6. Jika ditanyakan kepadamu, “Apakah kewajiban yang pertama bagi seorang hamba?”. Maka jawablah, “Belajar tentang pengesaan Allah (tauhidullah).” Dalilnya adalah hadis Ibnu Abbas ra, ia berkata
لما بعث النبي -صلى الله عليه وعلى آله وسلم- معاذ بن جبل إلى اليمن قال له: ((إنك تقدم على قوم من أهل الكتاب, فليكن أول ما تدعوهم إلى أن يوحدوا الله تعالى))
Ketika Nabi saw mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman, beliau berkata kepadanya, “Sesunguhnya kau akan mendatangi kaum dari golongan ahli kitab, hendaklah yang pertama kali kau lakukan adalah menyerukan kepada mereka untuk mengesakan Allah [Muttafaq ‘alaih, dengan lafadz dari al-Bukhari]
7. Kalau kau ditanya, “Apa arti laa ilaha illallah?” Maka jawablah, Tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah. Dalilnya adalah frman Allah
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ [محمد: 19]
Maka Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah
ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ [الحج: 62].
Yang demikian itu, adalah Karena Sesungguhnya Allah, dialah (Tuhan) yang Haq
8. Kalau kau ditanya, “Apa makna Muhammadur Rasulullah?” Maka jawablah, Maknanya adalah bahwa beliau (nabi Muhammad) adalah Rasulullah kepada semua, baik manusia maupun jin. Dalilnya adalah firman Allah
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ [سبأ: 28]
Dan kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya
Dan kita semua wajib mentaatinya, membenarkannya dan menjauhi apa saja yang dilarangnya. Dalilnya adalah firman Allah
قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ [النور
54]
Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul;
عن أبي هريرة -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وعلى آله وسلم-: ((ما نهيتكم عنه فاجتنبوه وما أمرتكم به فأتوا منه ما استطعتم)) متفق عليه.
Dari Abu Hurairah ra, iaberkata, Rasulullah saw bersabda, Apa saja yang aku larang bagi kalian maka jauhilah dan apa saja yang aku perintahkan untuk kalian maka laksanakanlah sema pu kalian (Muttafaq ‘alaih)
Firman Allah
هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ [يس: 52].
inilah yang dijanjikan (Tuhan) yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya).
9. Kalau kau ditanya, « Apakah hak Allah atas hambaNya? Maka jawablah, Hak Allah atas hambaNya adalah hambaNya beribadah kepada Allah semata dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun. Dalilnya, hadis dari Mu’adz bin Jabal, bahwa Nabi saw bersabda;
حق الله على العباد أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئا، وحق العباد على الله ألا يعذب من لا يشرك به شيئا)). متفق عليه.
Hak Allah atas hamba adalah, mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun, dan hak hamba atas Allah adalah Dia tidak akan mengadzab orang yang tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun (Muttafaq ‘alaih)
10. Kalau kau ditanya, Apakah syirik itu ? maka jawablah, Syirik adalah menyembah selain Allah. Setiap ibadah kepada Allah dialihkan kepada selain Allah adalah syirik. Dalilnya firman Allah
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئاً [النساء: 36].
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun
11. Kalau kau ditanya, Apa hukum menggambar makhluk yang memiliki ruh ? Maka jawablah, Menggambar makhluk yang memiliki ruh termasuk ke dalam dosa besar. Dalilnya adalah hadis dari Ibnu Mas’ud ra, bahwa nabi saw bersabda
إن أشد الناس عذابا يوم القيامة المصورون. متفق عليه.
Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah mushawwir (penggambar) (Muttafaq ‘alaih)
Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hujaifah ra, ia berkata;
نهى رسول الله -صلى الله عليه وعلى آله وسلم- عن ثمن الكلب، وثمن الدم… ولعن المصور. أخرجه البخاري.
Rasulullah saw melarang (memakan) hasil (jual beli) anjing, hasil (jual beli) darah,.. dan melaknat penggambar (HR al-Bukhari)
Kalau kau ditanya, Apa hubungan menggambar makhluk bernyawa dengan syirik ? Maka jawablah, Sesungguhnya menggambar makhluk itu menjadikan penggambarnya sebagai orang yang menyerupai dan sebagai sekutu bagi Allah dalam masalah itu (membuat bentuk makhluk bernyawa). Dalilnya adalah hadis yangd ririwayatkan dari Aisyah ra, bahwa Nabi saw bersabda;
أشد الناس عذابا يوم القيامة الذين يضاهون بخلق الله)). متفق عليه.
Sesungguhnya manusia yang paling keras siksanya pada hari kiamat adalah orang-orang yang menyerupakan dalam penciptaan Allah (Muttafaq ‘alaih)
Selain itu jga disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, bahwa nabi saw bersabda, Allah berfirman;
ومن أظلم ممن ذهب يخلق كخلقي…)). متفق عليه.
Dan siapakah orang yang lebih dhalim daripada orang yang mencipta seperti ciptaanKu (Muttafaq ‘alaih)
12. kalau kau ditanya, Apakah definisi ibadah itu? Maka jawablah. Ibadah adalah nama untuk segala sesuatu yang dicintai dan diridlai oleh Allah. Dalilnya adalah firman Allah
إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ [الزمر: 7].
Jika kamu kafir Maka Sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu;
13. kalau kau ditanya, “Di manakah Allah?” Maka jawablah, Allah ada di langit, bersemayam di atas arsyNya. Dalilnya adalah firman Allah
أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ [الملك: 16]
Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?,
الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى [طه: 5].
(yaitu) Tuhan yang Maha Pemurah. yang bersemayam di atas ‘Arsy
Selain ayat-ayat tersbut, dalil dari sunnah adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, bahwa nabi saw bersabda;
ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الآخر, يقول: من يدعوني فأستجيب له، من يسألني فأعطيه، من يستغفرني فأغفر له)). متفق عليه.
Allah turun pada setiap malam menuju langit dunia ketika memasuki sepertiga malam yang terakhir, lalu Dia berfirman, Siapakah orang yang berdo’a kepadaKu maka akan Aku kabulkan kepadaNya. Siapakah orang yang memohon kepadaKu maka akan Aku beri kepadanya. Siapakah orang yang memohon ampunanKu maka akan Aku ampuni dia (Muttafaq ‘alaih)
Yang dinamakan turun itu adalah dari atas ke bawah.
14. Kalau Kau ditanya, Apakah Allah bersama kita? Maka jawablah, “Allah bersama kita dalam bentuk pengetahuanNya” dalilnya adalah firman Allah,
وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ [الحديد: 4]
Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.
وَهُوَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ [الأنعام: 3]
Dan Dialah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.
Ibnu katsir berkata, maksudnya bahwa Allah yang mengetahui apa saja yang di langit dan di bumi, baik yang tersembunyi maupun yang tampak
15. Kalau kau ditanya, “Apa definisi Islam?” Maka jawablah, Islam adalah menyerahkan diri kepada Allah dengan bertauhid, tunduk kepadaNya dengan ketaatan, dan memurnikan dari kesyirikan. Dalilnya, firman Allah
فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ [الحج: 34]
maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ [آل عمران: 102].
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.