Assalamu ‘alaykum
Afwan, Bah.
Usamah bin Ladin itu agen khawarij atau Salafy?Dulu saya pernah pake kaos bergambar Usamah bin Ladin. Lalu ada orang zuhud nan bijaksana berkata kpd saya: “Antum mengenakan kaos ini tentu karena mengagumi orang ini. Padahal bisa jadi orang ini adalah orang jahat.”
Setelah saya cari2 data, ada yg bilang bhw Usamah bin Ladin itu adalah orang khawarij.
DAVID SERVETUS
Wa a’laikum salam
Maaf, saya tidak kenal Anda. Adapun nama David saya yakin, seperti Abah zacky, juga bukan nama asli. Meskipun begitu saya akan jelaskan dengan horison yang luas.
Penilaian terhadap sesuatu itu bisa berbeda karena disebabkan perangkat melihat yang berbeda. Bukan berarti melihat gajah kalau pakau kaca mataku terlihat jadi kambing, kalau pakai kaca mata Anda seperti kuda. Luas sempitnya horison seseorang dalam memandang realitas akan sangat berpengaruh terhadap fenomena yang tampak di matanya.
Terhadap Usamah, kalau menggunakan kaca mata Barat, yang mendakwakan diri sebagai kaum demokrat (penegak demokrasi) dia adalah seorang teroris. Sebab Usamah menebar teror terhadap Amerika dan negara-negara pendukungnya. Tujuan Usamah sederhana, jangan lagi memaksa-maksa umat islam untuk mengikuti ideologi demokrasi Barat. Dan juga jangan lagi menebar teror di tengah umat Islam.
Jika mengunakan kaca mata pemerintah Saudi dan salafynya, dia dinilai sebagai khawarij, karena berjuang melawan pemerintah yang sah. Sebab Amerika adalah kawan Saudi, dan saudi melarang warganya memerangi Amerika, sementara Usamah tidak mau taat kepada pemerintah Saudi karena pemerintah Saudi sudah dikontrol oleh Amerika.
Kalau menggunakan kacamata perjuangan perlawanan, maka Usamah adalah pejuang (mujahid) yang mengikuti madzhab salafi. karena di anatara pandangannya didasarkan kepada ulama=ulama’ yang menggunakan manhaj salaf. Maka dikatakan, salafy jihadi.
Sekarang, Yang namanya salafi itu adalah manhaj beraqidah dan beragama. Bukan sekedar akidahnya, tetapi jga dalam praktek keagamaannya. Selama manhaj dalam masalah ini mengikuti pola yang telah dilakukan oleh para shahabat dan tabi’in, maka dinamakan salafy.
Sedangkan khawarij adalah kelompok yang memerangi penguasa saat itu, (Ali bin Abi Thalid dan sesudahnya) karena berpendapat bahwa mereka semua sudah kafir. Kaum khawarij ini menganggap dosa besar membatalkan keislaman.
Setahu saya, usamah tidak menganggap pelaku dosa besar sebagai kaum kafir. Tetapi menganggap pemerintah yang tidak meu menerapkan syari’at Islam sebagai pemerintah murtad. Sebabnya jelas, menolak syari’at. Bedanya dengan Khawarij, mereka menganggap Ali yang sesungguhnya masih berpegang pada syari’at, sebagai kafir. Sementara usamah m
Terhadap orang-orang yang menuduh Usamah sebagai kaum khawarij, para pengikut usamah menilai mereka sebagai kam sebagai kaum Murji’ah. Yaitu kaum yang tidk mengkafirkan orang kafir dan musyrik.i
Nah, silakan Anda mau menilai dengan kaca mata yang mana?
Mei 21, 2008 at 5:54 pm
saya menggunakan kacamata perjuangan perlawanan.
Mei 22, 2008 at 1:23 pm
Yang penting jangan KACA MATA KUDA….
Mei 23, 2008 at 9:09 am
Tapi baiknya jgn mengkultuskan beliau, bila salah ya jgn mengikuti
Mei 27, 2008 at 5:58 am
Coba bung David baca buku : In The Heart of Al Qaeda karya M Fachry. Insya Allah bung David akan tahun siapa itu Usama sebenarnya, visi, dan misinya.
Wassalam!
Mei 27, 2008 at 12:06 pm
Syaikul Mujahid Usamah bin laden hafidzahullah menempuh manhaj shalafus shalih, makanya beliau ini mensyi’arkan jihad fie sabilillah melawan salibis dan zionis dan siapapun yang berada di bawah bendera salibis dan zionis serta siapapun yang membantu mereka….sebegaimana para salaful ummah radliyallahu ‘anhum wa rahimahumullah pun mensyi’arkan jihad baik untuk mensyi’arkan Islam ataupun memerangi para murtadin.
Beliau adalah amir jihad bagi kaum muslimin.
Kalau ada orang yang menyatakan beliau ini seorang khariji (khawarij) karena tindakan beliau untuk khuruj pada pemerintahan murtad semodel arab saudi…ya memang benar!! Bahkan seorang muslim selayaknya khuruj kepada pemerintahan mana pun apabila pemerintahan itu telah murtad.
Hanya saja khawarij yang dimaksud sama si pelempar tuduhan pastinya artinya beda ^_^
Ya, biasalah namanya juga pendeskriditan terhadap ulama’2 mujahid sekaligus ulama’2 ahlu tsughur yang dilancarkan oleh orang2 yang selalu menggembosi orang2 untuk tidak jihad.
Tapi Yang pasti….Jihad tetaplah berlangsung!!
Semangat!!
Ya Allah Tolonglah Mujahideen di bumiMu…tolonglah mereka yang ada di Iraq, Palestin, Afghanistan, Chechnya, bosnia, Somalia, Filiphin, Kashmir, Kaukasus, Indonesia…dan mereka di setiap waktu dan zaman…
Ya Allah teguhkanlah iman mereka, satukanlah barisan mereka, kokohkanlah persatuan mereka dan kuatkanlah kesabaran mereka…serta tepatkanlah bidikan2 mereka terhadap musuh2Mu…
Ya Allah, hancurkanlah musuh2Mu dan musuh2 mereka…
Hancurkanlah Amerika dan bala tentaranya, hancurkan Amerika serta setiap orang yang membantu mereka…
Susupkanlah rasa takut pada hati2 mereka serta cerai beraikanlah persatuan mereka.
Wahai Dzat Yang Menguasai Langit, hancurkanlah tentara2 Amerika dan antek2nya yang ada di langitMu
Wahai Dzat Yang Menguasai Lautan, tenggelamkanlah mereka yang ada di lautanMu
Wahai Dzat Yang Menguasai daratan, benamkanlah mereka yang ada di daratanMu
Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu…
Ya Allah…berikanlah kemenangan bagi mujahideen, ridlailah mereka serta jadikanlah syuhada’ mereka2 yang telah syahid di jalanMua…ya Allah sesungguhnya Engkau Tak pernah mengingkari janji…dan cukuplah Engkau sebagai penolong dan pelindung kami, dan Engkaulah sebaik2 penolong dan sebaik2 pelindung….
Allahumma Amiiin…
Mei 30, 2008 at 9:07 am
Sepertinya Syaikh Usamah bin Ladin telah menempuh jalan pendahulunya yaitu Imam Ibnul Mubarak.
Mei 31, 2008 at 5:42 am
syeh usammah penerus Juhaiman Al-Utaibi murid nya syeh bin baz yang dulu pernah melantik imam mahdi di masjidil haram , sayang imam mahdinya meninggal
Juli 20, 2009 at 7:06 am
@ dinda;ada2 aj commentny,ST bgt
@ yg lain;
Klo da yg lain bilang saudi tu negara kwn amrik,udah patut dperangi,
knp jg ktk haji tu org2 tetep aj nggunakan fsilitas saudi ktk haji?
Ap jg mnfaatny ngatakan bhw saudi antek amrik?pdahal negara qt tdk lbh baek dr saudi
Emg aneh arek2 ni,klo comment dfikir donk,dampakny
Juni 7, 2008 at 7:42 am
Alhamdulillah , para pembela mujahid semisal Syekh Bin Laden hafizhohullohu ta’ala terus bertambah , semoga tak lama lagi jihad berkobar di negri penerus Majapahit ini agar smakin terlihatlah mana munafik dan mana pengikut salafus sholeh sebenarnya .
Juni 9, 2008 at 11:20 pm
Assalamu’alaikum, bah boleh tanya ga? menurut apa demokrasi tu gimana?
eh afwan,pertanyaannya menurut abah zaky demokrasi itu seperti apa?
————–
Abah:
Demokrasi itu adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Saya sudah menerjemahkan tulisan Abu Basher yang ebrjudul hadzihi hida ad-Dimuqrathiyyah fa hal antum muntahun. kalau ndak salah bisa didonlot dari buku gratis yang saya sediakan. Atau baca saja di sini:
http://abahzacky.wordpress.com/2008/01/30/inilah-demokrasimaukah-anda-meninggalkannya/
Juni 14, 2008 at 2:31 pm
Bismillah …
assalamu’alaikum
ni blog
sekilas qo jidal melulu yah ???
belajar dari ibnu taimiyah …
dari Muhammad Ibn Abdl Wahhab …
belajar dari
Muhammad Solallohu ‘alaihi wassalam
sampaikan saja …
kalo pd ga mau dengar
toh kami sudah sampaikan …
jadi … ni
titip koment baca aja ga usah ribut :
sedikit ilustrasi …
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menghadapi rezim … Mu’tazillah … yang mengatakan Al Quran adalah mahluk … tidak mengatakan bahwa “Penguasa saat itu” murtad … tidak mendorong pemberontakan … tapi tetap bersabar di tengah tekanan !!!
mmm …
“Memurtadkan” seseorang bukanlah hal kecil ya ikhwah … jika salah akan kembali pada dirinya …
coba bandingkan dengan …
“mengkhawarijkan” seseorang …
sebagaimana Ali Rodiyallhu anhu berkata :
tentang khawarij bahwa “mereka bukan munafik, bukan pula musyrik, tapi orang yang membangkang terhadap kita (lihat al bidayah wan nihayah, ibnu katsir -murid ibnu taimiyah & penafsir-)
Jihad wahai ikhwah punya tingkatan-tingkatan … tidak melulu qital dan benar yang paling tinggi adalah berkata benar dihadapan penguasa !!!
inipun ada kaidahnya, caranya mengambil tangan nya dan mengingatkan berdua saja …
wahai ikhwah … jangan kau biarkan saudaramu memakai sembarang “kacamata” / sembarang penafsiran … itu sungguh tercela
menentukan sikap jauh lebih mulia !!!
jangan lah jadi tafkiri ya ikhwah …
taubat ya …
subhanakallohumma wabihamdika
astaghfiruka asyhadu alla illaha illa anta
wa ‘atubu ilaih …
wallahu a’lam bihowab
wassalamualaikum
Juli 23, 2008 at 11:20 am
@abu zainab
Kapan dan bagaimana cerita Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menghadapi mu`tazilah ya?
Setahu saya, di Al Bidayah wan Nihayah Ibnu Katsir, Imam Ahmad bin nashr al Marwazi, ulama tsiqah sejaman dengan Imam Ahmad bin Hanbal, diceritakan bahwa beliau rahimahullah mengumpulkan ulama-ulama di masanya, sampai berjumlah 300 orang, kemudian bersepakat untuk amar maruf nahi munkar, melawan kemunkaran penguasa yang mengkampanyekan pendapat mu`tazilah bahwa al Quran adalah makhluq. kemudian 300 orang itu meninggalkan beliau lalu beliau dibunuh oleh penguasa dengan cara keji, dan Imam Ahmad memujinya sebagai ulama yang shalih dan pelopor amar ma`ruf nahi munkar…
adapun penguasa muktazilah pada saat itu masih bertahkim pada syariat Islam secara umum, mereka masih secara umum mengamalkan wala kepada kaum muslimin dan bara kepada kaum kafir dengan benar…
Juli 26, 2008 at 1:09 am
assalamu’alaikum …
@ priyodjatmiko
jazakalloh untuk koreksinya
Al Imam Ahmad (abad 2 Hijriyah)
beliau yang ana maksud di komentar di atas
adapun al imam ibnu taimiyah (Abad 7 Hijriyah)
juga
dipenjara karena tidak ta’at dalam hal maksiat … karena :
“Tidak ada keta’atan pada mahluk dalam maksiat terhadap Alloh”
Namun di sisi lain beliau tidak mengarahkan rakyat untuk melawan pemerintah …
demikian ralatnya dan sedikit tambahan …
jazakalloh khoir
wassalamu’alaikum
Agustus 2, 2008 at 10:18 am
abu zainab
hemmm….melawan atau tidak terhadap pemerintah hendaknya berdasarkan dalil….sungguh aneh orang seperti abu zainab ia termakan oleh doktrin-doktrin salafy irja’y, yang bukan salafus sholeh tapi salafut tholeh….imam Nawawi dalam syarh muslim saja mengatakan boleh menggulingkan pemimipin ahlul bid’ah jika ada istitho’ah dan menggantikan dengan yang ahlus sunnah,,,,adapun hari gini pemerintahan thoghut alias musyrik lagi kafir….masih beranggapan pemerintahan sah kaum muslimin???….aena dalil akh??….jangan asal templok lalu salah penempatan,,,inilah ciri ahlul bid’ah berkoar…..abu zainab apa anda yakin sekarang ada pemrintahan kaum muslimin alias khilafah islamiyah? kalo ya apa bedanya doktrin yang anda makan dengan ahlul bid’ah hari ini…
barokallahu fiekum
Agustus 11, 2008 at 11:37 pm
kira-kira bagaimana ya pandangan syeikh ahmad bin hambal terhadap kaum salafy yang mengaku sebagai pengikutnya itu. marah..? menangis….? tertawa…? atau…….??
Agustus 16, 2008 at 4:19 pm
assalamu’alaikum
@snipper baghdad …
1.) irja’ itu jika saya berpendapat : “keimanan seseorang satu sama lain sama … dan tidak bertambah atau berkurang karena amalnya”
2.)adapun saya, tidak bilang penguasa itu benar ‘amalnya dan saya tidak tau bagaimana keimanannya, kecuali saya berdo’a mudah2an Alloh meluruskan langkahnya atau menggantinya dengan yang lebih baik
3.)saya hanya tidak mau “mengkafirkan orang sembarangan” ini ciri khas “khawarij” seperti anda @snipper baghdad
4.)mengenai menasihati penguasa ada “tahapannya” begitupun dalam mendirikan “khilafah” ada pondasinya … yang tidak bisa tegak dengan akida “khawarij” seperti anda
5.)adapun khilafah islamiyah itu sekarang tidak ada … namun penguasa yang muslim ada
6.)adapun khilafah islamiyah hanya bisa tegak jika Alloh memberi pertolongan …
dimana pertolongan Alloh itu datang jika kita “bertaqwa”. dan apakah mengkafirkan orang dengan mudah adalah suatu bentuk “ketaqwaan”
7.dan model khawarij seperti @sniper baghdad ini sombongnya minta ampun bahkan meminta dalil padahal sebelumnya sudah diberikan dalil … la’allakum ta’lamun?
8.lantas silahkan buka sirohnya … kitab haditsnya … dan Al Qur’an. Adakah pernah dalam sejarah … seorang ‘ulama memberontak terhadap ‘amir muslim …
9.bahkan jika anda buka tutup seumur hidup tidak akan anda temukan melainkan hanya jika ada itu karena anda “POTONG DALILNYA” sesuai hawa nafsu, atau “PALINGKAN MAKNANYA” mengikuti kebodohan anda
adapun saya berpendapat sebagaimana “Al Imam Al Hanafi”, sesuai ilmu yang saya miliki …
“bahwa pendapat saya benar dan mungkin saja salah … dan pendapat anda salah dan mungkin saja benar”
Dan saya memohon Alloh taufik dan hidayah dan tunjukan pada jalan yang benar
Pantaskah saya di cela bahkan jika saya hanya mengikuti ILMU YANG SAYA MILIKI ?
wallahu a’lam bishshowab
jazakalloh khoir akh moderator
barokallohu fiik
wassalamu’alaikum
Agustus 18, 2008 at 9:19 am
@ Aba Zainab….
Ana hanya menyarankan pada Antum…..
Dalami dengan seksama masalah :
1. Ma’na kalimah syahadah……
2. Aslul Iman…..
3. Pembatal keislaman……
4. Mawani’ At Takfir & rincian batasan-batasannya……
Dengan syarat anda betul-betul menelaah secara rinci ( jangan yang bersifat Mujmal ), Niscaya hilang Kabut tebal yang meliputi pandangan Antum.
Wassalam……
Agustus 29, 2008 at 11:02 am
[...] Ladin itu Salafy atau Khawarij Di tulis oleh: Abah Zacky Assalamu ‘alaykum Afwan, Bah. Usamah bin Ladin itu agen khawarij atau [...]
September 10, 2008 at 10:12 pm
Assalamu’alaikum
Kepada seluruh kaum muslim hendaklah kalian jangan berpecah belah, jika kalian menemui perbedaan pendapat maka merujuklah kepada Al-Qur’an dan Assunah dengan pemahaman para sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Oleh karena itu tuntutlah ilmu agama kepada orang yang ahli di dalamnya.
Kepada Abu Zainab, saya salut kepada anda dengan ilmu yg anda miliki, memang sekarang sudah semakin mendekati hari akhir, fitnah-fitnah semakin tersebar luas, orang-orang bodoh diambil pendapatnya, sedangkan orang yang alim diacuhkan. oleh karena itu kepada orang yang ingin atau mendukung berjihad secara berperang, saat ini tidak bisa dilakukan karena tidak ada pemerintahan yang sah yang mendukung seperti itu, oleh karena itu jika masih memiliki orang tua, maka berjihadlah atasnya dengan cara berbakti sepenuhnya terhadap orang tua, berbuat baik kepadanya. dan juga bisa berjihad dengan menuntut ilmu agama dengan sungguh-sungguh. sungguh sekarang umat islam merupakan umat yang sangat bodoh sekali, padahal jika mereka tau keutamaan ilmu agama, mereka akan tahu bahwa agama islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Ya Allah tetapkanlah hatiku ini terhadap agamamu. berikanlah kaum muslim pemahaman agama yang baik. segitu aja d
Assalamu’alaikum
September 21, 2008 at 11:41 pm
To Aba Zainab…
1) Barang siapa yang “Mengkafirkan orang beriman berarti dia kafir”
2) Barang siapa yang “TIDAK MENGKAFIRKAN ORANG KAFIR BERARTI DIA KAFIR”
September 24, 2008 at 11:04 am
assalamu’alaikum …
@Muhammad Khalid …
@abu basheer
sederhana saja …
1. Saya tidak melihat SBY (ataupun para amir lain) melakukan tindakan kekafiran/pembatal keislaman, yang dimana saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri, atau ada seseorang terpercaya bersaksi di hadapan saya
2. Dan jikapun saya melihatnya melakukan tindakan kekafiran saya tidak akan memvonis kafir sebelum hujjah keluar dari mulut saya dan dia mendengar sendiri dari saya tanpa ada pembatas antara diri saya dengan dia. Atau seseorang sudah melakukannya demikian
3. Jika (1-2) telah berlalu dari saya atau dari seseorang maka saya bersaksi demikian dia kafir adanya
saya tau nawaqidul iman, nawaqidul islam …
demikian pula sahabat usamah bin zaid …
yang dicela nabi karena membunuh seorang kafir yang mengucapkan “Laa Illaha ilalloh”
Lantas kabut apa
yang menutupi anda wahai saudaraku
Hendak kemana berjalan
Saat jurang di kanan dan kirimu
Demikian setiap muslim punya hak untuk diluruskan demikian pula setiap orang punya kewajiban untuk meluruskan
Jadi …
@Muhammad Khalid
@Abu Bahseer
sudahkan anda menyaksikan dan sudahkan anda menegakan hujjahnya
inilah zaman dimana yang duduk lebih baik daripada yang berjalan
dan yang berjalan lebih baik daripada yang berlari
sekali lagi saya tidak menafikan segala sesuatu apapun dari syari’at …
hanya mengajak lebih mengkaji sebelum banyak berbicara …
Jihad adalah Haq
Amar ma’ruf adalah Haq
Bila sesuai sunnah Rosululloh
Jangan lewati jalan
para pembunuh Ali Rodiyallohuanhu
wassalamu’alaikum
—————-
abah:
Abu Zainab, tidakkah Anda melihat para pemimpin negeri ini telah mencampakkan syari’at Allah. Belumkah Anda mendengar bahwa SBY menolak bertemu dengan Ust. Abu Bakar Ba’asyir semasa beliau menjabat sebagai Amir Mujahidin, karena SBY beranggapan sebagai seorang Pluralis, dan penerapan syari’at islam dia anggap bertentangan dengan nilai-nilai pluralitas. Kalau Abu zainab seorang anggota MUI, saya percaya dia akan melakukan tahdzir.
Sayangnya, orang-orang semacam Abu Zainab ini tidak pernah mentahdzir mereka yang melakukan tindakan kekufuran. Mereka hanya mentahdzir pelaku “bid’ah” saja. Mengajak penegakan syari’at dalam bentuk seruan umum, tidak mengajak pemerinah untuk mengganti UUD 45 menjadi UUD yang sesuai syari’at. Apakah ajakan mengganti UUD 45 kepada UUD yang sesuai syari’at bid’ah? atau ajakan seperti itu merupakan bagian dari tindakan khawarij? Atau baru sakit gigi?
Oktober 3, 2008 at 6:50 am
assalamu’alaikum
@abah :
ya abah zacky …
apakah setiap amar ma’ruf
nahyi munkar
harus diliput di TV
di bahas di media massa
dari sanakah anda ambil kesimpulan
bahwa seseorang tidak pernah
memberi peringatan pada umaro
pelaku ma’siat
pelaku bid’ah
pelaku kekufuran
dari yang biasa
sampai yang mukafiroh
dari media macam mana yang menampilkan
juga di dalamnya kekufuran …
duh abah korban media …
menuduh sembarangan adalah nista !!
abah … bilang mau menegakan syariat
adakah syariat di hati abah
orang bilang sabda rosululloh
nanti
abah bilang kata abu bakar ba’asyir
kasihan abah korban media
dengarkah abah ?
(lebih tepatnya … bacakah abah ?)
saya tidak bilang :
jangan memerangi penguasa kafir
saya hanya bilang :
memerangi penguasa kafir ada
tahapan-tahapan
yang harus dilalui !!!
apakah dengan mengatakan demikian saya
menjadi pembela thogut ?
(dan demikian anda mengkafirkan saya juga)
darimanakah kesimpulan diambil
duh abah abah
korban media
cukup sudah perbincangan kita
barokallohu fiik
wassalamu’alaikum
========
abah
wa’alaikumussalam….
bandingkan sikap antum dalam mentahdzir saudara-saudara kalian, yang juga menda’wahkan manhaj salaf, tetapi ada perbedaan ijtihad dalam menyikapi manhaj lain. Antum sudah bilang sururi, atau bahkan khariji. Tetapi terhadap penguasa?
Sekarang jawab saja, sudahkah antum memberikan nasihat sebaik-baiknya???
yang saya maksud bukan seperti ust, Ja’far Umar. Saya menilai Ust. Ja’far ketika ketemu Gus Dur, tidak memberikan nasihat yang baik. Saya baca dari berbagai media, tetapi tentu antum akan bilang saya korban media.
Sekali lagi jawab, sudahkah antum memberikan nasihat kepada penguasa untuk kemballi kepada syari’at Islam? Saya tidak yakin antum akan menjawab, karena antum sudah bilang “cukup sudah perbincangan kita”. padahal jawabannya, cukup mengatakan sudah atau belum. Ehh kok malah menutup dengan” cukup sudah perbincangan kita”, yang menandakan enggan menjawab.
Sejauh ini antum justru banyak menuduh tanpa bukti, di manakah saya sering mengutip kata Ust. Abu bakar Ba’asyir. Silakan cari di blog saya, saya akan merujuk kepada al-Qur’an, Hadis dan atsar, baik dari shahabat maupun tabi’in. kalaupun ada kata Ust. Abu, saya yakin tidak sampai jumlah hitungan jari sebelah tangan. Tetapi antum sudah mendahului, melempar tuduhan. Lalu menutup dengan kata, “Cukup sudah perbincangan kita”.
Oktober 6, 2008 at 10:08 pm
assalamu’alaikum
Dalam komentar sebelumnya …
“Belumkah Anda mendengar bahwa SBY menolak bertemu dengan Ust. Abu Bakar Ba’asyir semasa beliau menjabat sebagai Amir Mujahidin …”
(saya yakin sanadnya gak jelas koq masih anda pakai … hei ketahuan bohongnya)
apakah saya bilang kata “SERING” lantas siapa yang dusta … (hei bohong lagi … gak maluu)
Ja’far Umar kan TERSALAH … koq anda jadikan pembelaan untuk KESALAHAN LAIN
katanya ngikuti sunnah …
dan adakah saya bilang surury atau khawarij pada seseorang …
bukankah jelas-jelas saya mengatakan demikian pada “TINDAKAN” bukan pada “ORANG”
Lihat siapa PENDUSTA sesungguhnya …
SUDAHKAH SAYA MEMBERI NASIHAT PADA PENGUASA:
sesuai kemampuan saya akh … KEWAJIBAN itu dikaitkan dengan KEMAMPUAN
apakah anda tau Rosululloh bersabda tentang hal tersebut …
APAKAH ANDA SUDAH MEMBERI NASIHAT PADA PENGUASA TANPA MELAKUKAN MUDHOROT YANG LEBIH BESAR …
…………………………………..
lagipula anda bicara saya atau siapa coba,
koq kait-kaitkan saya dengan orang lain …
kapan anda lihat saya mentahdzir berlebihan (tuduhan yang lain lagi nih)
yak cukup kapan-kapan lagi akh
allohu a’lam
wassalamu’alaikum
——————-
abah
saya ketemu sendiri dengan pengurus MMI, yang menjelaskan hal tersbut, kalau anda tak percaya dengan krediilitaspengurus MMI, terserah. kekesalan pengurus MMI itulah kemudian memuat kasus ini di dalam risalah Mujahidin.
Kalau ada tuduhan saya yang berlebihan saya mohon maaf. Maksud saya, Apakah model seperti itulah yang antum inginkan, sehingga saya mendahului dengan mengidentikkan kepada orang lain. sama seperti antum menebak saya akan berargumen dengan pendapat ustadz abu untuk membantah dalil qur’an dan sunnah. Apakah mau antum seperti orang yang suka mengoreksi dan mentahdzir orang lain, tetapi enggan mengoreksi penguasa yang jelas-jelas menyimpang? kalau kalimat yang saya gunakan keliru, sekali lagi mohon maaf.
Dan kalau anda cermati, saya tak pernah membantah atau mematahkan argumen seseorang dengan mengutip pendapat Ustadz Abu. Di dalam blog saya, pendapat ustadz Abu saya kutip sekedar sebagai wacana, bukan sebagai bantahan terhadap dalil Qur’an atau sunnah.
Benar, Kewajiban berkaitan dengan kemampuan, tetapi bukankah kewajiban ini bukan kewajiban individual, melainkan kewajiban jama’i? Satu orang saja sudah cukup untuk mengingatkan kepala negara. dan ketika seorang saja telah memberikan nasihat dan dia menolak peringatan, artinya telah tegak hujjah, bukan?
Oktober 11, 2008 at 7:30 am
assalamu’alaikum …
alhamdulillah nadanya lebih hangat …
toh bagaimanapun saya tidak memusuhi
antum akh …
dan saya tidak percaya kredibilitas
MMI sebagai suatu lembaga
(bukan secara orang-perorangan)
toh kemudian hari wallohu a’lam
(saya belum cek)
ustadz abu bakar ba’asyir memutuskan
keluar MMI karena alasan : MMI tidak syar’i
———————–
di sisi lain
dalam penegakan hujjah
ada adabnya …
lembut penuh hikmah
apalagi orang yang hendak kita dakwahi
adalah orang awam
(bukan akademis tapi syari’at)
ini bagaimanapun sunnah Rosululloh
bagaimana caranya dakwah
kita bisa didengar …
dan hendaknya jangan samakan
setiap orang agar memiliki tingkat
pengetahuan yang sama
jangan samakan pemimpin kita
dengan para pemimpin
bani Umayyah atau Abasiyyah
demi Alloh …
ana hanya bilang bersabarlah dalam
berdakwah bil hikmah ‘ala sunnati Rosulillah
jadi adakah hujjah ditegakan
dengan cara demikian ???
atau lewat pengumuman media massa ?
atau lewat bom ?
atau lewat gerakan militer ?
atau lewat demo ?
bahkan lewat unjuk kekuatan ?
wallohu a’lam …
ana kira hujjah itu bisa tegak (pun) hanya lewat jalan sunnah
DAN JANGAN DIKIRA BELUM ADA YANG MERINTIS
KE SANA …
Berdakwah kepada pemerintah
(tanpa menjadi bagian dari pemerintah) (tanpa menjadi penjilat pemerintah)
(tanpa menjadi pemberontak yang mengorbankan rakyat banyak)
——————————————-
Allohu a’lam akh …
jazakalloh atas sambutannya
wassalamu’alaikum
Oktober 23, 2008 at 9:14 pm
Abu Zainab barokallohufik, luar biasa.
Ana salut tanggapan antum, ana dapat menangkap getaran ikhlas, karena memiliki Ilmu yang cukup.
Abah, penuh emosional, walau diakhir cukup hangat. Tapi ana menangkap getaran sikap yang ‘malu’ kalah berdebat. Wahai Abah, tundukkan hati. Takutlah kepada Alloh. Jangan tergesa-gesa dalam bersikap dan menyimpulkan, atau itu terjadi karena rujukan yang ‘tidak keruan?’ Ambil sini, ambil sana. Akhirnya bingung sendiri. Kasihan engkau………….
Wallohua’lam
Oktober 26, 2008 at 8:05 pm
Usamah bin Laden murni Khawarij zaman ini wajib bagi pemerintah muslim memerangi orang ini dan pengikutnya.. Allahu Akbar
Desember 16, 2008 at 9:33 pm
astagfirullah, tanya hati kecil……
yang gini aja ribut,, kaya ga bermanhaz waeeee.cing tuh akurrrr. sarua islam tejemahkan sendiri,…sejauh mana amalan antum, apakah antum hafal qura’an ingat palestina, masih banyak orang islam yang di keristenkan karena antu tidak mau memberikan sebagian harta atum, lalu layakah antum disebut ahlussunnah?kita hanya disibukkan oleh perdebatan yang tak berarti…istigfar akhi…mangga ahhh,tunduh innalaha ma’ana Allohu akbar….
Februari 11, 2009 at 11:45 am
Namun pemerintah Saudi adalah satu2nya negara yang paling banyak menerapkan syariat Islam dibanding negara manapun di dunia…
Jadi menganggao Usamah sebagai khawarij juga beralasan karena Usamah khuruj thdp pemerintahan Saudi.
wallahu a’lam…
Maret 29, 2009 at 11:42 am
namun negara saudi juga negara yang banyak membantu amerika dalam membantai kaum muslimin di jaziroh arab……………….
April 9, 2009 at 9:19 pm
dan ingat membantu orang kafir dalam memerangi orang muslim adalah salah satu bentuk pembatal keimanan..berhati2 lah..orang2 khowarij telah salah sangka dan bodoh menganggap Ali berhukum dengan selain hukum Alloh,sedangkan pada zaman ini..silahkan lihat keadaan negara2 yang mayoritas penduduknya muslim,lalu buka kitab2 tawhid ulama2 salaf..apakah usamah telah salah sangka sebagaimana salah sangka nya khowarij terhadap Ali???
saya melihat wawancara usamah dengan aljazeera,dia berkata bahwa bush dengan jelas mengatakan “perang salib”,”bersama kami atau bersama teroris”..dan kaum banyak muslimin seakan tidak mendengar itu padahal bush benar2 mengatakanya..sedangkan banyak umat islam yang menuduh usamah telah mengkafirkan umat islam,padahal usamah tidak pernah mengatakanya..
usamah hanya berkata bahwa saat ini kalau diibaratkan bush sedang membawa salib besar,lalu di belakangnya adalah penolong2nya..dia berkata “demi Alloh siapa saja yang ada di belakang bush dan salibnya,maka dia telah murtad dari agama Alloh”..
ingat,berwala’ kepada orang kafir dan membantu orang kafir dalam memerangi orang muslim itu bukan dosa biasa,tapi dosa mukaffiroh..
April 9, 2009 at 9:36 pm
kita bukan tidak mengetahui keadaan “amir2″ kita,tapi kita tidak mau tau..kita enggan melihat televisi dan mendengar radio,dan media massa lainya,memang di dalam media2 tersebut sangat banyak kemungkaran,tetapi di media2 tersebut juga kita bisa mengetahui hakikat pemimpin2 kita,pandangan2 mereka,kata2 mereka,dialog2 mereka,dsb..tentu kita akan mengetahui walau sedikit..
apa ideologi mereka?ideologi itu apa?kebanyakan mereka nasionalis,pancasiais,marhaenis,bahkan tidak sedikit dari mereka adalah sosialis
apa pendapat mereka tentang hukum Alloh..dsb
sudah bukan rahasia umum lagi kalo pemimpin2 kita,terutama orang jawa,biasa mendatangi tempat2 keramat,orang2 keramat..bahkan mantan presiden indonesia dulu sering datang ke gunung lawu dan bertapa di sana untuk melanggengkan kekuasaan dia..
kita bukan tidak tau,tapi menutup mata..
sebagai contoh saja,di malaysia,ada segolongan umat islam yang mengaku ahlu sunnah,salafi,menilai bahwa UMNO adalah satu2 nya jamaah islam dan yang menentangnya adalah khowarij..padahal jelas2 UMNO itu nasionalis,mereka sendiri mengakui bahwa ideologi mereka bukan islam,di dalamnya bukan hanya orang islam,tapi berbagai agama,ada orang islam yang mengumpulkan kata2 kufur yang keluar dari mulut2 pemimpinnya,misalkan islam sudah gak zaman,jika hukum rajam di tegakkan maka kita akan kehabisan batu..dll..ada puluhan kata2 penghinaan terhadap islam..
April 15, 2009 at 12:41 pm
saya belum bisa banyak berkomentar. tak cermati dulu ya bah, baru kemudian berkontribusi meski cuma sekedar komentar ringan.
syukron
April 22, 2009 at 2:24 pm
al akh usaid …
simple question,
when, who, where :
” sebagai contoh saja,di malaysia,ada segolongan umat islam yang mengaku ahlu sunnah,salafi,menilai bahwa UMNO adalah satu2 nya jamaah islam dan yang menentangnya adalah khowarij..padahal jelas2 UMNO itu nasionalis,mereka sendiri … (sampai selesai) ”
saya tunggu catatan kakinya …
yang ke dua …
” ingat,berwala’ kepada orang kafir dan membantu orang kafir dalam memerangi orang muslim itu bukan dosa biasa,tapi dosa mukaffiroh.. ”
na’am betul … silahkan antum alamatkan pada sesesorang … dan pertanyaan saya adalah : “sudahkah sampai hujah antum sampaikan pada mereka ? (dengan cara yang baik tentunya)”
yang ke tiga :
tentu antum tau … kaidah
” mencegah mafsadah lebih utama daripada mendapat manfaat ” sudah pernah diterapkan ?
yang ke empat :
silahkan lihat pembahasan sebelumnya di atas …
Imam Ahmad ibn hanbal berkata : ” SIAPA YANG BILANG AL QUR’AN MAHLUQ MAKA DIA KAFIR”
sedangkan dia TIDAK berkata :
“Al Makmun, Al Mutawakil kafir …”
lantas apakah antum tidak berpikir … ???
al akh usaid … jika saya tanya : “AVATAR yang antum pakai itu pemain sepakbola kafir (jika ya) apakah antum berwala dengan orang kafir membantu menyebarkan budaya kafir kepada orang muslim … ?
al akh emosi … saja ya ???
April 30, 2009 at 10:49 am
yang pasti aqidah para mujahidin adalah ahlus sunnah wal jama’ah. bukan khawarij, adapun khawarij jaman ini adalah :
http://islamwae.wordpress.com/2009/04/25/beda-salafus-shalih-dengan-khawarij-modern/
Mei 29, 2009 at 2:49 pm
hore!hore! Wahaby pecah belah.hore
Juni 13, 2009 at 10:03 am
Iblis tidak akan salah memilih musuh. Fir’aun menganggap musa sbagi musuh. Amerika menganggap Bin laden sebagai musuh.
Oktober 17, 2009 at 1:23 pm
Iya nih, knp jd kacau gn?Gimana Islam gak hancur dimana-mana dibelhan dunia. Wong yg katanya ditempat yg pemeluk Islamnya mayoritas aja ribuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut aja gak berhenti.