Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) A. Hasyim Muzadi memberikan tawaran menyejukkan kepada Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) untuk segera kembali ke akidah Islam.
Menurut Hasyim, NU di semua level, mulai PB hingga PC (pengurus cabang), tidak mentang-mentang mau membubarkan Ahmadiyah. Tetapi, mereka justru siap memberikan bimbingan kepada pengikut Ahmadiyah untuk kembali ke akidah Islam yang benar.”Kami memilih mengambil porsi dari sisi dakwahnya. Sebab, keyakinan tidak mungkin dihilangkan dengan kekerasan, tapi dilakukan dengan dakwah yang bijak,” ujar Hasyim Muzadi saat konferensi pers di Kantor PB NU, Jalan Kramat Raya, kemarin (11/6). Dalam konferensi pers itu, Hasyim didampingi Sekjen PB NU Endang Turmudi dan ketua-ketua badan otonom NU.
nDak usah jauh-jauh ke NU, saya pun siap membimbing Ahmadiyyah untuk kembali ke jalan yang benar. Dan saya siap mengontak FPI, MMI, atau organisasi semacam hisbah lainnya untuk membimbing Ahmadiyah ke jalan yang benar. Tetapi syarat pembubaran Ahmadiyah, tidak perlu ditawar lagi.
Bagi saya, kekerasan itu kadang-kadang perlu, dan da’wah juga perlu. Prinsipnya, da’wah bagi yang mau menerima ajakan. Dan jihad bagi yangt menolak ajakan. Kalau ada yang menyatakan bahwa da’wah tanpa kekerasan, kenyataannya mana? Apa yang diperbuat NU dengan da’wah tanpa kekerasan? Ahmadiyah sudah ada, m ereka berkembang cukup pesat. Kalau penduduk Indonesia yang berorganisasi NU dominan, maka dari elemen manakah yang terbanyak masuk Ahmadiyah? Apa yang diperbuat NU, da’wah tanpa kekerasan atau kecolongan?
Juni 14, 2008 at 2:57 pm
Knowledge about Khataman Nabiyyin, your Ulamas don’t want you to know:
alislam.org/library/books/Khataman-Nabiyyeen-20080611MN.pdf
Ahmadiyya Movement of Netherlands commenting on what happen to their brothers and sister in Indonesia:
http://www.ranesi.nl/tema/masyarakat/AhmadiyahBld_130608
download.omroep.nl/rnw/smac/cms/id_mmahmadiyahbld_20080613_44_1kHz.mp3
Juni 14, 2008 at 8:28 pm
dengan prinsip dakwah tanpa kekerasan ala NU hasilnya ya…yang sdh kita lihat….. NU sukses KUMPUL KEBO dengan para THAGHUT, Pertama dg Nasakom dijaman sukarno kedua dengan thoghut suharto jadi penjilat, ketiga ya sekarang ini kumpul kebo dengan partai PKB yang jelas2 tidak berdasar ad dien
Juni 16, 2008 at 11:13 am
assalamu’alaikum wr wb.. ya akhi ya ukhti
bismillahirrahmanirrahiim…
For your information Sun of the West (SOW), many of us already knew about that statement, but it’s our right not to accept it. For me I don’t have to be clever person to know what ahmadiyyah want. years ago our 2nd caliph, Abu Bakar ra against whoever has claimed that they’re the next prophet after Muhammad SAW, even fight Musailamah Al Kadzab in great war till Musailamah face his death on the ground.
You know SOW once our prophet Muhammad SAW has said “3 generation will go straight to heaven without estimation nor being reckoned, 1st Rasulullah Muhammad SAW friends when he’s alive, the rest of Muhammad SAW Friends after he died, and 3rd their children”
Abu bakar ra is among those generation that guarranteed by Muhammad SAW to enter heaven without estimation nor being reckoned,
not me, not you, not Mirza Ghulam Ahmad none of us now even guarranteed by Muhammad SAW to enter heaven without estimation or being reckoned, so I don’t wanna do something that against him (abu bakar ra)
Every person whoever claim that they are next prophet after Muhammad SAW is not in the right path anymore that’s final
was ww ya akhii ya ukhti