Diperkirakan sedikitnya 55 personil tentara Rusia tewas pada hari Sabtu kemarin (25/10/2008) akibat 3 buah serangan beruntun yang dilancarkan oleh Mujahidin Chechnya di Republik Ingushetia, sebagaimana yang dikutip dari sumber kepolisian setempat.
Pada pukul 09.50 waktu setempat Mujahidin Chechnya menyergap konvoy militer Rusia. Serangan itu berhasil melumpuhkan beberapa kendaraan mititer, yang terdiri dari beberapa 3 tank jenis BTR, 2 truk militer jenis URAL dan dua jip milliter jenis UAZ berikut 50-an personilnya. Serangan itu dilakukan di desa Galashki, yang berbatasan dengan Chechnya.
Dalam serangan yang lain, pada pukul 10 waktu setempat Mujahidin juag menyerang konvoy tentara rusia yang melintas di jalan yang menghubungkan antara Surkhokhi-Alkhasti. Serangan itu menyebabkan sekurang-kurangnya 2 hingga 5 orang tentara Rusia tewas.
Dan masih ada satu serangan lagi yang dilakukan oleh Mujahidin, yang menargetkan sejumlah tentara Rusia. Serangan ini mengakibatkan 3 orang tewas di tempat kejadian dan 1 orang luka berat.
Dengan jatuhnya korban sekurang-urangnya 55 orang dalam sehari, maka hari itu merupakan hari paling berdarah bagi Rusia, sejak mereka mengumumkan berakhirnya perang Chechnya II, pada tahun 1999.
Oktober 26, 2008 at 3:01 pm
wow keren
Oktober 27, 2008 at 12:59 pm
Cuma mau ngasih tau lowongan
November 6, 2008 at 10:38 pm
sampai kapan bumi ini kering dari darah saudara-saudara kita kaum muslimin??
Ya Robb, persatukan hati kami, berilah kami kekuatan dari sisiMu. Akan kami hancurkan setiap kekuatan kufar terkutuk…Semua atas IzinMu…