqidah yang antum klaim sebagai akidah yang sahih?

    Ana sampai saat ini berkesimpulan, antum semua tidak bertindak seperti rasulullah saw bertindak, yaitu membentuk pemerintahan dan menyusun kekuatan lalu kemudian berjihad karena didzalimi?

    Antum hanya dakwah dan dakwah tanpa tindakan untuk menghadapai musuh, nunggu apalagi?

    Nunggu antum kuat dan lebih kuat dari musuh??

    Itu mimpi, karena selama ini antum tidak menyiapkan kekuatan, kekuatan hanya bisa didapat dari negara.

    Rasulullah saw kuat karena ada pemerintahan di madinah.

    Muhammad bin Abdul Wahab kuat karena mendapat dukungan dari pemerintahan Saudi Arabia.

    Osama bin Laden kuat karena mendapat dukungan dari Afghanistan.

    Rakyat Palestine dan Libanon kuat karena ada negara Palestine dan Libanon.

    Apakah antum mempersiapkan sebuah negara saat ini?

    kalau tidak, maka samapain kapanpun antum hanya akan sebatas meneriakkan jihad tapi tanpa pernah melakukan jihad.

    Coba renungkan hal itu.

    Salam

    Abu Hanif

  61. Abu HAnif Says:

    Negara harus didapatkan untuk dapat berjihad, boleh antum bikin negara baru diluar negara yang telah ada saat ini, atau boleh antum merebut negara yang telah ada saat ini.

    Ana ingatkan lagi dengan pendapat Ibnu Taimiyah :

    “Harus dipahami bahwa mengurusi urusan rakyat merupakan kewajiban agama yang paling besar, bahkan agama ini tidak mungkin bisa tegak tanpa adanya negara”

    Mauqil Bani Marjah, Shafwah al-Rajul al-Mariidl.

    Sepertinya kalu antum mau bikin negara baru, hal itu tidak mungkin, karena semua wilayah pada saat ini sudah berTUAN, satu-satunya jalan adlaah antum merebut negara yang telah ada kalau antum tidak mau masuk ke negara dengan jalan melalui demokrasi.

    Apakah antum telah mempersiapkan untuk merebut sebuah negara?

    Kalau belum…nampaknya teriakan jihad antum hanya samapai sebatas kerongkongan saja.

    Salam

    Abu Hanif

  62. Abu HAnif Says:

    Untuk Antum semua

    Apakah antum menyadari, bahwa teriakan jihad antum sama halnya menjadikan antum berdiam diri, karena teriakan jihad tersebut tidak akan dapat direalisasikan, karena apa?

    karena antum tidak punya negara, rasulullah mendapatkan perintah jihad karena rasulullah saw sudah mempunyai pemeritnahan/negara.

    Coba renungkan hal tersebut

    Salam

    ABu Hanif

  63. Abu HAnif Says:

    Siapakah yang menghadapi dan menumpas PKI di Indonesia?

    Yang menghadapi dan menumpas adalah negara dan rakyat yang cinta negara ini, mereka tidak pernah meneriakkan jihad seperti antum, tapi ketika jihad itu diperlukan, mereka sudah siap.

    Bangsa ini tlah lama berjihad, lihatlah pangeran diponegoro, Imam bonjol dan orang-orang Islam pada zaman penjajahan belanda, teriakan Allahu Akbar mereka adalah nyata untuk menunjukkan kebesaran Allah.

    Jihad mereka adalah nyata untuk membela yang tertindas dan yang terdzalimi, bukankah seperti itu ajaran Islam?

    Salam

    Abu Hanif

  64. Abu HAnif Says:

    Untuk Antum renungkan

    Apakah jihadnya rasulullah SAW karena adanya orang-orang kafir atau karena adanya kedzaliman orang-orang kafir kepada orang-orang yang berada pada pemerintahan rasulullah SAW?

    Cobalah antum jawab pertanyaan itu untuk antum sendiri, supaya teriakan jihad antum proposional dan tepat sasaran sehingga musuh-musuh Islam tidak makin leluasa dan merajalela karena teriakan jihad antum yang tidak ada efek sama sekali.

    Coba renugkan pertanyaan dan fakta tersbeut.

    Salam

    Abu Hanif

  65. Abu HAnif Says:

    Untuk antum Semua

    ISLAM TIDAK AKAN TEGAK DENGAN KATA-KATA

    Lalu mengapa JIHAD antum hanya sebatas teriakan belaka ?

    ——————————————–
    Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat.

    Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. (QS. 61:2-3)
    ——————————————–

    Coba antum renungkan hal itu.

    Salam

    ABu Hanif

  66. Abu HAnif Says:

    Wahai para peneriak Jihad

    Apakah antum telah menempuh apa yang telah rasulullah tempuh?
    yaitu hijrah, membuat pemerintahan dan kemudian nahi mungkar dan Jihad?

    Apakah antum telah menempuh apa yang telah para khalifah tempuh yaitu mengisi pemerintahan, sehingga Islam tegak bersamanya?

    Apakah antum telah menempuh seperti yang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, mendapatkan dukungan pemerintahan sehingga beliau sukses dalam menghancurkan tempat-tempat yang dipakai kesyirikan?

    Apakah antum menempuh seperti yang Usama Bin Laden tempuh, yaitu hijrah ke Afghanistan sehingga beliau dapat melkasanakan Jihad melawan Amerika dengan dukungan Afghanistan?

    Kalau antum tidak menempuh seperti contoh-contoh tersebut, maka teriakan jihad antum hanya sebatas tenggorokan antum dan tidak akan samapai ke tenggorokan musuh-musuh antum.

    Coba renungkan hal tersebut wahai saudaraku semua.

    Salam

    Abu Hanif

  67. Abu HAnif Says:

    Wahai Para Peneriak JIHAD

    Kalau negara/pemerintahan sebagai satu-satunya untuk menengakkan JIHAD, maka memiliki/menguasai negara/pemerintahan adalah wajib hukumnya, berdasarkan kaidah fiqih :

    Sesuatu yang menyebabkan tidak dapat terlaksananya kewajiban, maka sesuatu itu adalah wajib.

    Hal tersebut senada dengan pendapat Ibnu Taimiyah :

    “Harus dipahami bahwa mengurusi urusan rakyat merupakan kewajiban agama yang paling besar, bahkan agama ini tidak mungkin bisa tegak tanpa adanya negara”

    Mauqil Bani Marjah, Shafwah al-Rajul al-Mariidl.

    Nah, apakah antum masih terus meneriakkan JIHAD tanpa mempersiapkan negara sebagai media tegaknya JIHAD?

    Kalau tidak maka hal itu akan menjadi NATO,

    NO ACTION TALK ONLY.

    Capek deh !!!!!!!!!

    Coba renungkan hal itu

    Salam

    Abu HAnif

  68. Abu HAnif Says:

    Untuk Para Peneriak JIHAD

    Belajar dari banyaknya umat Islam yang di bantai di Mesir dan diseluruh dunia.

    Belajar dari kegagalan pembentukan NII

    Belajar dari Jihad di Palestine, Libanon dan Afghanistan.

    Maka memanfaatkan Demokrasi adalah solusi terbaik saat ini, karena :

    Semua wilayah sudah bertuan sehingga umat Islam tidak dapat lagi membentuk negara baru.

    Semua negara telah dikuasai oleh orang-orang Sekular dan kafirin, sehingga untuk merebut kekuasaan haruslah dengan cara revolusi, sementara kenyataannya, kekuatan Islam tidak ada 1/1000 dari kekuatan para penguasa sekular, sehingga mustahil revolusi dapat dilaksanakan.

    Apakah antum masih mau menyalahkan orang-orang yang berjuang di parlemen, sementara antum sampai detik ini hanya sebatas meneriakkan JIHAD tanpa mempersiapkan sarana untuk merealisasikan JIHAD yaitu negara/pemerintahan.

    Wahai saudaraku, renungkanlah hal tersebut.

    Salam

    ABu HAnif

  69. Abu HAnif Says:

    Wahai PAra Peneriak Jihad…

    Rakyat Indonesia ini sudah terbukti MAJU TAK GENTAR melawan Penjajah…

    Rakyat Indonesia ini telah terbukti telah MAJU TAK GENTAR membantai PKI.

    Jadi, ketika kami diperlukan untuk JIHAD Qtal, Insya-Allah kami akan maju tak gentar…tidak perlu meneriakkan JIHAd tapi kenyataannya tanpa tindakan JIHAD.

    Padahal musuh-musuh Islam saat ini menyerang Islam dengan kekuatan pemikiran, maka sebaiknya lawan dengan kekuatan pemikiran.

    Bahwa musuh-musuh Islam saat ini menyerang dengan kekuatan POLITIK, maka lawan dengan kekuatan POLITIK.

    Bukankah seperti itu contoh dari rasulullah SAW.

    Jika orang-orang kafir menyerang dengan fisik, maka rasulullah SAW akan melawannya dengan fisik yaitu dengan jihad Qtal.

    Bila musuh-musuh Islam menyerang dengan kata-kata, maka rasulullah akan menyerang dengan kata-kata (wahyu), seperti itulah rasulullah SAW menghada[i para pendeta yahudi dan Nasrani.

    Bila musuh-musuh Islam menyerang dengan POLITIK, maka rasulullah SAW akan melawan dengan POLITIK, begitulah yang terjadi dengan perjanjian Hudaibiyah dan setelahnya.

    Masak antum akan menriakkan jihad Qtal sementara musuh-musuh Islam menyerang dengan kekuatan pemikiran dan Politik, maka tidak heran bila akhirnya teriakan jihad antum hanya sebatas tenggorokan antum dan tidak pernah sampai ke tenggorokan musuh-musuh Islam.

    Dengan kata lain,

    JIHAD ANTUM adalah

    JIHAD TANPA MUSUH.

    Salam

    ABu Hanif

  70. Abu HAnif Says:

    JIHAD TANPA MUSUH

    Pada kesempatan yang lalu, AL-ISLAH no 115 dengan judul SYARIAT telah memberikan bahasan tentang definisi syariat, cakupan syariat, kewajiban mengikuti syariat dan kewajiban meraih pemerintahan agar umat Islam dapat mengikuti syariat yang mana dijelaskan, mustahil syariat bisa diikuti oleh umat Islam tanpa adanya pengawalan, dukungan, peran serta dan legalitas pemerintah.

    Pada kesempatan no 115 tersebut juga dibahas bahwa perjuangan meraih pemerintahan di samping agar umat Islam mendapatkan legalitas untuk menunaikan kewajibannya mengikuti syariat Islam juga dimaksudkan agar umat Islam sebisa mungkin dapat mengurangi kemudharatan-kemudharatan yang secara gencar saat ini dihembuskan oleh orang-orang yang benci dan alergi terhadap Islam dan hal itu perlu dilakukan secara urgen saat ini bukan nanti setelah umat Islam kuat dan bersatu.

    Di dalam kesempatan no 115 tersebut juga dibahas bahwa umat Islam yang memperjuangkan hal tersebut di atas terbagi menjadi dua kelompok perjuangan, kelompok pertama yang memperjuangkan melalui jalur di luar proses demokrasi seperti yang dilakukan oleh Majelis Mujahidin Indonesia dan Hizbut Tahrir Indonesia –namun MMI dan HTI tidak serta merta mengharamkan pemilu dan menjauhi orang-orang yang berdemokrasi bahkan mereka cenderung membina hubungan baik dengan umat Islam yang berpartai, bahkan lebih jauh dari itu, MMI dan HTI tidak memerintahkan pengikutnya untuk GOLPUT, mereka harus tetap memilih pemimpin yang paling kecil mudharatnya -, kelompok ini berpendapat bahwa demokrasi bukan berasal dari Islam yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasululah SAW dan hal itu menurut mereka berarti bid’ah yang harus dihindari, di samping itu mereka juga berpendapat demokrasi telah merampas hak kedaulatan Allah SWT dan memberikannya kepada rakyat dan itu dapat bernilai syirik. Bila MMI memperjuangkan agar pemerintah melegalkan penerapan syariat Islam tanpa memandang bentuk pemerintahan, berbeda dengan HTI yang berpendapat pemerintahan harus berbentuk kekhalifahan terlebih dahulu baru akan dapat menerapkan syariat Islam.

    Kelompok yang kedua adalah kelompok yang berjuang dengan memanfaatkan celah yang ada pada demokrasi seperti partai-partai yang berbasis Islam, mereka menyadari bahwa demokrasi bukan dari Islam namun mereka memandang bahwa dengan realitas perpolitikan yang ada dewasa ini umat Islam tidak akan mungkin bisa meraih pemerintahan kalau tidak mengikuti proses demokrasi, di samping itu mereka juga berdalil bahwa untuk urusan-urusan sosial kemasyarakatan –mu’amalah- yang bukan merupakan ibadah mahdoh, tidak perlu adanya contoh dari Rasulullah SAW dan tekstual ayat yang memerintahkannya, karena para sahabat juga telah melakukan tindakan-tindakan politik yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan tidak ada perintah tekstual ayat.

    Ibnu Aqil dan Ibnu Qoyyim juga berpendapat demikian, bahwa dalam perpolitikan tidak perlu adanya contoh dan perintah syara’, yang penting tidak bertentangan dengan al-Qur’an dan al-Hadits, begitu juga pendapat para ulama Ahlus Sunnah Waljama’ah seperti Syaikh Bin Baz, Utsaimin, Albani dan lain-lain –lihat penda-pat Ibnu Aqil dan Ibnu Qoyyim pada AL-ISLAH no 099 yang berjudul Mengharamkan Parlemen bagian 1 dan lihat pendapat Syaikh Albani, Syaikh Bin Baz, Syaikh Utsaimin dan yang lain-lain pada AL-ISLAH no 101 dan 104 yang berjudul Atas Nama Syaikh Albani dan FatwaFatwa Seputar PPD-.

    —————————
    MENYERUKAN JIHAD QITAL
    —————————

    Itulah inti dari bahasan buletin no 115 yang lalu, yang memetakan dua kelompok pergerakan dalam memperjuangkan agar penerapan syariat Islam dapat dilegalkan oleh pemerintah.

    Namun di luar kelompok tersebut, ada kelompok lain telah dengan sangat lantang dan berani menyatakan haram dan syirik hukumnya mengikuti demokrasi, menurut mereka, syariat Islam tidak mungkin dapat ditegakkan melalui demokrasi yang bukan dari Islam, dan menurut mereka jalan untuk dapat menegakkan syariat Islam hanyalah Jihad, dan dengan sangat tidak meragukan jihad yang mereka maksud adalah jihad qital, dan semakin meyakinkan bahwa jihad yang mereka maksudkan adalah jihad qital yaitu mereka selalu mencontohkan jihadnya para mujahid di Irak dan di Afghanistan yang mereka gambarkan tentara-tentara kafir berantakan menghadapi jihadnya para mujahid, jadi sekali lagi dengan tanpa keraguan dan sangat meyakinkan bahwa untuk dapat menerapkan syariat Islam yang artinya harus meraih dan menguasai pemerintahan menurut mereka jalan satu-satunya adalah dengan jihad qital.

    Pernyataan jihad tersebut telah disaksikan oleh para hadirin yang mengikuti jalannya diskusi pada tanggal 19-07-2007 yang diadakan oleh jama’ah al-Islah di masjid Ash-Shinaiyyah, dan bagi para hadirin yang antusias tentu dapat menangkap dan menyimpulkan bahwa jihad yang mereka maksudkan adalah jihad qital, yang kalau dipikirkan lebih jauh, pernyataan mereka tersebut tentu akan menuntut konsekuensi yang sangat besar, yaitu harus mempersiapkan diri untuk dapat menguasai pemerintahan dengan menempuh jalan revolusi atau pemberontakan, bila mereka tidak mengambil konsekuensi tersebut, berarti pernyataan mereka hanyalah pernyataan kosong yang hanya ingin mengharamkan demokrasi dan untuk menyembunyikan bahwa mereka sama sekali belum pernah bergerak untuk dapat menegakkan syariat Islam, atau bisa jadi karena sesungguhnya mereka tidak mempunyai solusi sama sekali yang dapat direalisasikan agar syariat Islam dapat ditegakkan utamanya yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan sebagai realisasi dari tauhid uluhiyah, atau bisa jadi karena mereka tidak memahami dan tidak mengetahui jika syariat Islam hanya bisa ditegakkan melalui dukungan dan legalitas pemerintah, sehingga ketika mereka mengeluarkan pernyataan tersebut mereka tidak mengetahui jika pernyataannya menuntut konsekuensi berupa keharusan merebut pemerintahan dengan jalan kekerasan dalam bahasa politiknya revolusi atau pemberontakan.

    Pernyataan mereka tersebut di samping telah menyangkal perjuangan umat Islam yang melalui proses demokrasi juga secara tidak langsung telah menyangkal jalan perjuangan yang ditempuh oleh MMI dan HTI, karena baik MMI maupun HTI tidak akan menempuh jalan kekerasan yaitu revolusi atau pemberontakan untuk menegakkan syariat Islam di Indonesia, mari kita kutip sikap HTI dan MMI tersebut :

    ———————
    “HTI tidak memiliki hambatan apa pun untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak, seperti partai Islam lainnya,” katanya, seraya menambahkan HTI tidak akan menempuh metode kekerasan dalam mencapai tujuannya, yaitu tegaknya syariah dan kekhalifahan Islam.
    http://pelangi-dunia.blogspot.com/ 2007/08/hti-menolak-demokrasi.html
    ———————

    ———————
    “Umat Islam harus terus menggalang semua kekuatan untuk menegakkan syariat Islam dengan jalan tidak melanggar UU. Partai politik Islam juga harus melakukan reformasi menegakkan syariat Islam,”
    Detik.Com 30/06/2006 17:30 WIB Ba’asyir: Syariat Islam Harga Mati
    ———————-

    Hal senada disampaikan oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir ketika memberikan taushiyah di masjid Al-Jihad Kranggan awal juli 2007 lalu, bahwa Indonesia bukan daerah konflik, adalah salah bila menggunakan kekerasan, perang pemikiran harus dilawan dengan pemikiran. Demikian juga yang dipahami oleh Habib Rizieq pemimpin FPI tentang sikap ustadz Abu :

    ——————–
    Rizieq mengaku sering dinasehati agar tidak terlalu radikal dalam menegakkan syariah Islam. “Saya juga pernah tanya pandangan beliau tentang pengeboman di Indonesia. Menurut Ustadz, hal itu akan mempersulit dakwah syariah Islam dan beliau tidak setuju itu,” ujar Rizieq.
    http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/ 2006/01/25/brk,20060125-72928,id.html
    ———————

    ———————-
    JIHAD TANPA MUSUH
    ———————-

    Yang harus dipahami dan disadari oleh kelompok yang mengharamkan demokrasi dan menyerukan jihad qital untuk dapat menerapkan syariat Islam di Indonesia adalah bahwa syariat Islam tidak mungkin akan bisa tegak kecuali dengan dukungan dan legalitas pemerintah, harus dipahami pula bahwa tidak pernah ada syariat Islam yang tegak tanpa adanya peran serta, dukungan dan legalitas pemerintah. Pada masa Rasulullah SAW, syariat Islam dapat tegak karena adanya kepemimpinan/pemerintahan oleh Rasulullah SAW, begitu juga pada generasi para sahabat dan generasi-genarasi sesudahnya, tegaknya syariat Islam selalu diikuti oleh adanya penguasaan pemerintahan oleh Islam. Kelompok ini juga harus memahami sikap para sahabat yang segera memusyawarahkan untuk memilih siapa yang akan menjadi pengganti kepemimpinan Rasulullah SAW ketika beliau SAW wafat sampai-sampai pemakaman jenazah beliau SAW tertunda karenanya, sikap tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan Islam dalam sebuah pemerintahan merupakan sesuatu yang mutlak diperlukan. Ibnu Taimiyah yang sangat paham terhadap agama ini berpendapat :

    ———————–
    “Harus dipahami bahwa mengurusi urusan rakyat merupakan kewajiban agama yang paling besar, bahkan agama ini tidak mungkin bisa tegak tanpa adanya negara”

    Mauqil Bani Marjah, Shafwah al-Rajul al-Mariidl.
    ———————–

    Rasulullah SAW sendiri telah menyampaikan :

    ———————-
    Dari Usmah al-Bahil, dari Rasulullah saw, beliau bersabda, “sendi-sendi Islam akan runtuh satu demi satu; setiap kali satu sendi runtuh, akan diikuti oleh sendi berikutnya. Sendi Islam yang pertama kali runtuh adalah pemerintahan, dan yang terakhir adalah shalat.”
    (Ahmad).
    ———————-

    Pernyataan keras dan tanpa rasa empati dari kelompok ini dalam menolak perjuangan melalui proses demokrasi harus segera mempersiapkan diri untuk dapat merebut pemerintahan dengan jalan jihad qital seperti yang mereka teriakkan dalam diskusi, karena kalau tidak Allah SWT telah mengancamnya :

    ————————
    Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu menga-takan apa yang tidak kamu perbuat.

    Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu menga-takan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. QS. 61:2-4
    ————————

    Perlu diketahui oleh pembaca, teriakan tersebut sesungguhnya telah diperdengarkan kepada saya pribadi dua tahun yang lalu ketika saya tanyakan kepada salah seorang ustadz yang kebetulan menjadi nara sumber dalam diskusi tersebut, kalau memang jalan demokrasi tidak boleh ditempuh karena menurutnya sudah terbukti tidak memberikan hasil apa-apa, lalu mana bukti hasil dari jalan yang ustadz tempuh, ustadz tersebut menjawab tunggu sebentar lagi, sayapun diam sebagai rasa empati dan sebagai bentuk keyakinan bahwa sampai kapanpun ustadz tersebut tidak akan dapat membuktikan apa-apa, karena saya sangat yakin ustadz tersebut belum melakukan apa-apa untuk dapat menerapkan syariat Islam sejak sebelum dua tahun itu hingga detik ini beberapa minggu setelah diskusi.

    Kalau mereka dalam diskusi mengklaim telah mempersiapkan jihad, berarti jihad yang akan mereka lakukan adalah jihad tanpa musuh, karena tak seorangpun yang dekat dengan mereka melihat adanya persiapan jihad untuk merebut pemerintahan, kalau mereka mengklaim telah melakukan persiapan jihad, musuh mana yang akan dihadapi?, karena mereka harus mengingat kembali permasalahannya, seruan jihad qital mereka adalah sebagai jawaban atas sikapnya mengharamkan perjuangan melalui proses demokrasi, dan mereka harus menyadari bahwa perjuangan melalui proses demokrasi adalah untuk meraih kepemimpinan pemerintahan, jadi harus ada jihad qital dari mereka untuk merebut pemerintahan.

    Namun biar bagaimanapun, umat Islam yang lain harus khusnu’dzan terhadap kelompok ini, yaitu dengan mempersilahkan mereka menempuh jalan yang diyakininya sambil menunggu kiprah mereka dikemudian hari, yang penting mereka bergerak dan berusaha dan tidak sekedar berteriak di dalam majlis, karena musuh Islam letaknya ada di pemerintahan bukan di dalam majlis ta’lim. Bila memang kelompok ini betul-betul ingin berjuang menegakkan syariat Islam tentu kelompok ini akan terus mencari jalan agar perjuangan terus berlanjut, bila para jamaahnya loyo dan melempem, kelompok ini harus mencari jalan bagaimana jamaahnya supaya tidak loyo dan melempem, bila kelompok ini menemui hambatan dalam pengadaan persenjataan canggih dan kekuatan pasukan yang besar, maka kelompok ini harus berusaha untuk mendapatkan persenjataan canggih dan kekuatan personil yang besar, kalau berhenti pada titik itu, maka sampai kapanpun jihadnya adalah jihad tanpa jihad atau jihad tanpa musuh yang hanya ada pada tahap teoritis belaka.

    Oleh karenanya, pada kesempatan akhir diskusi, dari kami buletin AL-ISLAH berpesan kepada kelompok ini, agar perjuangan ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan MMI mereka jadikan model perjuangan di negara Indonesia ini pada konteks saat ini, karena beliau dan MMI telah mengalami semuanya dan berijtihad agar lokomotif perjuangannya untuk menegakkan syariat Islam terus berjalan, berpikirlah, mengapa ustadz Abu menggunakan pengacara untuk membela dirinya dan untuk membubarkan densus 88 yang berarti itu menggunakan hukum buatan manusia yang beliau yakini sebagai dien manusia, mengapa tidak dengan jihad qital saja ? Itu semua karena ustadz Abu sudah terjun lapangan dan melihat realitas, dan semoga kelompok ini segera bergerak dan melihat realitas yang ada, tidak teriak saja dari belakang meja.

    Dan kira-kira setahun sebelum diskusi dilaksanakan, saya telah menyampaikan kepada salah satu nara sumber dari kelompok penyeru jihad qital tersebut : “mungkin karena antum belum bergerak dan terjun lapangan sehingga antum mengharamkan demokrasi, mungkin kalau antum turun lapangan seperti HTI, antum juga akan mengambil sikap yang sama seperti HTI (mengikuti pemilu)-. Jadi menurut pendapat saya, selama kelompok ini tidak pernah terjun lapangan dan tidak melihat realitas yang ada, maka kelompok ini akan menjadi kelompok yang berjihad tanpa musuh.

    Dikutip dari DEMOKRASI.TK

    Salam

    Abu HAnif

  71. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Muhammad

    Telah banyak hasil perjuangan yang telah dicapai oleh saudara-saudara kita yang berjuang melalui parlemen, sekarang tunjukkan hasil yang telah antum capai dengan teriakan jihad antum ?

    Tunjukkan negara mana yang berhasil menegakkan syariat Islam yang ditempuh dengan teriakan jihad saja tanpa jihad dan bahkan tanpa mempersiapkan sarana untuk tercapainya jihad seperti antum.

    Tolong direnungkan permintaan ana tersebut sebelum antum menuntut bukti hasil perjuangan umat Islam melalui parlemen, walaupun ana sesungguhnya dapat dengan mudah menunjukkan kepada antum betapa besar dan banyak hasil perjuangan melalui parlemen dan demokrasi.

    Hal ini supaya antum bersikap adil, karena yang ana, ketika antum berbicara demokrasi antum menuntut hasil, tetapi ketika berbicara JIHAD antum berkata hasil bukanlah ukuran yang penting istiqomah.

    Maaf, bagi ana sikap antum tersebut lucu dan membuat ana bertambah nafsu makannya.

    Wahai saudaraku ABu Muhammad….renungkan hal tersebut.

    Salam

    Abu Hanif

  72. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Muhammad

    1. APakah antum punya KTP Indonesia?
    Selamat antum menjadi warga negara Indonesia yang baik.

    2. Apakah antum mebayar pajak sepeda motor atau mobil, atau rumah atau yang lainnya ?
    Selamat antum menjadi warga negara yang taat, orang bijak membayar pajak.

    3. Apakah antum menggunakan uang kertas Indonesia dan uang logam Indonesia sebagai alat pembayaran dan tidak menggunakan coin emas/perak yang telah dicontohkan oleh rasulullah dan para sahabat?

    Selamat, antum telah menjadi warga negara Indonesia yang sejati.

    4. Apakah Antum berketuhanan Yang Maha Esa? Selamat antum tidak bertentangan dengan Pancasila dan berarti antum WNI yang baiik.

    5. Apakah antum selama ini adil dan beradab, suka bermusyawarah?

    Selamat, antum tidak bertentangan dengan Pancasila dan itu berarti antum sebagai WNI yang baik.

    6. Apakah antum pernah menjadi pemberontak dan untuk memisahkan diri dari NKRI?
    Selamat antum berarti ikut menjaga keutuhan wilayah NKRI.

    Dan masih banyak lagi yang ada pada diri antum yang menunjukkan bahwa antum sebagai warga negara Indonesia yang baik dengan presidennya SBY, dan beliaulah ulil amri di Indoneisa.

    Kalau antum menolak itu semua, mestinya antum melakukan seperti yang Osama Bin Laden lakukan, keluar dari Saudi dan mencari negara yang menerimanya baik dirinya maupun pemahamannya, apakah antum mau melakukan seperti Osama bin Laden ataukah tetap seperti sekarang, tercata sebagai WNI yang baik dan taat.

    Coba renungkan hal tersebut.

    Salam

    Abu Hanif

  73. Abu Musa Says:

    @Abu Hanif

    Assalamu’ala Manitt Tab’al Huda,

    Apa yang kami perbuat dan siapkan untuk ummat dalam rangka penegakkan tauhid, tidak harus kami sampaikan dan laporkan pada antum, yang paling penting perbuatan dan langkah kami bukan KEKEFURAN DAN KEMUSYIRKKAN.

    Dakwah dan Jihad kami, bukanlah berorientasi pada hasil, karena yang Allah lihat adalah perbuatannya bukan hasilnya, jika yang kalian perbuat adalah KEKUFURAN DAN KEMUSYIRAKAN apapun hasil dan niatnya, semua itu akan sirna musnah seperti debu di tiup angin…

    Hanya orang jahil bahkan bahlul yang menyamakan hukum tasyri’ tentang tahlil dan tahrim yang merupakan hak khusus Allah dengan hukum idariy.

    Antum gencar mempromosikkan Demokrasi… jika antum paham hakikat demokrasi dan parlemen maka kami ucapkan… LAKUM DIINUKUM WALYADIIN…

  74. Abu Hanif Says:

    Utk ABu Musa.

    ———————–
    Abu Musa Wrote
    Apa yang kami perbuat dan siapkan untuk ummat dalam rangka penegakkan tauhid, tidak harus kami sampaikan dan laporkan pada antum, yang paling penting perbuatan dan langkah kami bukan KEKEFURAN DAN KEMUSYIRKKAN.
    ———————–

    Semua langkah yang rasulullah SAW lakukan untuk menegakkan Tauhid dan Syariat adalah jelas tidak ada yang disembunyikan baik kepada sahabat maupun kepada musush, kok antum menyembunyikan langkah antum? apakah hal tersebut sesuai sunnah?

    Ataukah pernyataan antum hanya untuk menutupi manhaj antum dan kelompok antum yang tidak pernah melakukan tindakan apapun atau tidak pernah mempersiapkan sarana apapun untuk tercapainya tegaknya Tauhid. Semua hanya sebatas teriakan (NATO = No Action Talk Only).

    Dan sudah terbukti, sampai kini ana sama sekali tidak melihat jihad yang pernah antum lakukan sebagai realisasi dari Tauhid yang antum klaim shahih. Jadi pantas tidak ada hasil apapun dari antum.

    Coba renungkan hal tersebut.

    Salam

    ABu Hanif

  75. Abu Hanif Says:

    Untuk ABu Musa

    ———————–
    Abu Musa Wrote
    Dakwah dan Jihad kami, bukanlah berorientasi pada hasil, karena yang Allah lihat adalah perbuatannya bukan hasilnya, jika yang kalian perbuat adalah KEKUFURAN DAN KEMUSYIRAKAN apapun hasil dan niatnya, semua itu akan sirna musnah seperti debu di tiup angin…
    ———————–

    1. Jadi apa artinya sikap antum yang menuntut hasil dari orang-orang yang berjuang melalui DEMOKRASI? kok orang lain antum tuntut hasil sementara untuk antum sendiri tidak perlu ada hasil? Bukankah ini tidak adil?

    2. Rasulullah SAW di utus ke dunia ini sebagai rahmatan lil alamin, kalau antum sudah tahu bahwa usaha antum tidak akan ada hasil, cari cara lain agar ada hasil, karena kalau tanpa hasil bagaimana Islam dapat menjadi rahmatan lil alamain?

    3. manusia dituntut untuk beraqidah yang Shahih, agar dapat menjalankan tugas mulia dari diturunkannya Islam, jadi kalau antum mengklaim diri telah beraqidah shahih tanpa antum tidak bermanfaat bagi orang lain, hal itu sama halnya antum mengatakan bahwa aqidah shahih tidak bermanfaat bagi uma t manusia. Bukankah rasulullah SAW telah menjadi rahmatan lil alamin baik bagi umat Islam maupun orang-orang kafir?

    4. Saya sama sekali tidak menolak, kalau orang berbuat syirik, pasti amal ibadahnya akan sia-sia, tapi pernyataan antum orang-orang yang berjuang melalui demokrasi sebagai orang-orang musyrik adalah tuduhan yang sangat dangkal yang nampak sekali karena kebencian antum kepada mereka.

    Coba renungkan hal tersebut.

    Salam

    ABu Hanif

  76. Abu Hanif Says:

    Untuk ABu Musa

    ————————–
    Abu Musa Wrote
    Hanya orang jahil bahkan bahlul yang menyamakan hukum tasyri’ tentang tahlil dan tahrim yang merupakan hak khusus Allah dengan hukum idariy.
    ————————–

    Tunjukkan kepada ana, mana dari orang-orang yang berjuang di parlemen yang melakukan hal tersebut, justru mereka telah berjaung agar nilai-nilai Islam dapat diterapkan di Indonesia, mereka tidak hanya sekedar teriak tetapi melakukan tindakan, tidak seperti antum yang hanya teriak (NATO).

    Tolong tunjukkan ya Abu Musa, mana dari usaha orang-orang Islam yang berjuang diparlemen yang telah mengambil hak-hak Allah SWT. jangan menuduh tanpa bukti ya ABu Musa, kasihan antum termakan doktrin kelompok antum.

    Coba renungkan hal tersebut.

    Salam

    ABu HAnif

  77. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Musa

    ————————
    Antum gencar mempromosikkan Demokrasi… jika antum paham hakikat demokrasi dan parlemen maka kami ucapkan… LAKUM DIINUKUM WALYADIIN…
    ————————-

    Ana dulu sangat gencar mengharamkan demokrasi dan parlemen, berbagai dalil telah ana lontarkan, tetapi, setelah ana paham tentang DEMOKRASI dan PARLEMEN, ana jadi bertaubat dan sekarang ana ikut mendukung perjuangan melalui demokrasi dan parlemen.

    Hal itu, karena dulu ketika ana berada pada kelompok seperti kelompok antum, ana hanya bisa menghujat, menuduh tanpa bisa berbuat apa-apa untuk Islam dan umat Islam.

    namun setelah kini ana sanagt paham tentang DEMOKRASI DAN PARLEMEN dan tentang WAQI, ana menyadari bahwa sikap ana dulu adalah salah.

    Coba renungkan hal tersebut wahai saudaraku abu Musa.

    Salam

    Abu Hanif

  78. Abu Hanif Says:

    Untuk ABu Musa

    Tolong direnungkan.

    Orang lain tidak melihat antum berbuat apa-apa untuk Islam, hal itu bisa saja terjadi karena :

    1. Antum memang tidak berbuat apa-apa untuk Islam, HANYA teriak saja (NATO).

    2. Antum menyembunyikan perbuatan antum.

    Keduanya akan memberikan efek yang sama yaitu orang lain tidak akan melihat antum berbuat apa-apa.

    Yang jelas bagi ana dan umat Islam yang lain telah melihat perbuatan rasulullah SAW untuk Islam.

    yang jelas telah melihat perbuatan para sahabat untuk ISlam

    yang jelas telah melihat perbutan Ibnu Taimiyyah untuk Islam

    yang jelas telah melihat perbuatan Salaudin al-Ayubi Untuk Islam

    yang jelas telah melihat perbuatan Muhammad bin Abdul Wahab untuk Islam

    yang jelas telah melihat perbuatan Osama Bin Laden untuk Afghanistan.

    Adalah aneh kalau antum menyembunyikan perbuatan antum, jangan berbohong wahai saudaraku ya Abu Musa. Bohong menjadikan antum terus terjerumus ke dalam lembah yang membuat antum semakin tidak berbuat apa-apa dan hanya gencar berteriak.

    Coba renungkan hal tersebut wahai saudaraku abu Musa.

    Salam

    Abu Hanif

  79. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Muhammad

    1. APakah antum punya KTP Indonesia?
    Selamat antum menjadi warga negara Indonesia yang baik.

    2. Apakah antum mebayar pajak sepeda motor atau mobil, atau rumah atau yang lainnya ?
    Selamat antum menjadi warga negara yang taat, orang bijak membayar pajak.

    3. Apakah antum menggunakan uang kertas Indonesia dan uang logam Indonesia sebagai alat pembayaran dan tidak menggunakan coin emas/perak yang telah dicontohkan oleh rasulullah dan para sahabat?

    Selamat, antum telah menjadi warga negara Indonesia yang sejati.

    4. Apakah Antum berketuhanan Yang Maha Esa? Selamat antum tidak bertentangan dengan Pancasila dan berarti antum WNI yang baiik.

    5. Apakah antum selama ini adil dan beradab, suka bermusyawarah?

    Selamat, antum tidak bertentangan dengan Pancasila dan itu berarti antum sebagai WNI yang baik.

    6. Apakah antum pernah menjadi pemberontak dan untuk memisahkan diri dari NKRI?
    Selamat antum berarti ikut menjaga keutuhan wilayah NKRI.

    Dan masih banyak lagi yang ada pada diri antum yang menunjukkan bahwa antum sebagai warga negara Indonesia yang baik dengan presidennya SBY, dan beliaulah ulil amri di Indoneisa.

    Kalau antum menolak itu semua, mestinya antum melakukan seperti yang Osama Bin Laden lakukan, keluar dari Saudi dan mencari negara yang menerimanya baik dirinya maupun pemahamannya, apakah antum mau melakukan seperti Osama bin Laden ataukah tetap seperti sekarang, tercata sebagai WNI yang baik dan taat.

    Coba renungkan hal tersebut.

    Salam

    Abu Hanif

  80. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Musa

    SIlahkan buktikan bahwa saudara-saudara kita telah membuat hukum yang berlawanan dengan hukum Allah SWT di parlemen?

    Buktikan dengan nyata jangan menuduh…!!!!

    Apakah orang yang berjuang untuk melawan agar orang-orang kafir yang akan melegalkan pornograpi antum bilang telah merebut hak ALLAH?

    Apakah orang yang mendebat orang-orang kafir dan sekular agar hukum perkawinan sesama jenis tidak berlaku di Indonesia antum bilang telah mengambil hak Allah SWT?

    Apakah orang-orang yang berjuang sehingga para pelacur tidak leluasa lagi berpraktek, perjudian diberangus antum bilang telah mengambil hak ALLAH SWT?

    Apakah orang-orang yang berjuang di parlemen sehingga dapat membantu PAlestina dan Libanon untuk mendapatkan haknya, antum nilai telah mengambil hak Allah SWT?

    Cobalah antum jelaskan mengapa hal-hal tersebut antum bilang telah mengambil hak Allah SWT?

    Salam

    Abu Hanif

  81. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Musa

    Apa iya, aqidah yang antum klaim Shahih diam saja ada pelacuran?

    Apa iya, aqidah yang antum klaim shahih diam saja ada perjudian?

    Apa Iya, aqidah yang antum klaim shahih dia saja ada umat Islam di tahan? yang membela kok oang-orang yang berpartai, coba saja lihat tuh para pengacara ustadz Abu Bakar Ba’asyir, semua orang-orang yang sepakat demokrasi dapat dimanfaatkan untuk Islam.

    Apa iya, sqidah shahih itu diam saja tanpa ada tindakan?

    Coba antum renungkan hal tersebut.

    Salam

    Abu Hanif

  82. Abu Hanif Says:

    Untuk Abu Musa

    Apakah antum punya KTP WNI?

    Selamat berarti antum warga negara Indonesia yang ber UUD 45 dan ber PANCASILA, karena itulah salah satu syarat menjadi warga negara Indonesia.

    Apakah antum membenci ketidak adilan?

    Selamat, antum berarti orang yang PANCASILAIS.

    Apakah antum berKETUHANAN YANG MAHA ESA?

    Selamat, antum telah memenuhi sila pertama dari PANCASILA.

    Apakah antum membayar pajak, mislanya pajak kendaraan? pajak pulsa HP, pajak pulsa TELKOM, pajak rumah ?

    Selamat, antum telah menjadi warga negara Indonesia yang taat pada hukum Indonesia,
    ORANG BIJAK TAAT PAJAK.

    coba renungkan hal tersebut.

    Salam

    Abu Hanif

  83. Prawiro Says:

    Salut buat Abu Hanif yang memborong semua komentar di sini.

    Selamat anda telah menjadi pejuang demokrasi sejati!


  84. wew,, pak abu hanif nge gas teyuss,, hehehe,,
    silahkan deh pd jidal,, pdhl pd kolot dgn pemahaman masing2,, jadinya,,

    ya githu dehh,,

  85. Jaisy01 Says:

    :) , Jangan berlebihan pak Hanif. Santai and sabar aja! Demokrasi bukan tujuan, tapi hanya sebagai wasilah atau kendaraan untuk memanfaatkannya menuju perjuangan yang hakiki! Ingat Nasyid

    Sabarlah wahai saudaraku, kemenangan kan menjelang.

    Walau tak kita hadapi masanya, tetaplah Al Haq pasti menang

    Tanam dihati benih iman sejati, berpadu dengan jiwa rabbani

    Kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi, namun janji Allah yang akan Pasti”

    Walah nanti ada yang klaim “Nasyid Haram lagi” berhenti dulu ah! :)

    Kalau ada yang nyaci, benci, hujat, naksir hehehe pokoknya “ENJOY AJA” :)

  86. adam baihaqi Says:

    buat abu hanif :
    istigfar atuh…..banyakin zikir..kalo masih iman dengan DEMOKRASI, semoga Allah melaknatmu dan seluruh mahluk yang bisa melaknat orang yang mencari hukum selain hukum Allah…
    kepada akhie semua :
    semoga kita dapat saksikan bagaimana kesudahan hidupnya abu hanif sehingga kita bisa saksikan atas kebohongan semua ucapan nya…hanya itu yang dapat kita jadikan bukti tentang benarnya seseorang. lihatlah kisah imam ahmad.. wassalam…

  87. Anti KApiTalis Says:

    to Abu Hanif yang gak hanif

    Perjuangan parlemen hanyalah melanjutkan dan memperkokoh hukum kufur….lihat UU SDA, UU PMA, semua partai yang duduk di parlemen hanya heeh saja sambil terima amplop dari bos besar AS dan para antek KAPITALIS.

    DEMOKRASI sekali KUFUR tetap KUFUR walau menggunakanya bermanfaat (dari pandangan manusia)
    baik dan buruk itu hanya dari pandangan syariat (miqiyas li syar’i)

    Demokrasi bukan masalah HAram atau Halal tapi IMAN atau KUFUR

    karena yang meyakini DEMOKRASI berarti mengganti peran ALLAH dengan MANUSIA
    SYIRIK BESUAAAAAR

  88. Anti KApiTalis Says:

    Perjuangan dengan mendidik UMMAT dengan DAKWAH supaya UMMAT paham AQIDAH dan Sadar POLITIK (Wa’yul ‘am, wa’yul siyasi)…..untuk abu hanif : perbaiki AQIDAH ANTUM

  89. Jaisy01 Says:

    Hem, nah kalau ini jelas kesombongannya. Merasa benar dengan menyatakan pemahaman orang lebih baik dari pemahamannya sendiri.

    Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

    Kalau mau menjawab Abu Hanif, silakan dengan hujjah juga. Jangan asal bilang “kufur, bid’ah, syirik, dll” walah2 malah nggak ada hujjah tapi hujatannya yang main. Repot kalau sama orang2 kayak gini!

    Coba saya mau tahu, keberhasilan apa yang telah dicapai oleh organisasi diluar parlemen yang benar2 signifikan?

    Ingat kata2 Sahabat Rasulullah “jikalau Al Qur’an tidak bisa tegak disebuah daulah, maka tegakkan dengan kekuasaan dan pedang”

    Saya hanya melihat kerancuan berfikir dalam memahami demokrasi. Terkesan dipaksakan!

    Kita harus memahami bagaimana perbedaan ulama salaf saat berbeda pendapat. Mereka tidak lantas mengatakan “Oh dasar imam Syafi’i syirik” atau “Oh dasar Imam Ahmad syirik” dan sebagainya. Tetapi mereka menerima dan menjadikan sebagia tolak ukur kemampuan berfikir satu sama lainnya. Dan tidak merasa benar sendiri dalam berpendapat.

    Nah kalau pada sekarang, yah lebih banyak membenarkan pendapat sendiri dan menafikkan pandangan orang lain yang cenderung diikuti. Pokoknya kalau dari golongannya pasti “bener”

    Nah bisa saja saya juga mengatakan seperti Abu Hanif, bahwa jika beranggapan demokrasi itu kufur maka kita tidak usah mengurus KTP, tidak usah mengurus SIM. Dan kalau berkendara jika lampu merah menyalah langsung terobos saja, dan jika tertangkap polisi, anda tinggal bilang “Loh pak polisi ini gimana, di syariat Islam kan nggak ada UU Lalu-Lintas” karena semua itu adalah hasil dari demokrasi!

    Membicarakan kejelekan orang lain memang sangat mudah! Dan manusia itu punya kecenderungan membenarkan pendapat sendiri! Kita boleh membenarkan pendapat kita, tetapi harus dengan hujjah yang jelas. Ingat
    (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri

    Nah ada yang lucu, masa orang Islam anti Kapitalis! Hehehe, emang mau jadi “kere (miskin, red)” semua umat Islam. Atau tidak mengetahui definisi tentang Kapitalis?

    walah, saya kok malah buat tulisan disini. Mending di blog saya! Oh, tapi itung amal ngisi blog orang saudara sesama Islam.

    pokoknya hati2 saja dalam berucap
    Sahabat Abdillah bin Mas’ud ra berkata, bahwa Nabi saw telah bersabda: “Seseorang yang di dalam hatinya masih terdapat rasa takabur walau hanya seberat biji sawi dia tidak akan berhak masuk sorga.” Kemudian ada seorang lelaki berkata: “Ya Rasulullah, terus bagaimana halnya dengan seseorang yang suka memakai pakaian bagus dan sepatu bagus?” Jawab Rasulullah: “Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang bagus, dan cinta kepada segala kebagusan. Sedang yang dinamakan takabur adalah mengingkari kebenaran serta sombong terhadap sesama manusia.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

  90. aluq Says:

    Iya … iya .. mas …. Aku juga jarang nulis buat blog-ku sendiri. TApi aku memang cuma pinter komen, gak pinter nulis …. hehehe

    = aluq =
    Aku pikir blog Demokrasiku dg Blog ini, pas !!! Cocok!!! untuk disandingkan …..!!!!

  91. freshtime Says:

    mari kawan kita lawan syi’ah website mereka:www.12-imam.com

  92. Anti KApiTalis Says:

    @Jaisy

    Antum harus berfikir dakiq tentang demokrasi,dalam islam ada konsep tentang Hadharah dan madaniyah, yaitu bagaimana kita menyikapi tentang mana yang haram diambil dan mana yang boleh dari barat. DEmokrasi itu haram karena menyangkut tentang pandangan hidup (HAdharah) sim,lampu merah dll itu mdaniyah yang bukan khos artinya hasil peradaban yang tidak menyangkut tetntang pandangan hidup yang khusus….lebih lanjut ngaji di HTI

  93. tri prasetyo Says:

    Assalamualaikum…

    hmm abahzacky mana nih komentarnya ? ditunggu lho biar pada dingin ini orang – orang yang ngasih komentar…
    mau cerita dulu : 1 minggu yang lalu mendapat buku bagus tentang demokrasi…’agama demokrasi’ by abu muhammad al maghdisi
    coba di baca2 dulu dan direnungkan….
    disitu disebutkan juga subhat2 tentang demokrasi…
    (yang mau pake dalil nabi yusuf , raja najasyi,yang bilang demi kepentingan dakwah, dakwah di parlemen) di bantah dengan dalil yang tegas dan jelas di buku itu..
    + serta pengalaman seorang anggota parlemen selama 8 tahun ketika ikut sistem demokrasi..

    nah mendingan bahas buku itu.. mo yang bantah silahkan… ato abahzacky bikin ruang tersendiri/pembahasan tersendiri nih ?

    Matur Nuwun..

    Tri @Batam

  94. tri prasetyo Says:

    assalamualaikum….

    Mas – mas di atas.. mas hanif.. khususnya..

    mboknya di bedakan antara dinulloh.. dan dinu nnas.., jadi urusan ktp, pajak jalan itu khan urusan kemaslahatan manusia.. artinya.(kita tidak bisa berlepas diri dari hal itu) jadi niatnya cuman hanya untuk kepentingan.. seperti halnya surat nikah dari KUA.. emang kalo ndak ada surat nikah dari KUA emang nikahnya ndak sah dan istrinya ndak halal ?? piye tho iki critane ?? intinya.. yaa kembali lagi ke niat di hatinya bahwasanya ngurus surat nikah di KUA yaa hanya untuk kemaslahatan saja..

    yg penting disini.. aturan syariat islam itu udah jelas… nah jangan di ubah – ubah…
    itu yag penting…

    yang HTI… yang PKS … yang SALAFY… yang wah wes.. banyak yangg – yangg laen…
    silahkan komentarnya…

    buat abah zacky:
    sekarang khan jamannya dah lengkap : ada yang murjiah, demokrat, khawarij,yahudi, nasrani, nasionalis, sosialis, ektrimis… wes opo maneh.. akeh pokoke…

    nah kita harus diprioritaskan.. mana yang urgent dulu… jalannya khan udah jelas…
    ayoo…

    Wallahu A’lam Bishowab..
    kalo ada salah2 kata.. mohon maaf… maklum manusia.. banyak salah. yang bener yaa yg bikin manusia… bener tho abah zacky..

    TRi
    @Batam

  95. Jaisy01 Says:

    hehehe, mas Anti KApiTalis saya dulu ngajinya di HTI, malah saya tanya sama munthir tentang itu! Jelas terlihat dipaksakan bukan!

    Ketika HTI dulu mengharamkan Demonstrasi, saya sendiri yang bertanya detail tentang kemaslahatan demonstrasi. Tetapi tetap “Haram” hehehe baru setelah itu, entah berapa tahun akhirnya demonstrasi dihalalkan hehehe. Walah, saya juga pernah tanya tentang makna hadits ahad, kenapa di HTI melarang hadits ahad. E… ternyata juga beliau (munthir) tidak bisa menjawab dengan baik. Lah, kan sudah membuat firqoh bagi yang melarang pemakaian hadits ahad. Ini pernah dilakukan oleh mu’tazilah.

    Kapan ada demokrasi sebagai pandangan hidup? Ini juga sebuah pertanyaan yang saya ajukan. Dan jawabannya seperti Antum (Anti KApiTalis). Apakah anda tahu bahwa sim yang anda pegang bisa menjadi haram? Apakah anda tahu bahwa motor yang anda pake bisa menjadi haram? (bahkan sekarang juga, semua yang anda miliki bisa menjadi haram kalau mau tahu, silakan email saya di fajar212000@gmail.com)

    Antum tahu cara bagaimana berjuang? Antum tahu bagaimana cara untuk menegakkan khilafah? Apakah antum percaya jika hanya “cara” antum yang bisa mengembalikan daulah? Sungguh kesombongan yang amat besar ketika kita mengatakan bahwa “cara” anda adalah yang paling benar. Dan bahkan anda telah melampaui kebenaran dari Allah. Tahukah anda siapakah Imam Maliki? Tahukah anda siapa Imam Ahmad, atau imam syafi’i? Tahukan mereka kadang sering berbeda pandangan? Bahkan cara mengangkat tanganpun dalam sholat mereka berbeda! Tahukah kenapa? Hehehehe, sekarang. Tahukah anda itu siapa? Kok berani2nya mengatakan “golongan” anda yang paling benar! :)

    Kemarin salah satu DPD II HTI datang di salah satu kantor DPD PKS untuk silahturahim, saya yang menemuinya. Ketika saya menanyakan “loh isunya HTI akan mendirikan partai. Benarkah?” Jawabannya sangat mengejutkan. “Untuk sekarang HTI belum berani untuk mendirikan partai. Tapi kalau pemilu yang akan datang wallahu’alam” Nah kan! (100% bukan fitnah)

    “Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”

    “Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Apakah anda tahu dalil qothi tentang haramnya demokrasi?

    “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”

    Sekarang coba jawab pertanyaan saya yang atas! Kemaslahatan apa yang telah diraih oleh orang2 diluar parlemen? Dan berapa banyak?

    “Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: “(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya”, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: “(jumlah mereka) tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnya.” Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit.” Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka”

    Sebenarnya saya lebih suka kita bekerja bersama. Jangan saling membenar2kan diri. Apalagi merasa yang paling benar. Ketika kita seperti ini, ketika itupula disatu sisi umat Islam ditempat lain dizhalimi. Maka berjuanglah menurut kemampuanmu. Jangan merasa paling mengetahui bahwa “cara” kita yang paling dapat mengatasi semua masalah umat Islam. Karena itu kesombongan dan keghaiban yang telah menjadi ramalan yang telah melawati kadar kesyirikan.

    Belajarlah sebanyak mungkin, dan setelah itu berikanlah pelajaran kepada setiap muslim dari ilmu yang engkau dapatkan. Dan jangan menyombongkan diri.

    :) semoa bermanfaat. Yang punya blog, nggak ngucapin terima kasih nih? Sudah banyak yang ngisih komentar loh! :D

    —————
    Nyindir nih yeee….

    emang saya sering tak sempat ngebaca komentar. tapi btw, terima kasih atas semua, baik komentar miring, lurus atau malang. Insya Allah di blog ini tidak ada sensoran, kaya jaman OrBa.

  96. Hammam Says:

    Assalamualaikum…

    Wah…..suDah2x…jangan saling debat terus…musuh nyata di depan qt kok masih pada rame sich sesama muslim…peace…Mbok yao mas hanif debat di paith predoom bantuin ummat muslim juga yach..??
    Ane masih awam jadi gak mampu komment banyak…Jalin ukhuwah sesama muslim…Watawa shoubil haq watawa shoubisobri…PErdalam Tauhid Yuk…Semoga Alloh SWT kan membimbing qt semua dijalan yang diridhoiNYA…Amiiin…

    “Ya ROBBI berilah kefaqihan kepada kami akan dien ini, serta jauhkanlah kami dari tipu daya syetan laknatulloh”

    Wassalam


  97. orang pinar baca buku (bukan minum tolak angin) ada buku gratis di http://www.sarana-hidayah.com lsg aja serbu ke tkp

    —————
    oalah.. tapi syaratnya beli dulu sekian ribu baru dapat meminta gratisan, kan? masih lagi dibatasi kalau persediaan masih ada.. sama saja :)

  98. Abdurrohman Says:

    demokrasi itu masalah iman vs kufur, pahamnya “kedaulatan(kekuasaan) tetinggi di rakyat(bukan di Alloh swt ???????), yg diminta Alloh itu usaha bukan hasil (usaha yg sesuai syari’at)! , masalah KTP,LAMPU MERAH(RAMBU2 LALU-LINTAS.. itu urusan dunia yg masih boleh (kamu lebih tau ttg urusan duniamu (hadits)). Ttg bayar pajak listrik dll, kita tepaksa, blum mampu tuk mehindarinya. Masalah usaha yg nampak, dulu annabiy saw dakwah jg sembunyi2, kalo dah kuat&siap… baru……ok !

  99. mare Says:

    Lamle kom,

    Mujahidin itu apa :0???

    Wassalam
    ————
    wa’alaikum

    Mujahidin itu bisa nama sekolahan, bisa nama masjid, bisa nama orang…. :)

  100. Jaisy01 Says:

    Hehehe, itu yang bahas masalah demokrasi kok yah nggak bisa jelasin secara qoth’i dalilnya. Cuman asal Kufur aja hehehe, saya kok jadi males ngeladenin jadinya. Bayar listrik, pajak dll kok dipaksa! Emang siapa yang maksa? Hehehe. Pertanyaan2nya belum bisa dijawab oleh para penentang demokrasi.

    1. Sejak kapan demokrasi menjadi ideologi?
    2. Dalil Qoth’i tentang pelarangan demokrasi tolong disebutkan?

    Hehehe, bunyi haditsnya yah kok diambilnya setengah2 dan nggak komplit. “kamu lebih tau ttg urusan duniamu (hadits)” Hehehe, coba deh saya tanya, kenapa Rasulullah mengatakan seperti itu? Hayoo…! :) Dan itu dikatakan waktu peristiwa apa? Ashbabul qhurujnya ituloh!

    Jadi jangan sepotong2 memahami hadits. Hihihi, Marhalah kita sudah bukan “syiri” lagi, tapi sudah harus di “jahr”kan. Nah, Apa mau dikatakan dakwahnya para teroris yang masih slintat-slintut.

    Lalu, kapan kuatnya. Kasihan dari dulu kok yah masih sembunyi2. Ini sembunyi2 terus, apa emang merasa takut atau nggak berani? (hihihi sama aja yah :) )

    Lah urusan dunia kalau hasil dari demokrasi gimana? Apakah kalau nanti syariat islam berkembang nggak ada bayar listrik? nggak ada orang bayar pajak? Nggak ada orang punya KTP? Lalu, Nggak ada orang yang ngikutin petunjuk Lalu Lintas? Walah!

    Hehehe, sekarang males pake dalil. Wong yah yang nentang demokrasi nggak punya dalil yang jelas!

    Hehehe, jangan asal bilang. Kufur, bid’ah, kafir (hem, apalagi yah?) Apa dah merasa jadi malaikat tuh yang ngomong!

    (Mendingan diam ah, sekarang. Dari pada menanggapi orang2 yang merasa tahu, tapi padahal nggak tahu apa2. Masa orang bicara Islam kok yah nggak punya dasar Islam)

  101. Abu Khonsaa Says:

    Assalaamu’alaikum WarrohmatuLlohi Wabarokaatuh

    Abah Zacky blognya bagus dan beritanya informatif…

    Saran saya link2 yg sudah tidak ada dihapus saja begitu juga dgn “download buku gratis” kalau yg sudah tidak ada dihapus saja…

    Saya mau tanya utk download buku gratis apakah sudah izin dgn Publishernya…? Afwan yah dgn pertanyaannya krn saya cuma ingin berhati2 saja dan sekalian mengingatkan apabila memang belum ada izin. Tapi kalau sudah ada izin “AlhamduliLlah” atas kebaikan AbahZacky… BarookaLlohu Fiik…

    Buat saudara2ku yg panas2an di atas menurut saya disini bukan pada tempatnya utk berdiskusi panjang lebar ttg demokrasi, makanya saya salut sama saudara AbahZacky yg tidak menanggapi krn memang sudah seharusnya seperti itu…

    BarookaLlohu Fiikum…

    Wassalaamu’alaikum WarrohmatuLlohi Wabarokaatuh…

  102. pusing deh Says:

    Ceritanya di Indonesia ada 1000 orang 800 mengaku Islam, yang sholat isyak sama maghrib 80 orang, yang sholat 5 waktu 8 orang, yang berjuang untuk syariat Islam 2 tapi beda pendapat, lalu saling mengkafirkan,,, lalu ada orang KRISTEN datang,,, dan bilang pada yang 720 orang,,, dan bilang MAS MASUK AGAMAKU SAJA dijamin gak bingung, karena LAPAR 72 orang jadi KRISTEN, lalu …………. wahhhhh mumeeeet

  103. pusing deh Says:

    kalian pada debat masalah itu-itu saja,,, bagiku KALIAN SEMUA SAMA PARA MUJAHID YANG BENAR, BEDA PENDAPAT BOLEH TAPI SALING MENGKAFIRKAN ITU SALAH,, MASALAH YANG BENAR KITA SERAHKAN ALLOH

  104. pusing deh Says:

    Khalid bin Walid ra pernah membunuh beberapa orang Islam tanpa sengaja, Rosul bilang Ya Alloh Aku berlepas dari apa yang dilakukannya, bukan KAMU KAFIR LID !!!

  105. pusing deh Says:

    SEKALI LAGI ANDA SEMUA ORANG BAIK: PKS, MMI, HT, KAMMI,dan SEMUA PARA PENEGAK SYARIAT ISLAM, SEMUA HARUS BERSATU MINIMAL TIDAK SALING MENYALAHKAN MUSUH KALIAN DAH BANYAK: JIL, PKB, GMNI, PDIP, AMERIKA, DLLLLLL, APA MAU DITAMBAH


  106. asalmmualaikum abah numpang cop-pas bisa kan keren oh yah bah ….download buku gratisnya kok gak bisa ada problem yah bah
    asalammualakum..

    ————–
    abah:

    bisa saja, yang mana???

    biasanya bisa tuh, download apa yang dak bisa?

  107. Teman seperjuangan Says:

    Assalamualaikum

    Akhi, blognya sangat bagus, sampai2 sudah dikategorikan sebagai Jemaah Islamiyah’s Publishing Industry in Indonesia oleh crisisgroup.org

    http://www.crisisgroup.org/library/documents/asia/south_east_asia/147_indonesia__jemaah_islamiyah_s_publishing_industry.pdf

    Tetap semangat ALLOHUAKBAR

    Wassalam
    —————–
    wa’alaikum salam

    kini aku semakin yakin kalau ICG ngawur bukan kepalang!!! Yah… Jema’ah Islamiyah saja saya ndak pernah ikut, kalau mau ikut ke mana juga ndak tahu… dasar orang yang sudah benci sama Islam….

  108. Abu Hanif Says:

    ATAS NAMA MILLAH IBRAHIM
    (Ragam)

    Ada kelompok dari orang-orang Is-lam yang menolak perjuangan mela-lui parlemen, menurut kelompok ter-sebut, ikut pemilu untuk memberi-kan kekuatan suara kepada orang-orang yang berjuang untuk Islam di parlemen, hukumnya haram dan menjadikannya kafir walaupun men-jalankan rukun Iman dan Islam.

    Menurut kelompok ini, musuh-mu-suh Islam yang ada di parlemen ha-rus dihadapi dengan jihad qital, arti-nya, harus diperangi dengan pedang bukan dengan masuk ke parlemen, namun sampai detik ini, tidak seo-rangpun dari mereka yang mengang-kat pedang menghadapi musuh-mu-suh Islam tersebut.

    Bila ditanya mengapa sampai saat ini tidak ada yang melakukan jihad qital ? jawabnya sangat pesimistis, belum ada kekuatan.

    Mereka tidak memahami, bahwa un-tuk menghadapi musuh dengan ke-kuatan politik yang besar dan teror-ganisir, tidak bisa dilakukan dengan jihad yang tidak terorganisir dan ti-dak didukung oleh kekuatan peme-rintah, namun kelompok ini bersiku-kuh bahwa jihad bisa dilakukan sen-dirian seperti jihad yang dilakukan oleh nabi Ibrahim, tidak masuk ke dalam pemerintahan kalau pemerin-tahan itu kafir seperti pemerintahan Indonesia yang mereka nilai kafir.

    Sepertinya mereka lupa tentang ki-sah nabi Yusuf as yang masuk ke pe-merintahan kafir, apakah nabi Yusuf agamanya telah melenceng ?

    Tapi baiklah, biar saja kelompok ini meyakini yang benar adalah tidak masuk ke parlemen dan harus jihad qital walaupun sendirian, tidak ada kekuatan dan akan kalah seperti nabi Ibrahim as yang akhirnya terusir dari negerinya sendiri.

    Tetapi ironis, sampai saat ini, ke-lompok ini juga tidak melakukan ji-had seperti yang dilakukan oleh nabi Ibrahim, bukankah menurutnya tidak perlu kekuatan dan kemenangan bu-kanlah kewajiban? apalagi yang di-tunggu? takut di usir dari Indonesia?.

    Wawai saudaraku, takutlah akan an-caman Allah swt, bahwa sesungguh-nya kalian semua hanya bicara saja tanpa berbuat apa-apa, jihad yang kalian teriakkan tidak pernah kalian lakukan baik terorganisir maupun sendirian seperti nabi Ibrahim :

    Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat. Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan. QS. 61:2-3

    Sepetinya, kalian mengatas-nama-kan millah Ibrahim untuk menjegal perjuangan umat Islam di parlemen, berhentilah saudaraku menghujat dan mencari-cari kesalahan saudara-sau-dara kita yang berjuang di parlemen.

  109. Abu Hanif Says:

    Ass. Wr. Wb.

    Wahai saudaraku, mengapa kalian menilai kufur demokrasi ?

    * Apakah karena demokrasi bukan dari Islam alias dari Barat ?

    - Bukankah pajak bukan dari Islam, bahkan pajak berasal dari kitab umat Kristen, nih ayatnya :

    Perjanjian lama

    Ulangan 8:15
    dari gandummu dan hasil kebun anggurmu akan diambilnya sepersepuluh dan akan diberikannya kepada pegawai-pegawai istananya dan kepada pegawai-pegawainya yang lain.

    Perjanjian Baru

    Injil Lukas 18:12
    aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.

    Injil Matius
    20:21 Orang-orang itu mengajukan pertanyaan ini kepada-Nya: “Guru, kami tahu, bahwa segala perkataan dan pengajaran-Mu benar dan Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah.
    20:22 Apakah kami diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”
    20:23 Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka yang licik itu, lalu berkata kepada mereka:
    20:24 “Tunjukkanlah kepada-Ku suatu dinar; gambar dan tulisan siapakah ada padanya?” Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” 20:25 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!”
    20:26 Dan mereka tidak dapat menjerat Dia dalam perkataan-Nya di depan orang banyak. Mereka heran akan jawab-Nya itu dan mereka diam.

    Nah kalau kalian semua membayar pajak sepeda motor, pajak gaji (pph 21), pajak pulsa HP ataupun telkom, pajak jasa dan lain-lain, berarti kalian semua telah mengikuti perjanjian lama dan perjanjian baru, yang notabene kitabnya orang-orang Yahudi dan Kristen.

    Apakah kalian akan menyebut diri kalian sendiri kafir, kalau kalian konsekwensi maka kalian akan menyebut diri sendiri telah kafir karena telah mengikuti kitab orang-orang kafir seperti orang-orang yang kalian kafirkan karena mengikuti demokrasi.

    Atau kalian akan mengelak bahwa pajak adalah masalah administrasi?

    Itu sih pembenaran yang basi yang hanya dipertahankan oleh orang yang selalu merasa benar sendiri.

    Camkan hal itu wahai saudaraku.

    Salam Abu HAnif.
    ————–
    Abu Hanif juga merasa benar sendiri kan, yang lain , kayak saya ini salah, kan??? Hayo!!!

  110. Dian Says:

    Oout of topic sebentar. Mohon maaf, saya benar-benar penasaran abah Zacky, tentang gelar al-atsary yang banyak digunakan orang (terutama dari yang bermanhaj salaf). Apakah arti gelar al-atsary tersebut, & kenapa banyak yang menggunakannya. Terima kasih.

    —————-
    abah zacky:

    Al-Atsari bagi saya ndak ada artinya apa-apa. Para shahabat tidak ada yang menggunakan gelar ini. Juga para tabi’in dan tabi’ut tabi’in tidak ada yang pakai gelar ini. Kalau mau lebih baik lagi nanti pakai as-Sunni, atau al-hadisi, kalau mau lebih baik lagi al-hadisi al-Qudsi. :)

    Atsar artinya adalah bekas, maksudnya adalah bekas sejarah, dalam konteks hadis maka maksudnya adalah segala perkataan dan perbuatan yang disandarkan kepada Nabi, Shahabat dan Tabi’in. Saya mengira, mereka suka pakai ini biar dianggap sebagai ahli meniru nabi, shahabat dan tabi’in…. allahu a’lam. Tetapi tradisi ini pun juga baru saya temukan akhir akhir ini saja. Di tahun 90-an saya belum dengar. ja’far Umar Thalib saja ndak pakai, Ibnu Baz, Utsaimin, Al-Albani juga dak memakainya…

  111. Abu Hanif Says:

    Ass. Wr. Wb.

    To Abah Zacky

    Knapa jawaban saya di hapus.

    Tunjukkan tulisan saya yang kalian nilai benar sendiri?

    Tulisan saya hanya meminta bukti tindakan kalian dan menjawab hujatan-hujatan kalian.

    Camkan hal itu wahai saudaraku.

    Salam

    Abu HAnif:
    ——————
    sory, saya ndak pernah ngehapus coment orang…. sekali lagi saya ndak pernah menghapus komentar siapapun. kecuali yang hanay huruf tak terbaca seperti &%#@#$. Maaf, yang seperti itu tidak ada artinya, maka terpaksa saya hapus… Kemungkinan Anda menulis ke alamat lain, lalu mencari di tempat ini, jelas ndak ketemu. sebagai contoh, di tempat yang lain saya menduga Anda melakukan chating dengan orang lalu masuk ke komentar di salah satu artikel. isi chattingnya lucu lagi…. tapi biar dan ndak saya hapus.

  112. Abu Khonsaa Says:

    @ Zacky :

    As salaamu ‘Alaykum

    Waduuh Sukron Jaziilan utk link Nasyid
    Yaumaha Madzaa Naquul aw Rihlatul Khuluud…
    Ana pertama dengar dari file flash dan masih cari2 kalau perlu diberikan sekalian link2 utk Nasyid Jihad ‘Islamynya seperti Ma’arikuna, Qum Yaa Akhii dll…

    BaraakaLlohu Fiik

    Was salaamu’alaykum


  113. @ abu hanif
    ayo ngikut saya nggebuki pemabuk, polisi juga, waria saya nggak mau kalo mau itu abu hanif yg ngurus soalnya yg itu masih blm ada bagiannya

  114. abu mujahid Says:

    Untuk abu hanif yang selalu punya waktu untuk merenung,,,,,,

    Sistem Sekuler Bernama Demokrasi

    Sebelum berkuasanya Mustafa Kemal, Turki yang masih menganut sistem kekhalifahan menganut sistem Syuro, bukan demokrasi. Ada perbedaan sangat prinsipil di antara keduanya. Dalam sistem demokrasi, setiap orang memiliki satu suara, tidak perduli apakah dia itu seorang ulama yang bersih atau dia seorang koruptor, seorang pembunuh, seorang maling, seorang munafik, atau seorang penzina sekali pun. SIngkatnya, dalam demokrasi, suara ulama dan suara seorang penzina itu dianggap sama: satu suara.

    Beda sekali dengan Syuro yang memang berasal dari Islam. Dalam sistem Syuro, orang-orang yang dikenal baik reputasinya, bersih, shalih, jauh dari hal-hal yang syubhat apalagi haram, memiliki keilmuan yang bagus, pemahaman yang lurus, dan semata-mata bekerja dan hidup demi menegakkan Islam, bukan ‘menunggangi’ Islam, maka orang-orang ini diangkat oleh khalifah dan duduk di dalam satu majelis yang disebut Majelis Syuro. Majelis yang berisi orang-orang yang bersih dan lurus, para ulama dalam arti sesungguhnya, dan menjadi wakil umat di dalam memutuskan segala apa yang diperlukan umat dalam hidup berbangsa dan bernegara.

    Walau demikian, rakyat kebanyakan bisa mengontrol Dewan Syuro ini dan memberi masukan-masukan yang sesuai dengan Islam. Jika ada pejabat negara yang sudah melakukan sesuatu hal yang keluar dari nilai-nilai Islam, maka umat berhak meminta Dewan Syuro agar mencopot orang tersebut dari jabatannya. Dan Dewan Syuro pun akan membahas hal tersebut bersama-sama dan memutuskan menurut kaidah Islam yang benar, bukan menurut kalkulasi politik praktis yang semata berdasar logika seorang manusia semata, apalagi berdasar kepentingan sesaat syahwat kekuasaan.

    Di zaman Rasulullah, jabatan publik seperti hakim, gubernur, menteri, atau sebagainya merupakan amanah yang sangat berat pertanggungjawabannya di akherat kelak, sehingga banyak sahabat yang menolak ketika jabatan itu akan diserahkan kepadanya. Para sahabat dan para tabiin memahami dengan baik jika hakikat kemenangan dalam Islam diukur dari seberapa banyaknya umat yang telah menjalani hidup sesuai dengan syariat Islam. Makin banyak umat yang tebina, maka kondisi masyarakat, bangsa, dan negara dengan sendirinya juga akan semakin baik.

    Hal ini beda dengan partai-partai sekuler yang mengukur hakikat kemenangannya semata dengan jumlah sudah berapa banyak posisi gubernur, menteri, dan jabatan publik lainnya berada di tangannya. Partai Islam tidak demikian karena lebih mengutamakan pembinaan terhadap manusianya, bukan posisi atau jabatannya yang sejatinya merupakan amanah yang sangat berat pertanggungjawabannya.

    Para sahabat yang hidup berdampingan dengan Rasulullah saja banyak yang menolak jabatan, bahkan banyak yang menangis ketika dipaksa menerima jabatan tersebut. Beda sekali dengan zaman kini di mana banyak orang yang malah memburu jabatan, bahkan dengan menghalalkan segala cara.

    Di masa kekuasaan Mustafa Kemal, banyak aktivis Islam dijebloskan ke dalam penjara bahkan sampai harus menemui kematian. Sebab itu, dakwah dilakukan dengan sangat rahasia dan tertutup. Dalam kondisi masyarakat demikian maka tumbuh suburlah tarekat-tarekat sufiisme yang merupakan sebuah eskapisme dari kondisi masyarakat yang kering ruhiyah. Sejarah mencatat jika sufiisme selalu berkembang dengan pesat di saat tatanan masyarakat dan kekuasaan bersikap represif terhadap dakwah Islam.

    Pelajaran berharga diambil oleh para aktivis Islam Turki saat angkatan bersenjata negeri tersebut mengkudeta Perdana Menteri Adnan Menderes dari Partai Demokrat yang berkuasa di tahun 1960-an. Saat berkuasa, Menderes melakukan sejumlah upaya yang dinilai militer Turki bisa menghancurkan asas sekularisme Turki seperti membolehkan adan kembali dilakukan dalam bahasa Arab, merenovasi masjid yang rusak, membuka kembali fakultas ushuludin, dan menghidupkan kembali lembaga penghapal Al-Qur’an.

    ( eramsulim.com )

  115. Awam Says:

    Salut buat Abu Hanif.
    yang telah panjang lebar menerangkan perjuangan islam yang seharusnya dilakukan bukan hanya meneriakan slogan jihad kosong belaka.
    Kalo saya engga salah pengertian singkatnya jalan perjuangan islam yang benar untuk saat ini dijalankan adalah masuk dalam Parlemen (Demokrasi) karena telah terbukti bahwa perjuangan yang telah nyata hasilnya adalah perjuangan dari saudara-saudara pejuang islam di Parlemen. Oke salut.

    Mari kita jujur dengan hati kita untuk menerima kebenaran.
    Ref. 1)” Berbuatlah niscaya Allah, Rasulnya dan Orang-orang beriman akan melihat kerja kalian.”
    Ref. 2)”Dialah Allah yang telah menciptakan kehidupan dan kematian untuk mengetahui siapakah diantara kalian yang terbaik amalannya”. (bukan terbanyak dan terkenal)amalnya. ”
    Ref. 3)” Sungguh telah nyata antara jalan petunjuk dengan kesesatan, barang siapa yang ingkar kepada thogut dan beriman kepada Allah maka sungguh telah berpegang teguh dengan ikatan yang kuat yang tidak akan pernah terputus, dan Allah maha Mendengar lagi maha Mengetahui”.

    Bagi kalian yang meyakini jalan JIHAD QITAL walaupun sendirian, Abu Hanif minta bukti pada kalian dengan apa yang kalian katakan.
    cuma pengertian saya dalam hal ini agak berbeda dengan Abu hanif ( “Menurut kelompok ini, musuh-musuh Islam yang ada di parlemen harus dihadapi dengan jihad qital, arti-nya, harus diperangi dengan pedang bukan dengan masuk ke parlemen, namun sampai detik ini, tidak seorangpun dari mereka yang mengangkat pedang menghadapi musuh-musuh Islam tersebut.”)
    saya tidak melihat bahwa yang dimaksud musuh-musuh islam yang ada diparlemen, tetapi musuh musuh islam secara keseluruhan yang memusuhi syariat islam dengan segala kekuasaan dan kekuatannya. (benarkah pengertian saya ini wahai kelompok yang dimaksud oleh Abu Hanif ini ?)
    Saran saya buat kelompok ini, dengan kekuatan kecil (sendirian) menghadapi yang besar maka harus memakai strategi grilya (hit and run) jangan coba-coba melakukan peperangan konvensional, perang terbuka, saling berhadapan. (bayangin sendirian ngadepin 4 angkatan). Dan jangan coba coba ngasih tau Abu Hanif bahwa anda telah membunuh musuh islam di negeri ini walaupun baru satu orang atau sudah seratus orang untuk membuktikan bahwa kalian bukan NATO walaupun beliau minta bukti tersebut (maaf Abu Hanif pangkatnya apa sih?).

    Bagi kalian yang meyakini jalan JIHAD QITAL kobarkanlah semangat kaum mu’minin untuk berjihad tidak perlu lagi menghujat DEMOKRASI yang kami yakini. karena lihat ref. 3).

    Bagi saudara-saudara pejuang yang meyakini jalan DEMOKRASI, silahkan kampanyekan keberhasilan-keberhasilan perjuangan saudara-saudara kita diparlemen seluas-luasnya karena kita butuh dukungan suara yang banyak dan tidak perlu menghujat mereka yang meyakini jalan JIHAD QITAL bahwa mereka hanya NATO lihat Ref. 1).

    Salut buat Abu Hanif

  116. pro mujahiddin Says:

    Numpang Iklan :

    Anda butuh Daulah Islam ?
    tidak perlu repot-repot berjuang di parlemen
    tidak perlu repot-repot kudeta bersenjata merebut kekuasaan pemerintah kalian yang kafir/murtad.

    Hijrahlah ke Daulah Islamiyah di Iraq, karena Islam tidak dibatasi oleh letak geografis.

    Kalau anda tidak punya jalan hijrah ke daerah kekuasaan Daulah Islamiyah, bergabunglah menjadi warga negara Daulah Islamiyah, dan berlakulah sebagaimana warga negara asing dinegeri kalian sendiri yang dikuasai oleh pemerintahan kafir, tidak perlu melapor karena mereka tidak mengakui dan tidak ada perjanjian bilateral dengan Daulah Islamiyah, dan nanti mereka bingung mendeportasinya.
    Kalau anda berminat:
    Silakan cari jalan Hijrah, dengan niat yang benar dan sungguh-sunguh Allah akan memberikan jalan.

    wassalam

  117. Abu Zahro Says:

    Kira-kira kalo seorang muslim, belum bisa mengalahkan hawa nafsunya, belum mengurus diri keluarga dan masyarakat sekitarnya untuk beribadah dengan benar kepada Allah subhanahu wata’ala… belum bisa menjaga diri dari maksiat kepada Allah… akankah orang tersebut akan dikatakan mati syahid??… atau mati konyol…??! logikanya jihad melawan hawa nafsu aja kalah apalagi jihad melawan hawa nafsu plus musuh islam….??! yang ringan-ringan aja gak mampu apalagi yang berat…! lakukanlah yang kita mampu dulu, jangan yang berat-berat…. !!? he.. he… Islam itu tidak memberatkan umatnya koq…!?
    ——————
    abah:

    Saya njawabnya juga yang rinagn-ringan saja. Kalau belum bisa membina masyarakat terus naik haji, hajinya bisa mabrur atau cuman mabur??? Hayo…

    Sifat orang itu kan cinta dunia, kalau dia berjihad di jalan Allah dengan ikhlas, kan setidaknya sudah mengalahkan satu nafsunya. Lah yang lain bagaimana? Jawabnya, manusia kan ndak ada yang sempurna. Biar Allah yang menimbangnya, tetapi nahsabuhum syahida, wallahu hasibuhum.

  118. preman_ndeso Says:

    waduh baru nemu nih blog, gak biasa internatan je. Seperti coment no 106, koq gw coba dwlod ebooknya, ada yg gak bisa yaa, trutama yg link dari sitesled.com (alqoidun n sabiluna)

    ato emang koneksi sini yang gak bagus ya??
    —————–
    abah:

    entahlah, tanya saja sama rumput yang bergoyang…

  119. atiqah_ayuni Says:

    assalamualaikum…ana gembira dpat mengenali blog ini…ana dari malaysia..ana rasa ramai dikalangan anta smua adlah dari indonesia..jika anta smua tdak kisah, ana ingin myertai anta smua dlam memperjuangkn agama kta…ISLAM YANG SUCI…ana juga ingin mnjadi seorg muslimah sejati…marilah wahai kaum HAWA…brsama2 lah kte mnjadi kuntuman mawar berduri..

  120. atiqah_ayuni Says:

    jika ada saudara sesama islam yg ingin sme2 mnegakkan agama islam…jgn berputus asa dlam berjuang asalkn tdk mlawan apa yg hak islam n ALLAH SWT syariatkan…


  121. abu hanif pernah ngaji ma salafi jihadi gak ya? jangan-jangan cuma liat kulit luar aja? boong besar kalo bilang mereka yang menyerukan jihad hanya bisa koar-koar. sedikit, meski tanpa liputan media, meski hanya menyangkut satu manusia, namun jika dengannya manusia paham akan islam yang sesungguhnya, menyembah Allah semata, beriman kepada Allah, Rasul-Nya, Malaikat-Nya, Kitab-kitab, Qadha dan Qadar, Hari Akhir tanpa mencampurinya dengan menghalalkan peran manusia untuk membuat peraturan lewat parlemen, kayaknya malah lebih besar di sisi Allah, meski dalam pandangan Abu Hanif kecil. mengingat iman yang paling besar adalah La Ilaha Illallah.

    ————–
    abah:
    Abu Hanif, jangankan ngaji. Chating tentang sex itu kerjaannya. Makanya sinisnya sama orang yang berjihad luar biasa. Pernah kok chating dia masuk ke komentar di blog ini… mungkin saking bingungnya, atau Allah sengaja hendak memerlihatkan siapa jati dirinya…. memalukan!

  122. nenyok Says:

    Assalamualaikum
    salam kenal :)
    baru nemu dan mampir, its very nice blog
    Wassalam

  123. ashabussurur Says:

    Assalamu’laikum

    Alhamdulillah, walaupun saya goblok masalah agama, tapi semoga para pejuang tetap ada.. !!

  124. misbahonline Says:

    salam ‘alaikum..
    akhi, bisa minta tolong?
    mo tanya caranya menampilkan fitur yang ada pada blog antum, yaitu:
    - identitas anda
    - kebangsaan pengunjung
    - peta pengunjung
    - user online
    kami hendak menampilkan hal yang serupa di blog kami : http://misbahonline.wordpress.com
    jazakallah atas bantuannya..

  125. misbahonline Says:

    oiya, ada yang kelupaan..
    minta ijinnya ya untuk nge-Link blog antum di blog kami..

    jazakallah..

  126. Brother Moslem Says:

    Abah bisa ngga chatinganya Abu Hanif yang lucu itu ditampilkan disini, biar yang lain pada tahu….bahwa ALLAH telah menujukan jati dirinya…..hehehe

  127. misbahonline Says:

    maaf, mo nanya lagi..
    coba antum cek Blog kami.
    dalam blog kami kok sidebar-nya malah turun ke bawah ya? antum kira2 tau nggak kenapa? n bagaimana caranya mbenerin yang kayak gituan..

    juga bagaimana caranya membatasi tampilan postingan pada blog, sehingga hanya menampilkan 10 postingan artikel terbaru pada front page blog..

    mohon dibalas, ‘n
    jazakallah atas bantuannya..

  128. misbahonline Says:

    afwan, kirim lagi.. dan afwan kalo “ngebak-ngebaki” comment antum.
    permasalahan diatas udah beres kok..
    cuman yang ini lho..

    bagaimana caranya membatasi tampilan postingan pada blog, sehingga hanya menampilkan 10 postingan artikel terbaru pada front page blog..
    jazakallah atas jawabannya..


  129. @ brother moslem, di koment no 127,

    prinsipnya saya tidak akan menghapus koment, tentang abu hanif coba lihat saja di psotingan yang berjudul, bertauhid di atas sistem syirik, mungkinkah?

    Selamat mencermati

  130. misbahonline Says:

    wuaahhh..
    ane liat abu hanif kuencenggg banged yah.. rahasianya apa tuh?
    kopi campur stmj yah?! hehe..

    kayaknya abu hanif masih betah aja ya di Darun Nadwah..

    repot tuh kalo tiba saatnya yaumul furqon..
    “..malaikat bertanya: ‘Dalam keadaan bagaimana kamu ini?’..” (4:97)

    pejuang demokrasi seperti ini nih yang disenengi sama pak Bush..

    n gara2 pak abu hanif nih, pertanyaan ane jadi berada di urutan paling buncit disini..

    abah, bikin award aja untuk postingan terbuanyakk.. pasti pak abu hanif yang bakalan dapet tuh award..
    itung-itug biar dianya seneng gitu..
    sekali-kali bikin dia seneng knape abah.. xixixi.. bcanda ding..

  131. Brother Moslem Says:

    Abah aku dah lihat chatinganya Si Abu Hanif yg ada di “bertauhid di atas sistem syirik, mungkinkah?”wah bener deh…yang jelas itu bukan fitnah ya Bah…? jadi apapun alasannya berdemokrasi yg jelas banyak mudhoratnya daripada manfaatnya,bahkan kita diperintahkan untuk menjauhi Thogut dan menyembah kpd ALLAH saja,bukan mendekati Thogut…

    Ass.wr.wb

  132. infosabiluna Says:

    salam kenal ustadz..

    ane dah liat chating-nya hanif abu.. xixixixi..
    kok bisa ya?
    Allah memang maha besar!
    menunjukkan siapa hanif abu sebenernya..
    akhirnya setelah “pegel” mbaca tulisan hanif abu yang bejibun di page ini, and liat chatnya..
    bener-bener ga nyambung abiss..
    bertaubatlah hanif abu..
    sebelum terlambat.. karena penyesalan pasti ada di akhir.. mumpung belum telat..

    ane mo nulis “ca*kan itu” seperti kebiasaan dia, tapi kok ‘agak’ nggak tega yah?
    hee..

  133. abu ghozi Says:

    Ass.wr.wb
    tolong buku yang bisa di download diperbanyak akhi, ana sangat terbantu dengan materi tersebut adn kalau bisa tidak hanya buku tentang jihad. jazzakallah khairul jazza

  134. santo Says:

    ana tahu sekarang abu hanif tuh siapa…???
    abu hanif = GaTotKoCo, (Gagal Total Kokean Cocot) Tul gak…???

  135. santo Says:

    stl membaca postingan abu hanif smuanya, ana makin yakin kalo dia adalah anakbuah Snouck Hourgonye…

  136. reza Says:

    nggak sengaja nyasar ke blog ini..

    Salut lah, kita perbanyak blog2 yg menyuarakan perlawanan Islam.

    Jihad memang harus terus dikobarkan. jangan sampai umat ini bodoh dari kewajiban jihad. Karena jika umat ini meninggalkan jihad, ALLAH akan menanamkan kehinaan.

    “afdhalul jihad kalimatul haq inda shulthaan jaa’ir…
    jihad paling utama adalah menyampaikan haq di depan penguasa zalim…”

    Penguasa zalim adalah penguasa yg berhukum dg hukum jahiliyah. Jadi, perjuangan utama di negeri ini adalah menerapkan sistem Islam lantas mengubah Indonesia menjadi Daarul Islam…Hanya dengan seperti itu, Indonesia menjadi berkah..

    SELAMATKAN INDONESIA DENGAN SYARIAH DAN KHILAFAH..

    Salam Mujahidin

  137. q'nas Says:

    ass. akhi ana punya masalah nih yang erhuungan dengan hukum isa ana tanya pendapat antum, jika iya tlng bls koment ana ya
    jazakallohu khoir..

  138. bashiroh Says:

    Abu Ja,far

    Tidaklah akan baik umat ini tanpa kembali kepada yang membuat baik umat terdahulu. Wallahua’lam

  139. ihsan Says:

    kok sekarang pake namanya tarbiyah PKS?

  140. dinda Says:

    eh ciri-ciri orang beriman itu kalo bicara apa harus pake istilah arab ya ? (antum, afwan ana dll)sorry kurang ngerti agama nih.. terus @138 kalo kita kembali seperti umat terdahulu rugi dong amerika dan uni eropa makin maju lha kita malah mundur ngga fair dong pesaingannya ? susruh mereka pake pedang tombak lagi lau perang pasti kita menang

    ———
    abahzacky:
    he he he #*&????

  141. bemuslim Says:

    Assalamu’alaikum wr.wb.

    Senang bisa menenmukan blog ini, semoga terus berjuang dan jangan ragu menyuarakan kebenaran walau kadang ditinggalakan kawan sepermainan.

    Wass.wr.wb.
    beMP!

  142. abi fatimah Says:

    ass ww, lam kenal semua akhi dan ukhti yang dirahmati Allah…
    bismillahirahmanirahiim
    ana sendiri mantan PK (blum ada S) terus istri juga masih di PKS walau sudah tidak aktif di kegiatan perpolitikan :) , Ust. Hilmi sendiri adl kakek guru ana, Luthfi hasan ishaq, adhiyaksa Dault semua satu angkatan ama guru ana yang juga bukan orang PKS sekarang ini
    Disinilah benarnya firman Allah bahwa Allah lah yang akan mempersatukan hati ummat islam bukan kita dan ilmu kita…. prihatin juga ngeliat komen2 kedua belah pihak.
    ana yang fakir ini … sebenarnya malu ngasih komen … ilmu ana masih dangkal :) tapi ana coba memperingatkan aja adanya surat Al Ashr, bahwa ummat islam tuh harus bersabar dalam menasihati dan bersabar dalam dinasihati… suara abu hanif itu masih khas militannya orang PKS terhadap PKSnya :) sah sah aja tapi antum abu hanif nyerocos kaya petasan mercon aja seolah olah kebenaran ada di kaca mata antum seorang? gunakanlah bahasa yang baik “sesungguhnya Allah membenci orang orang yang melampui batas”, setiap orang pasti mempunyai pola pikir tersendiri hormatilah, bagaimana antum mau dihormati kalau antum juga sama tidak menghormati, Rasulullah SAW itu banyak mendengar lawan bicara baru memberi masukan yang telah diolah melalui akal Rasulullah… bukan nyerocos kaya “afwan” jangan tersinggung … “tukang obat”, semangat antum abu hanif … ana acungin jempol.

    Ana jadi lucu juga … pernah ana kesulitan keuangan lalu ana mencoba menjual tanah ana kepada seorang ikhwan di PKS namanya ust. Ali Ahmadi … pengurus di Condet Jak-tim, jawaban beliau neh khas banget … dia bilang antum seh udah diluar coba antum masih di pengajian urusan kaya gini ikhwan-ikhwan kan bisa bantu, Ana cuma tersenyum inilah bentuk fanatisme yang berlebihan. akh Abu hanif antum teriak-teriak bahwa orang orang yang menistakan demokrasi itu salah dengan segala pembenaran antum padahal dalam level yang sama antum bisa jadi sama bahkan lebih dari orang orang yang antum hujat :) , bagi ana pribadi perjuangan para ikhwan di PKS sah sah saja sepanjang niat yang ada di hati dan kemampuan mereka menjaga istiqamah mereka.
    Gak ada hubungannya Demokrasi itu disamakan ama pajak, tindakan sahabat yang blum diajarkan oleh rasulullah SAW, ya gak ada lah :) Demo = kekuatan, kratos = rakyat, nah susahnya demokrasi itu seperti sekarang ini firman Allah aja kalah ama hasil voting trus kalah deh firman Allah ama hasil voting, gak percaya? playboy masih bebas, pornografi dan pornoaksi semarak, sah sah aja orang PKS di parlemen tapi kalo disuruh voting yang menyangkut firman Allah ya ambil sikap alias walk out, kalah atau menang tidak penting karena sikap itu yang penting masa rela firman Allah di voting :)
    Syaikh Albani setau ana membolehkan pemilihan di Mesir dulu itu cuma sekali dan menganjurkan untuk pindah haluan apabila kalah dalam pemilihan gak ada percobaan yang kedua kali, dan waktu itu bagian dari siyasah saja
    gak perlu lah pamer pamer kesuksesan gerakan pro demokrasi atau menyudutkan yang lainnya gak fair, karena itu kan kaca mata anda. simpan untuk antum pribadi semoga antum tetap istiqamah dan termasuk Muslim yang bersiyasah Insya Allah. Ana pribadi akan bilang sistem Demokrasi ya gak bener “sistemnya” wong firman Allah di voting ahahhaah :) tapi kalau sebagian mau bersiyasah untuk membantu jalan islam ya terserah … tapi itu bukan jalan untuk ana
    duh jadi panjang, … diterusin gak ya?
    ya Allah hamba yang dzatnya berada di tanganMU, jagalah hamba, jagalah lisan hamba, jagalah kaki dan tangan hamba … ampuni kekhilafan hamba…
    bismillahirahmanirrahiim
    ada kejadian di Masjid Al Falah Benhil dulu, kebetulan ada pengajian PKS … pesertanya masih pemula di PKS yang kebetulan ust nya yang dari PKS kayanya gak bisa hadir dan salah satu hadirin memanggil seorang ust kenamaan disitu yang bukan orang PKS, belakangan ana dapat kabar mereka dimarahi ama pengurus PKS karena tindakan mereka. lalu guru ana ngobrol dengan Luthfi Hasan Ishak, yang kurang lebih apakah salah menerima seseorang di luar PKS sebagai nara sumber? luthfi gak bisa jawab… dulu hampir semua dedengkot PKS itu satu pengajian ama kami setelah kami menentukan sikap kami jadi musuh? jadi yah saat ini memang rada repot ya…dan perlu ana tegaskan disini ana bukan orang salafi, bukan orang PKS, bukan orang FPI bukan orang MMI, tapi insya Allah ana bergaul dengan mereka semua… insya Allah suatu waktu Allah menyatukan hati kita semua .. insya Allah,
    jadi masukan buat Abu Hanif jangan antum taklid buta seolah antum yang paling benar karena kebenaran hanya milik Allah SWT, sedangkan tiap manusia mempunyai kebenarannya masing masing, hormatilah pemikiran mereka terutama sesama muslim. selama kita dalam koridor berdalil, pake Quran dan hadits ya fine fine aja… kalo gak sabar menasihati ato gak sabar dinasihati berarti kita udah paling bener dong… hapus aja Surat Al ashr, Allah beserta orang orang yang sabar kan?
    sebelumnya maafkan apabila ada perkataan ana menyinggung perasaan siapapun yang membaca surat ini, jikalau masih diperkenankan hamba masih mau menulis surat surat kalau tidak juga tidak apa apa… afwan ya akh…
    was ww

  143. abi fatimah Says:

    ass ww, bismillah
    hamba juga penuh dengan kekhilafan mohon maaf.. himbauan aja buat para netters dan diri ana sendiri, forum diskusi ini jangan jadi forum debat kusir, saling ledek atau dengan gaya bahasa yang tidak difikirkan terlebih dahulu, ana yakin akhi akhi disini punya keinginan besar menjadi bagian dari “kaum yang berfikir”
    ketegasan lidah Rasul SAW tidak pernah menjadikannya seorang pengejek bukan?
    yang sering disalah artikan dari Wala dan bara, yang di wala dan bara itu perbuatannya bukan orangnya… bila seorang muslim khilaf lalu mesti kita bara orangnya? ana pernah ikut pengajian dan karena ana sibuk akibat pekerjaan beberapa kali gak hadir, dan beberapa orang sudah mulai kasak kusuk pas ana hadir :) , tapi guru ana bijaksana dia bilang neh yang mesti di wala dan bara itu perbuatan bukan orangnya… kalau orang itu gak bisa hadir di pengajian sebisa mungkin kita jangan ikuti alias sebisa mungkin kita hadir, dan kalau orang itu berbuat sesuai quran dan Hadits maka cintailah ikutilah perbuatannya bukan orangnya … bila kita bersikap demikian .. Insya Allah kita bisa terhindar dari pengkultusan atas seseorang yang mana kita cuma bisa taklid kepada Allah dan Rasulullah SAW …
    wallahualam bishawab..

  144. abu zainab Says:

    Bismillah …
    assalamu’alaikum
    ni blog
    sekilas qo jidal melulu yah ???

    belajar dari ibnu taimiyah …
    dari Muhammad Ibn Abdl Wahhab …
    belajar
    dari Muhammad Solallohu ‘alaihi wassalam
    sampaikan saja …
    kalo pd ga mau dengar
    toh kami sudah sampaikan …

    jadi … ni
    titip koment baca aja ga usah ribut :

    mengenai atsary … itu kan nisbah …
    sama aja … seperti :
    salman al farisy … khatib al baghdady ulama dari baghdad …
    dsbg nya
    biasanya nisbah itu yg kasih orang lain
    kalo ngasi sendiri itu cuma nama
    bukan nisbah
    atsary memiliki arti … jadi salah besar kalo atsary itu tidak ada artinya …
    bahwa itu kebiasaan baru setelah 90 an juga salah besar …
    karena jika menelaah kitab-kitab ulama, kita akan menemukan istilah atsary itu …
    ini bukan bid’ah … hanya kebiasaan saja … kalau maksudnya ga ada nilainya di sisi Alloh … memang benar … jika sejatinya pengikut atsar (jejak) sahabat insya Alloh ada nilainya di sisi Alloh … tapi jika hanya pengakuan tanpa bukti … ya memang tidak ada artinya …

    wallohu a’lam bishowab
    wassalamu’alaikum

  145. Rahman Mujahid Says:

    Assalamu’alaikum wr wb.
    Maka do’a kita kpd Alloh SWT bukan cuma mohon diberikan ilmu tapi minta juga dipermudah dalam pemahaman , sehingga kita tidak cuma bisa lempar-lemparan nash tapi bisa kokoh diatas kepahaman yang benar terhadap diinulloh ini .Ibnu Qayyim rhm berkata dalam Illamul Muwaqi’in – kurang lebihnya – : bahwa kebaikan orang dalam beristidlal ( mengambil dan memakai dalil ) ditentukan atas dua hal : niat yang ikhlas dan paham yang benar . Wallohu A’lam .

  146. ibnu1edy Says:

    seru

  147. albirru Says:

    kulakan di …..
    albirru bursa jilbab
    desa wonorejo polokarto sukoharjo
    0271 612342

    —————
    abah:
    Yang mau ikutan jualan jilbab, silakan kontak nomor tersebut… :) Semoga banyak labanya, dan jangan lupa infaq fii sabilillah

  148. numpang rembug Says:

    Abah saya mo nanya:
    tulisan ini “Wajib untuk berhukum kepada Syari’at”
    oleh Syaikh Abdul Qodir bin Abdul Aziz
    judul kitabnya apa ya?

    Isinya tentang: Bagaimana orang islam berhukum di negara Islam dan di negara Kafir.

    Boleh dikirim via email
    —————
    abah:
    setahu saya, buku itu terjemahan dari cuilan buku al-Jami’ fi Thalabil Ilm Syarif.

  149. abumuhibin Says:

    izin bwt mengunduh beberapa tulisan & bgelink bwt blog saya..

    Jazakallah…

  150. jamzuri Says:

    abah
    terus semanagat menulis ya semoga web ini bisa di jadikan ajang untuk melihat perkembangnan islam di belahan dunia dan semangat juang para mujahidin……semoga Allah membalas amal abah…amin

  151. jamzuri Says:

    abah apa ada forum untuk chatting tapi khusus buat orang yang pengen tahu tentang islam dan pa ada mailing list nya …aku pengen punya kawan yang seakidah yang dapat membantu saya dan menasehati saya …..semoga perjuangan abah di balas oleh Allah ….Amin

  152. amubarrokaff Says:

    Assalamualaikum
    Salam kenal untuk semuanya :) ,
    senang bisa kesasar disini :)

  153. ain Says:

    Assalamualaikum,

    Minta tolong sebarkan isinya: pintusyurgadipattani.blogspot.com

  154. Wafiq Says:

    Assalamu’alaik.
    Salam kenal Ustadz. Isi blogny sangat banyak membantuku dalam mencari informasi tentang islam. Mudah-mudahan akan lebih baik kedepannya


  155. assalamu’laikum ya ustadz
    kaifa khaluka?
    tadz saya mau ngucapin banyak2 terima kasih atas sgala ilmu yg udah ustadz kasih kepada saya dan mohon maaf banget apabila selama ini saya banyak kesalahan….
    salam buat semuanya…
    moga sukses selalu..

  156. abu dzaki Says:

    assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

    salam semuanya….

    sekedar ingin minta bantuannya.

    latarnya gini, iseng-iseng ane masuk ke situs faithfreedom.myforumportal.com yang merupakan situs yang didesain untuk membantah lontaran2 bodoh kaum kafir dari faithfreedom indonesia. sebetulnya ana setuju aja, mereka bikin situs sendiri untuk memberi penjelasan kepada orang-orang muslim yang belum mengenal betul apa itu islam dan berkemungkinan besar terpengaruh lontaran2 ffi tersebut. nah, sayangnya terkadang mereka kurang berhati2 hingga sesuatu yang memang benar2 ada dalam islam dan itu haq, karena diucapkan dengan niatan buruk oleh kaum kafir dan dibahasakan dengan bahasa memancing, jadilah di antara mereka justru menyalahkan apa yang sebenarnya ada dalam islam tersebut. yang lagi hangat2nya, ana berusaha meluruskan pandangan mereka terhadap mujahidin pengebom dan perancang bom bali 1. yang terjadi, ana justru kayak menyulut perang antar sesama kaum muslim sendiri. tak jarang, satu postingan ana yang menyuarakan pembelaan terhadap ketiga mujahidin tsb, mendapat banyak tanggapan yang cenderung memojokkan. sebagiannya bahkan, ada yang mengatakan saya kafir kalau tidak berani ikut kopdar tanpa merinci lebih lanjut, apa yang menyebabkan saya berstatus demikian.

    sebagaimana dikatakan oleh syaikh al maqdisi, meski jihad yang mereka lakukan tidak keluar dari jenis jihad nikayah bukan jihad tamkin, namun tidak sepatutnya kita mencela para mujahidin yang telah merelakan apa saja yang mereka miliki untuk dikorbankan di jalan Allah. dengan ini pula, ana mohon bantuan kepada seluruh ikhwan untuk membantu ana di forum tersebut. sekaligus, semoga dengan demikian, kelak kalau kita ditanya oleh Allah tentang apa yang sudah kita lakukan hingga beberapa orang muslim yang sebenarnya memiliki hasrat besar untuk belajar islam, justru mencela para pejuang di jalan Allah.

    demikian, semoga ada yang berkenan membantu saya.

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

  157. abu dzaki Says:

    maksud ana:

    sekaligus, semoga dengan demikian, kelak kalau kita ditanya oleh Allah tentang apa yang sudah kita lakukan hingga beberapa orang muslim yang sebenarnya memiliki hasrat besar untuk belajar islam, justru mencela para pejuang di jalan Allah, kita bisa berkata bahwa kita sudah berusaha meluruskannya.

    mohon maaf atas kesalahannya.


  158. a’udzubillahi minasy-syaithonirrojiim…….semoga apa yang kita ucapkan tidak terganggu oleh campur adunya syetan,

  159. abi fatimah Says:

    assalamu’alaikum wr wb
    bismillah

    ana sesekali ke situs itu … :) niat mereka seh bagus

    tapi 1 nasihat buat abu dzaki kalo boleh ana berikan yaitu salah satu ciri thaifah manshurah yang insya Allah kita tuju itu ya ditolong gak ditolong disetujui atau tidak disetujui sama aja keadaannya buat mereka jadi jangan kecil hati ya akhii :)

    biarin aja mereka ngurusin balasan bagi faithfreedom.com susahnya di indonesia itu ya gini kalo dicela agamanya langsung sewot tapi kalo udah diajak jihad ato keluar dari bid’ah ya nanti dulu :) klasik ini Insya Allah suatu waktu Allah Azza wa jalla menyatukan hati kita semua :)
    Antum sampaikan pelan-pelan aja dulu toh menyampaikan yang haq itu bagi Allah bukan berhasil atau tidaknya orang itu mengikuti kita tapi bagaimana cara kita menyampaikan yang jadi hitungan :)

    trus ya dialog ama ahlul kitab itu ato non moslem lainnya harus semata karena Allah karena kalo bukan nanti kita jadi marah2 dan hampir gak ada bedanya ama orang2 di faithfreedom (ingat waktu Ali ra diludahin saat mau menebas musuhnya?)

    tetap istiqamah ya abu dzaki … ana dukung
    Allahu Akbar…

    wassalamu’alaikum wr wb

  160. Karnan Says:

    wah tulisan yang aku komentari sudah dihapus yaa Mas…. (http://abahzacky.wordpress.com/2008/03/23/kemungkaran-dan-bid%e2%80%99ah/#comment-2842)

    jadi nantinya kalo mau berda’wah harus menggunakan jalan yang benar, jangan sampai niru da’wahnya orang-orang kristen yang menghalalkan segala cara, mereka itu orang-orang yang licik…. dan kita ini orang-orang yang menjunjung nilai kebenaran atas dasar Islam.

    sekian.

    sahalaLLAHU laka.

  161. uvi07 Says:

    assalamu’alaikum…
    alhamdulillah setelah berjalan2 lama, akhirnya ana dapetkan ikhwah yang memperjuangkan hak sodaranya yang tetindas…
    Allahu Akbar wa lillaahil Hamd
    ijin ngelink ia..agar mudah tuk brows ato sekedar silaturrahim..
    syukron jazeelan

  162. Nur Huda Hasmar Says:

    Assalaamu’alaikum ustadz,
    ini huda tadz, **** alumni ‘06, masih inget tadz?
    kayf halukum tadz?
    jazakallah tadz atas ajaran ‘ulumul hadits nya
    skg jadi masih nempel tadz, tapi kadang masih bingung jg, banyak lupanya.
    bingung kalo lagi ngadepin kasus2 yang sekarang kjadian di masyrkt. hadits2 yg g jls ttg keshahihannya, sehingga bingung juga dalam pengamalan kandungan hadits tersebut, kalo udah kaya gitu. pengennya nanya yang mafhum (nanya ustadz, tapi g punya nomernya, ustadz-kalo bleh email ke no saya ya tadz).berhubung kalo blajar sendiri terkadang susah.o iya kabar ustzh **** gmn tadz? Semoga ustadz sekeluarga sehat. Allahumma Amiin. Wassalaamu’alaikum wrwb

    ————-
    abah:
    Whooo Huda hasmar dari Makasar, kan? kami baik-baik saja. terima kasih atas do’anya.

  163. aji Says:

    salam kenal,

  164. bashiroh Says:

    Assalamu’alaikum…

    rame ya pak blog antum?

    ^_^

    salam kenal dari saya yang baru belajar nge-blog.

    Didit Fitriawan

  165. yusuf Says:

    Asalamualaikum…
    Afwan baru sekarang bisa silaturahim dengan Web Blog Ana.

  166. satrio Says:

    Assalamu ‘alaikum..
    abah, ikutan meramaikan blog jihad.
    kami update tiap tanggal 1 hijriah. saat ini sudah sampe ke edisi 9.
    InsyaALLOH Ta’ala kami jaga sisi ilmiyyahnya.
    silahkan mampir di
    http://brain-news.blogspot.com
    kami tunggu komentar ikhwan sekalian.

  167. ibnu1edy Says:

    IJIM NGELINK BLOG USTAD, WASSALAAM

  168. riwayat Says:

    salam Anah Zaky, senang bisa berkunjung di blog Abah, seamat berjihad di dunia Maya dengan Pena, semoma menjadi amal soleh di sisi Allah.

  169. riwayat Says:

    maaf Abah, nulisnya ada yang kurang dan keliru , ada problem di key board.

  170. arum meiranny Says:

    salam…
    tadz, mohon info, mohon ditunjukkan hadist shahih tentang larangan imam dalam memanjangkan shalat, jika makmumnya sudah tua, lemah, dll. jazakumullah.
    salam…

    ————
    abah zakcy:
    maaf, terlambat;

    حديث أبي هريرة – رضي الله عنه – أن النبي صلّى الله عليه وسلّم قال: “إذا أمَّ أحدكم الناس فليخفف، فإن فيهم الصغير، والكبير، والضعيف، والمريض [وذا الحاجة] فإذا صلى وحده فليصلِّ كيف شاء”

    ، حديث جابر بن عبد الله – رضي الله عنهما – أن معاذ بن جبل – رضي الله عنه – كان يصلي مع النبي صلّى الله عليه وسلّم صلاة العشاء ثم يرجع فيؤمُّ قومه، فصلى العشاء فقرأ بالبقرة، فبلغ ذلك النبي صلّى الله عليه وسلّم فقال: “يا معاذ أفتانٌ أنت؟ أو فاتنٌ أنت؟”

  171. Muhammad Khalid Says:

    Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    Abah, ada tidak media buat Ana dan Abah berkomunikasi? Soalnya banyak yang Ana ingin tanyakan tapi kalau lewat komentar jawabannya lama. Ana tunggu jawabannya di email Ana.

  172. muhamad Says:

    salam…..

    ———-
    abah:

    salam kembali….

  173. Dedy Says:

    Assalaamu’alaikum warohmatullohi wa barokaatuh

    Alhamdulillah washsholaatu wassalaamu ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’ien.‎

    Ya Alloh, sesungguhnya aku bersaksi dari hati yang paling dalam bahwasanya Engkaulah adalah ‎Robb-ku yang tidak ada sesembahan yang hak melainkan hanya Engkaulah satu-satunya yang tidak ada ‎sekutu bagi-Mu dalam uluhiyyah-Mu, rubbubiyyah-Mu dan asma wa shifat-Mu..aku pun bersaksi ‎bahwa Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan rosul-Mu yang tidak ada nabi dan ‎rosul setelahnya..Dan aku pun bersaksi bahwa ajaran Islam yang dibawa Muhammad shollallohu ‎‎‘alaihi wa sallam adalah dien-Mu yang hak, sempurna dan mendatangkan keridhoan dan kecintaan-Mu ‎dunia akhirat.‎

    Ya Alloh, sesungguhnya hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui dengan sebenarnya dan tanpa ‎kesamaran sedikitpun siapa saja hamba-hamba-Mu yang termasuk ahlut tauhid dan ittiba’; alfirqotun ‎naajiyah ( golongan yang selamat ); ath-Thoifah al-Manshuroh ( golongan yang akan ditolong ); ahlus ‎sunnah wal jamaa’ah..jadikanlah aku dan keluargaku dan orang-orang yang memang Engkau ‎kehendaki kebaikan termasuk dalam golongan tersebut. Teguhkanlah hati dan langkah kami di atas ‎jalannya para Nabi, Shiddiqien, Syuhada dan Sholihin sampai Engkau memasukkan kami ke dalam ‎surga-Mu..‎

    Ya Alloh, tunjukilah kami semua kepada ucapan dan amalan yang mendatangkan kecintaan dan ‎keridhoan-Mu..ikatlah hati-hati kami dalam ikatan-Mu yang tidak pernah putus..ikatan yang dibangun ‎dari konsekunsi kufur kepada para Thoghut dan iman kepada-Mu dengan sebenar-‎benarnya..timbulkanlah kecintaan karena wajah-Mu di hati para muwahhidien..kuatkanlah ‎persaudaraan dan persatuan mereka ..tolonglah mereka menghadapi musuh-musuh-Mu dari kalangan ‎musyrikin, munafiqin, murtadin dan yang menempuh jalan mereka..pilihlah negeri kami Indonesia ‎sebagai negeri yang akan memberlakukan syariat-Mu yang bersih dari syirik, bid’ah dan penyimpangan ‎lainnya. Pilihkanlah pula untuk kami pemimpin yang bertakwa yang akan memimpin kami dan negeri ‎kami ke jalan-Mu yang lurus. ‎

    Ya Alloh…aku hanyalah manusia biasa…hanya karena Engkaulah, aku mengenal-Mu dan beriman ‎kepada Rosul-Mu…Hidupkanlah dan wafatkanlah aku di atas Islam dan Sunnah Rosul-‎Mu…Ampunilah dosa dan kesalahanku..kelemahan dan kebodohanku…selamatkanlah aku dari tipu ‎daya syaithon yang ada di depan dan belakangku..di kanan dan kiriku…di atas dan bawahku…dan ‎janganlah Engkau biarkan syaithon berada dalam aliran darah, tulang dan dagingku..Ya ‎Alloh…Engkaulah tujuan hidupku, Rohmat-Mulah yang aku cari dan hanya kepada Engkaulah aku ‎serahkan segala urusanku..oleh karena itu siapa saja hamba-Mu yang pernah aku sakiti hati dan ‎badannya…ku ambil haknya…ku nodai kehormatannya atau kuzholimi baik dengan sengaja atau ‎tidak..maka jadikanlah itu semua sebagai tambahan kebaikan baginya di hari kiamat nanti…dan ‎ampunilah segala dosa dan kesalahanku yang tampak dan tersembunyi..yang sengaja maupun tidak ‎yang hanya Engkaulah yang Maha Mengetahuinya…Ya Alloh jadikanlah aku dan keluargaku termasuk ‎orang-orang yang bersegera kepada ampunan dan surga-Mu…jadikanlah kami semua termasuk hamba-‎hambaMu yang mendapatkan keamanan di hari yang tidak akan pernah bermanfaat harta dan anak-‎anak kecuali siapa saja yang datang kepadaMu dengan hati yang bersih..Ya Alloh ampunilah kaum ‎muslimin, tolonglah muhajirin dan mujahidin dimanapun berada dan hisablah kami ya Alloh dengan ‎hisab yang mudah…Aamien Yaa Mujibas Saailin‎

    Wassalaamu’alaikum warohmatullohi wa baarokatuh

    Salam kenal untuk semua.‎
    salam juga untuk al-Akh Jundan dan keluarga


  174. Informasi :

    Kajian dan Diskusi Ilmiah
    Edisi khusus Media Islam AN Najah

    “Jejak-Jejak Jihad Para Mujahidin”
    Tempat Mjd. Darul Hikmah ~ Kampus Politeknik Negeri Semarang
    Ahad, 19 Oktober 2008 Jam 08.30 – selesai

    Pembicara :
    - Ust. Abu Rusydan (Kudus)
    - Ust. Abdul Kholiq (Sragen)

  175. yuniyanto Says:

    tolong bantu saya berfikir….
    1. Kemarin saya lihat caleg PKS wanita, di tampilin fotonya di tepi jalan, besarrrrr banget… temanku sampai geleng-geleng…. “boleh to pemimpin wanita…?”
    2. di kabupaten istriku ada calon bupati yang diusung beberapa partai. Ada PDIP, PAN dan …. ternyata PKS juga. Sejak kapan PDIP dan PKS bisa nyambung? emang bisa diajak “bersih-bersih” kabinet dari kaca mata islam?
    3. MAsih di point 2, bupatinya perempuan lagi…. (Kacau….)
    4. Belum ada sejarah islam bisa tegak dengan demokrasi, sebagaimanapun hebatnya….! belum tegak saja sudah nyrempet ke sana ke mari. boleh caleg perempuan lah, non-muslim lah, begaimana bisa ke ujung. Andaikan sampai…. PAnjangggggggg banget…..
    5. Saat FPI ditangkap atas kasus dengan AKKBB, ikhwan2 PKS pada kemana ya?
    ————
    abah:
    1. Asyik ngeblok
    2. Sibuk rapat
    3. de el-el :)

  176. abi fatimah Says:

    assalamu’alaikum wr wb
    Yang terlihat di negara2 yang memperjuangkan islam lewat demokrasi akhirnya ya seperti itu, demokrasi jelas thagut gak akan bersatu dengan yang haq.
    selalu masalah klasik yang timbul ketika orang2 idealis mulai berjuang lewat demokrasi kemudian merasakan nikmatnya kekuasaan mulailah hukum Allah dikompromikan guna melanggengkan kenikmatan kekuasaan tersebut luntur dan hilanglah idealismenya :)
    memberi nasehat kepada sesama muslim suatu kewajiban jadi ya nasehati saja ikhwan2 PKS kalau sanggup soal mereka terima atau tidak bukan masalah. tapi yang lebih utama teguhkan diri untuk berjalan di jalan yang sunyi mengharap ridho ilahi
    wassalamu’alaikum wr wb

  177. ABU HAIDAR Says:

    ASSALAAMU’ALAIKUM
    SALAM KENAL ABAH “BUYA”, BAROKALLOHUFIK.
    ANA BARU AJA BACA-BACA DIKIT, JD BELUM BISA KASIH KOMENTAR.
    HANYA, MARI KITA KEMBALI DAHULU PADA FITROH, ALIAS “OROK”
    KITA INI LEMAH, JADI JANGAN SOK KUAT
    KITA INI CUMA PUNYA 2 TELINGA, JADI JANGAN SOK TAHU SEGALANYA
    KITA INI CUMA PUNYA 2 MATA, JADI JANGAN SOK PAHAM SEMUANYA
    KITA INI ADALAH HATI INI. APAKAH HATI KITA TELAH KITA TUNDUKKAN PADA KEBESARAN ALLOH ?
    IKHLASKAN HATI, TERUS BELAJAR DARI “AHLI”NYA, PAHAMI KEMUDIAN ‘MUJAHADAHLAH’ DALAM MENGAMALKANNYA.
    WASSALAAMU’ALAIKUM
    ————
    Abah zacky:
    wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.
    terima kasih atas komentarnya, tetapi mohon maaf saya tidak bisa kembali menjadi orok. Memang saya mengakui segala kelemahan diri saya, dan saya menulis di blog ini kan untuk mengikat makna. Supaya apa yang saya baca tidak hilang begitu saja, seperti kata seorang ahli sya’ir, al-Ilmu shaidun wal kitabatu qaiduhu, qayyid shuyudaka bil hibalil watsiqati… Itu saja, tidak lebih. ‘ala kulli hal, barakallahu fik, walhamdulillah…

  178. ibnu1edy Says:

    mas yun, ana salah satu adik kelas natum yang pernah antum halaqahin, dan ana sempat jadi ktw halaqah itu.

    dari pertanyaan antum pasti antum, ust. abahzacky de el el dah tau jawabnya. tapi buat ikut nimbrung ana kasih tau jawabnya deh..

    1. kemaksiatan gak akan berubah jadi kebaikan hanya gara2 niat (petikan pendapat Imam Al-Ghazaly yang dinukil dari salah satu bukunya Syaikh Abdul Qadir)
    2. sayyid Quthb pernah didatangi sekelompok tamu Ikhwanul Muslimin dari Sudan yang bercerita tentang perjuangan politik Islami lewat parlemen, tapi beliau berkomentar kalau perjuangan iqamatuddien gak pernah akan berhasil dengan cara2 tsb. Buktinya adalah apa yg terjadi di AlJazair, ketika FIS menang dan mau menegakkan syareat, malah dikudeta. de el el (InsyaAllah cerita ini dikutip dari Ma’alim fi Ath-Thariq)

    wallahu a’lam

  179. artikelislami Says:

    Ustadz, mo tanya nih.
    Kalo hafits yg ga jelas sanadnya ‘kan disebut hadits lemah bahkan palsu. Nah, kalo ulama ga jelas sanad gurunya bisa dibilang ulama lemah atau palsu ga?

    Terus bagaimana kita seharusnya memilih guru? Apakah berpersepsi bahwa ustadz fulan sahih sanadnya, lalu kemudian cari sanad gurunya? Ataukah cari sanad gurunya dulu, baru kemudian kita ikuti ustadz tsb?

    gitu dulu ustadz. syukron
    ———-
    abah:
    Hadis yang lemah artinya kebenaran informasi bahwa hadis itu berasal dari Rasulullah diragukan. Kalau ada ustadz tidak jelas juntrungnya, ya ditanya asal-usulnya biar jelas.

    Bagi saya, saat ini bukan saatnya untuk mencari sanad. Tetapi bagi antum entah…
    yang lebih penting adalah ketsiqahan ilmu sang guru. Kaidah untuk menentukan ketsiqahannya adalah kesesuaian ilmunya dengan sumber-sumber yang mu’tabar. Al-Qur’an – hadis, dan tentunya tidak bertentangan dengan para ulama’ mujtahid yang sudah kita kenal.

    Maaf, tidak memuaskan, karena memang saya bukan pemuas… :)

  180. artikelislami Says:

    Syukron Ustadz, atas penjelasannya. Kemudian, bagaimana kalau ada ustadz yg pendapatnya berbeda dg mujtahid muthlaq dan juga berbeda dg ulama yg sanad ilmunya jelas bersambung kepada para mujtahid muthlaq dan Rasulullah SAW? Apakah kita ikuti ustadz yg pendapatnya beda itu atau kita ikuti ulama yg pendapatnya sesuai dg mujtahid muthlaq dan sanad ilmunya bersambung hingga ke Rasulullah? Nyatanya, ulama yg punya sanad bersambung itu masih ada hingga saat ini, ustadz.
    ————–
    abah:
    Setahu saya, kewajiban pertama adalah mengikuti al-Qur’an dan hadis.
    kalau masih tak faham, maka bertanyalah kepada orang yang mengetahui untuk memahami al-Qur’an dan hadis.

    Karena itulah, jadilah orang cerdas yang bisa membedakan satu pendapat dan pendapat yang lain, dan bis mentarjih (menimbang) di antara pendapat-pendapat yang ada. lalu Ikutilah yang paling dekat dengan al-Qur’an dan hadis.

    Saya katakan demikian, sebab ilmu itu berkembang. Sanad tidak menjamin, kecuali kalau yang disampaikan itu tidak akan berkembang seperti hadis, atau bacaan al-Qur’an. Tidak mungkin, kan hadis ditambah sendiri. Kalau ada tambahan berarti tambahannya itu palsu. juga tidak mungkin kita mengubah bacaan al-Qur’an. dalam hal yang tetap itu sanad berlaku. Kalau fiqih itu berkembang, di masa Rasul tidak ada pesawat sekarang ada, maka persoalan pun harus diijtihadi oleh seorang ulama’ yang tidak pernah ada petunjuk khusus dari rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Maka sanad hampir tak berarti.

    Selain itu banyak orang yang mengaku memiliki sanad tetapi pembuktian itu sangat sulit. Lebih dari pada sanad, banyak yang mengaku keturunan Rasulllah shallallahu alaihi wasallam yang kesekian… sekali lagi bagaimanakah membuktikan kebersambungan sanad yang sekarang ini?

  181. artikelislami Says:

    Misalkan ada 2 ustadz, yg satu sanad gurunya tidak jelas, sedang yg satunya lagi sanad gurunya jelas bersambung kepada Imam Bukhori (yang mana Imam Bukhori telah belajar kepada guru-guru yang sanadnya bersambung kepada Rasulullah, dan beliau telah mengambil dan menghafal lebih dari 1 juta hadits dari guru2 beliau). Pertanyaannya, jika 2 ustadz ini berbeda pendapat, maka pendapat siapakah yg lebih layak diambil?

    Anda katakan bahwa banyak orang yang mengaku memiliki sanad tetapi pembuktian itu sangat sulit. Jika Anda katakan bahwa pembuktian itu sulit, lalu bagaimana sampai ada ustadz yg bisa mendha’ifkan hadits hasan? Padahal jika ustadz itu diteliti sanad gurunya, maka si peneliti akan bingung, karena ia tidak bisa menemukan sanad dari ustadz itu yg bersambung kepada Rasulullah SAW.
    ————–
    abah :
    Berbeda pendapatnya tentang apa? kita perlu batasi dahulu. Kalau berbeda pendapatnya tentang hadis yang diriwayatkan oleh al-bukhari, tentu kita ambil yang jelas sanadnya…

    Lah, kalau orang sekarang punya sanad, saya tidak menemukan kitab yang menjelaskan jarh wa ta’dil rijal sekarang, rijal yang saya jumpai sekitar tiga ratus tahun pertama saja. Tanpa penjelasan jarh wa ta’dil seorang rijal, kita tidak bisa menilai apa-apa…

    Dengan mengetahui rijal, kita bisa menguji kebenaran seseorang dalam menilai hadis, apakah shahih, hasan, atau dla’if. Ada seorang ulama’ yang cukup dikenal, tetapi dia dinilai dla’if. sebagai contoh adalah kitab al-Fiqhul Akbar karya Abu hanifah yang ada sekarang ini dicurigai keasliannya, karena data yang menuliskan kitab itu adalah Abu Muthi’ al-Balkhi yang lahir beberapa puluh tahun setelah wafatnya Abu Hanifah.

    Jangankan yang tidak jelas begitu, sama-sama punya sanad yang jelas sampai ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saja bisa berbeda lho. Contoh yang sama-sama punya sanad tetapi berbeda adalah Imam Malik, Imam Ahmad dan Imam asy-Syafi’i. Semuanya memiliki sanad hingga kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Tetapi kalau kita pelajari kitab masing-masingm mereka berbeda pendapat dalam banyak hal.

  182. abi fathimah Says:

    Assalamu’alaikum wr wb
    afwan ikut nimbrung dengan ilmu ana yang dangkal ini

    Kalau hadits nabi Muhammad SAW seh isinya bilamana mau ambil perkataan dari 2 ulama maka ambil dari perkataan ulama Ahlut tsugur (ulama yang telah pernah berjihad perang di jalan Allah Azza Wa Jalla)

    tiga generasi yang dijamin ke syurga adalah generasi ketika Rasulullah di sisi mereka, generasi Sahabat yang pernah hidup bersama Rasulullah, dan generasi anak dari para sahabat yang pernah hidup bersama Rasulullah SAW

    Ketika itu Sanad bersambungan sangat terpakai karena mereka orang2 tsiqah yang dijamin Syurganya oleh Nabi Muhammad SAW.

    Nabi SAW bersabda setelah 3 generasi itu akan timbul fitnah2 jadi biarpun ulama yang “mengaku” bersanad bersambungan sekarang ini, insya Allah diapun tidak luput dari fitnah :) tanpa mengecilkan keilmuannya

    Perintah Allah Azza wa Jalla kepada Nabi Muhammad SAW adalah IQRA! IQRA! bacalah dengan tuntunan Jibril. Kita mesti petik disini hikmah IQRA karena ummat sekarang banyak yang tidak beriqra. Allah SWT tidak memerintah ya Muhammad contohlah Jibril, Ya Muhammad Dengarkanlah Jibril dll seperti yang terjadi di zaman ini kebanyakan ummat (khususnya ummat di indonesia) lebih menyukai segala yang berbau hal Audio Visual (mendengar dan melihat) tapi tidak membaca. membuat keilmuwannya sekedar sepuhan bukan asli… padahal Quran itu petunjuk buat manusia khususnya ummat islam kenapa tidak kita biasakan membaca? jadi ketika seorang ustadz/ulama dll mengatakan sesuatu kalau kita hapal Quran paling tidak kita punya patokan dengan yang beliau katakan atau kalau belum hafal Quran coba2 buka-buka Quran cari yang dia katakan dalam Quran. jadi tidak asal masuk saja segala perkataan seseorang.

    Ambil hikmah lagi dari diwafatkannya anak laki2 Rasulullah ketia usia belia (Ibrahim). Sekarang saja begitu banyak orang mengaku aku keturunan Nabi SAW bahkan minta dipanggil “habib” :) padahal kalaupun benar maka itu nasab Ali ra bukan nasab Nabi karena nabi nasabnya putus atas ketiadaan anak laki laki bayangkan bila anak laki2 Rasulullah SAW mempunyai keturunan :)

    jadi soal sanad bersambung bukan patokan, patokannya ya diri antum sendiri akhi… (perdalam hafalan Quran dan Hadits) terus tentang kedua ulama tersebut lihat ciri2 kehidupannya. Selalu Shalat 5 waktu di mesjid kah dia? Apakah hidup sederhana menjadi motto hidupnya? Tidak pernahkah dia berkata tentang seseorang kecuali yang baik2nya saja? Syukur2 dia pernah ikut jihad (ambon, poso, afghanistan, chechnya, palestina, pattani dll) dan masih banyak bahan acuan lainnya selain sanad :)

    kalau ada perkataan ana yang salah mohon di maafkan ya ;)

    wassalamu’alaikum wr wb

  183. abi fathimah Says:

    التينالعلق:
    اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)
    Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

    Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

    Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

    Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. {1}
    {1}Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.
    Yang mengajar) manusia menulis (dengan qalam) orang pertama yang menulis dengan memakai qalam atau pena ialah Nabi Idris a.s.

    Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya

    kalau kita petik dari ayat pertama sampai ke lima ini kesimpulannya apabila kita hendak mendapatkan pelajaran dari Al Quran sebagai “petunjuk manusia” maka minta lah kepada Allah, Atas Nama Allah .. dan untuk Allah semata. dan Petunjuk ini sengaja diturunkan oleh Allah SWT dalam bentuk bacaan dimulai dari nabi Idris as. Insya Allah di akhir pencarian kita akan mendapatkan pengajaran atas ketidak tahuan kita.

  184. gusro Says:

    asalamu’alaikum
    ana cuma mau nawari bisnis..yang mau bisnis kaos kaki untuk akhwat bisa hungungi 08179440683

  185. gusro Says:

    asalamu”alaikum..

    Untuk mengenai perjuaangan islam…sudahlah…saling akur aja..jangan saling menyalahkan…masing2 harokah punya kekurangan dan kelebihan… ga ada yang sempurna..yang penting niatkan ikhlas karena Alloh Ta’ala…salam buat rekan2 tarbiyah, JT,HTI,Salafy, MMI, dll yang penting bukan JIL,Ahmadiyah >>>>


  186. wah…saya hampir nggak kebagian untu koment nih…

    yang akur yah….

    salam perdamaian.

    Semoga hari2 kita di rahmati dan di muliakan Allah SWT

    Satukan hati
    satukan langkah
    Raih kemenagan sejati

  187. Teguh Says:

    Assalamu’alaikum, Ustaz
    Bila ada channel untuk langsung jihad diFIlistine, boleh dong

    Ane latar belakang medis.

    Takbir….

    TAS

  188. abi fathimah Says:

    assalamu’alaikum wr wb…

    @gusro

    betul itu akh.. tapi kalau ucapan itu diucapkan hanya untuk pembenaran ya bukan muslim namanya, lihat surat Al Ashr :) , kita bukan saling menyalahkan tapi mencoba saling menasihati dan mengingatkan dan saling bersabar
    afwan bila ada kata2 ana yang menyinggung

    wasalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu wa maghfiratuhu

  189. Abu rusda Maaf bukan rusdan Says:

    assalamu ‘alaikum
    slam kenal nih.
    wasalamu ‘alaikum


  190. Allahu AKbar. Allahu Akbar, yang laen kecil….
    saudara2ku tolong kalu ada kajian di jawa tengah saya diberi tahu ya,,,,soalnya,,,,jarang ada info di sekitar saya…
    salam buat ustadz Abduh Zulfidar Akaha…kalu mmelihat tulisan ini,,,salam dari IPM Demak

  191. jihaduna Says:

    Saudara-saudara karena Alloh
    jangan terpancing Provokasi murahan
    Iseng banget pake nama “PKS”
    Besok pake nama HTI
    Trus dan terung
    ga cape mas ngadu domba wae


  192. Saudara-saudaraku, Pengumuman Tanggal 23 Besok Ada Kajian di Kudus, Pukul 09.00 WIB di tempat biasa ya….assalamu’alaikum……..

  193. faishool Says:

    saudara2ku biar bermanfaat buat tambah ilmu,kunjungi ajah :
    http://www.salafy.or.id
    insya Alloh taaaambah ilmu,,,,
    Allohu yahdiikum

  194. abu dzaki Says:

    tambah ilmu atawa tambah benci sama mujahidin dan tambah senang dengan pemerintahan thoghut indonesia ataupun arab saudi?

  195. ibnu1edy Says:

    bwt bang faishol,kalo situsnya muslim.or.id boleh nggak? ato situsnya alsofwa gitchu?
    hwe…hwe
    ato salafy.or.id tapi “y”nya diganti “i”.
    gimana bang? ^_^

  196. bocahbancar Says:

    Jihad..???

    Why not..?^_^

  197. jin botol Says:

    Semoga Alloh memelihara abah Zacky selalu dalam perjalanan jihadnya.

    Kalau boleh saya mau berinteraksi dengan abi fathimah. apakah mungkin abah zacky bisa memberitahu saya alamat email beliau?

    Terima kasih.

    Sahalallahu lakal umuur.
    wa ‘azhomaka lakal ujuur.
    ————–
    abah:
    afwan, saya tidak bisa memberikan nama emailnya, meskipun saya ada. Sebab bagi saya, ini adalah amanah. Kecuali kala antum meminta izin kepada beliaunya dan beliau menjawab ok, atau mengizinkan saya memberikan nama emailnya maka saya akan berikan.

    maaf jiddan

  198. jin botol Says:

    abah..yang baik

    semoga selalu dijaga dalam kebaikan. kalo boleh abah tolong kirimkan alamat imel saya ke abi fathimah saja boleh?

    Kapan hari solat jumat, dengar khutbah sang ustad yg menceritakan kisah2 yang mendampingi kematian imam samudra dan ikhwahnya. di akhir khutbah sang ustad berpesan, bagi mereka2 yg belum menguasai ilmu Islam secara mendalam dan tidak mampu menghukumi apakah seseorang itu syahid atau tidak. Lebih baik diam dan jangan ikut menghakimi seseorang sebagai teroris.

    inna a’da ad-daiy huwa ar riya.

    jazakalloh.

  199. abi fathimah Says:

    assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu wa maghfiratuhu ya akhii ya ukhtii

    ada ape bang? ane seyem manggil nama ente :)
    interaksi apaan neh kayanye penting amat? ah ilmu ana dangkal jadi kalo ada kesalahan maafin aje ye :)

    bukan menolak interaksi ama ente, ana fikir kalo ada hal-hal yang salah dari tindak tanduk ana nyatakan aja disini kan lebih baik

    1. Ana tidak tau siapa ente, bahkan abahzacky pun ana tidak tau … ana hanya bisa menduga. padahal udzon itu sendiri kan seyogyanya dihindarkan :)
    2. Ana gak yakin Situs ini aman dari intel2 kaki tangan Yahudi Nasrani dan sekutu-sekutunya jadi lebih baik seperti ini saja
    bukannya takut ato sok dicari intel wong tidak berbuat kejahatan apa-apa kok :) tapi menghindari kan lebih baik bukan

  200. faishool Says:

    silahkan terus belajar mendalami agama dengan pemahaman yang benar sesuai dengan pemahaman salafus sholih. dan jgn lupa buka http://www.salafy.0r.id dan http://www.asysyariah.com niscaya kalian akan tambah ilmunya. barakallohufiikum

  201. kholil nur Says:

    Assalamu’alaium wr.wb
    Ustadz ini ana murid ustadz dari SMA 2 ****
    ————-
    abah:
    wa’alaikumus salam warahmatullahi wabaraktuh

  202. abi fathimah Says:

    assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu wa maghfiratuhu

    :)
    sorry kalo kesannya negatip tingking gak ada kok begitu

    abis pake nicknya jin botol jadi ane rade ragu neh ngomong ama jin salah ngomong ama botol juga salah :)

    afwan ya bung kalo udah nyakitin hati ente gak ada kesengajaan kok

    nanti deh tak bikin email yang lain jgn yang ama abahzacky OTRE? tapi bener kok ilmu ana masih dangkal jangan nanti kecewa ya :)

    semoga kita semua bisa mendapat syahid suatu hari nanti, Insya Allah

    was ww

  203. salam revolusi Says:

    alhamdulillah…numpang lewat.. walaupun tidak “kebetulan” ana tiba2 lewat di sini..coz gak ada yang kebetulan di dunia ini bukan?walaupun sekecil apapun.
    blognya bagus,,,

    “allahuma atina syahadan…


  204. Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh.abah..salam kenal dari ane “farhan”.alhamdulillah dengan seizin Alloh ane bisa silaturahim nyimpang di blog yang insyaAlloh diberkahi Alloh ini.Semoga Alloh Swt senantiasa memulyakan islam dan kaum muslimin. Semoga Alloh senantiasa merahmati dan memberkahi abah beserta keluarga.Allohu Akbar.!!!!

  205. abu awfa Says:

    assalamualaikum…bah, ane mau usul :
    blog kelnder yang di blog ini diganti aja dengan kalender hijriyah.sesuai dengan q.s 9:36 dimana allah telah wajibkan untuk memakai bulun-bulan yang telah allah tentukan.wassalamualaikum….

  206. qolbu Says:

    assalammu’alaikum

    numpang lewat…
    seru juga…
    setelah baca koment2 nya ana semakin pengen ketemu sama Rasulullah… karena para abu2 ini satu sama lain kerjaannya saling berdebat muluuuu. memjatuhkan, menghujat, membanggakan diri,
    tapi sudah sunatullah kali yee, seseorang yang akan melakukan kebaikan di hujat sekalipun sama saudara muslimnya, baik mereka yang berpartai ataupun yang mengingatkan
    wallahu’alam

  207. Jaisy01 Says:

    Wah, ternyata si Artikelislami juga ngetest Abahzacky dengan pertanyaan “sanad” hehehehe! Aneh. :D

  208. nugrohotech Says:

    waduh tp ana kurang sepakat nih penempatan photo diatas. agak sangar dan diatas ada tulisan Tarbiyah PKS…. bisa-bisa orang ammah mempunyai persepsi lain nih..

  209. Archer Says:

    Salam kenal semua, sebenarnya saya dari kalangan berbeda mau menanyakan beberapa hal dari umat islam dan sedikit penunjukkan fakta :

    Pancasila dan UUD negara RI pada detik ini telah mempermainkan keberadaan akan Allah SWT anda!? Malah mengiyakan Tuhan Tuhan yang maha esa dalam berbagai versi agama menjadi setara!?. Anda lihat Pancasila ( sila 1, butir 1,2 dll) dan UUD yang mengakui agama agama selain islam ( diakui : artinya sesuai hukum RI ) artinya sama baiknya!?, Lihatlah dan tafsirkanlah dengan benar!. Apakah itu tidak bertentangan dengan islam?

    Apabila Pancasila itu bermakna ataupun mengambil dari hukum hukum Islam maka kenapakah ada agama agama selain islam yang masih baik lagi untuk manusia, kenapakah orang Kristen, Budha, Hindu terjamin dan dijamin kebaikannya hingga sekarang oleh RI? Apakah anda berani mengatakan bahwa agama resmi RI selain islam adalah baik sampai detik ini? Wahai pembela hukum RI, jawablah?. Dan untuk para pendukung sistem Demokrasi RI beranikah anda komitmen terhadap suara terbanyak dan patuh terhadap keputusan terbanyak manusia pada seluruh dunia supaya agama islam dihapuskan dimuka bumi ini? Maukah anda melepaskan keislaman anda dan memerangi islam demi hasil Demokrasi, jawablah? Maukah anda atas nama ‘islam anda’ untuk mewujudkan pengambilan suara terbanyak pada seluruh manusia( termasuk non islam ) dibumi tentang nasib keberadaan islam di muka bumi ini, sekarang ini?. Wah kebayangkan agamamu akan musnah!?.

    Wahai orang orang islam Indonesia tegakah kamu menyembunyikan keberadaan Allah SWT yang anda agung agungkan, kamu sembunyikan Allah SWT sebagai bahan permainan seperti main petak umpet!?. Bagi saya itu bukanlah mengagungkan tapi penghinaan, pencekalan, pemenjaraan. Tentu itu akan dipandang kejahatan kepada Tuhan dan manusia!?, kenapa sih yang katanya kebaikan toh diumpetin!. Mungkin maksudnya islam itu agama petak umpetin Tuhan?…kalau benar jadi Kasihan dong Tuhannya!

    Malu dong ya!, jumlahnya banyak di Republik Demokrasi ini kok tidak bisa mengangkat Tuhannya, yah Allahnya malah disembunyikan untuk ditemukan!?.

    Biar bagaimanapun perjuangan anda apakah berhasil atau tidak!, penilaiaan positif usaha anda tergantung pada kejujuran serta kebersihan tindakan!?.

    Salam

  210. noor Says:

    assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
    bwt abah zacky
    posting ana yang tadi dicancel aja
    ana minta email antum aja
    sekali lagi
    salam kenal
    wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

  211. diedy Says:

    Assalamu’alaikum
    nice ………
    bos kok download buku2nya banyak yang gak bisa yah !!!!! maklum ane agak gaptek sih hehe… Jazakallah

  212. Yusuf Says:

    ane bingung, sebenarnya PKS anti maulid ya?
    atau cuma segelintir orang kayak antum aja?

  213. oRiDo™ Says:

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    salam kenal Bah..
    salam ukhuwah..

    ikutan donlod buku gratis nya yah..

    btw..
    buat pandukung PKS..
    silahkan mampir ke blog saya..
    ada screensaver, wallpaper, dan banner DukungPKS untuk pemilu 2009 ini..
    semoga berguna..
    ;-)

  214. misbahonline Says:

    I k u t i l a h . . . !

    DISKUSI PANEL “PRO-KONTRA DAKWAH PARLEMEN”
    Membedah strategi Perjuangan Islam

    Sudah ekstremkah (ghuluw) Muslimin yang menolak demokrasi ? dan apakah memperjuangkan Islam melalui demokrasi tidak melanggar Syar’i ?

    Temukan Hujjah-hujjahnya di acara ini…!

    Pelaksanaan :
    Ahad, 29 Maret 2009
    Jam 09.00 – 15.00
    Di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta

    Pembicara Pro Demokrasi :
    1. Ustad perwakilan dari PKS
    2. Ustad Perwakilan dari PKS

    Pembicara kontra demokrasi
    1. Ustad Abu Jibriel Abdul Rahman
    (Arrahmah Media, Dai TPI, MMI)
    2. Ustad Mus’ad Abdul Ghafar
    (Redaksi Kafayeh, Redaksi Majalah an Najah)

    Tiket Box : Rp. 10.000
    Fasilitas : Snack & Makalah

    Contak person : Eq (085643455614)

  215. Diya Says:

    asSalamu`alaykum..

    jazakALloh khoyr
    saya numpang nyopas yah :)
    semoga barakah

    ———-

    @Yusuf di atas
    PKS disini bukan partai politik, y kan abah? :)

  216. Abu hanif Says:

    Ass.Sebenarnya gimana seh humkum gambar?Berpartai?
    af1 ana orang awam..
    Wass
    ————-
    selain gambar makhluk hidup boleh. gambar makhluk hidup ada perbedaan di kalangan ulama’. Silakan baca deh di sini http://soaljawabislam.wordpress.com/2009/02/19/menggambar-makhluk-hidup/

    Soal partai, ini menjadi perbedaan di kalangan ummat Islam. kalau konotasinya berpecah belah maka itu haram.

    Demikian juga kalau partai itu untuk memperjuangkan kebathilan, seperti demokrasi juga haram…. :)

    tetapi kalau partai Allah (hizbullah), ya ndak haramlah.. maka jadilah anggota partainya Allah, tetapi bukan ala Husein Nasrallah lho!!

Komentar telah ditutup